Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Refleksi Satu Tahun Response Indonesia Terhadap Konflik Rusia-Ukraina

Refleksi Satu Tahun Response Indonesia Terhadap Konflik Rusia-Ukraina

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 Juni 2023, 13.47 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Perang Ukraina

Oleh: Fryadiva Meshia Sihabudin | HI UIN Jakarta

JurnalPost.com - “Politik Luar Negeri bebas-aktif Indonesia bukan berarti netral, tetapi turut melihat urgensi kepentingan nasional dan perdamaian yang harus diwujudkan bersama” Dalam menganalisa bagaimana politik bebas aktif luar negeri Indonesia terhadap konflik Rusia Ukraina, penting untuk menelaah bagaimana level kontribusi aktor sebagai individu, pemerintah, dan opini publik yang sangat aktif menyuarakan gagasannya dalam pembuatan kebijakan.

IKLAN

Serta bagaimana momentum Presidency G20 Indonesia juga berdampak dalam pembuatan kebijakan politik luar negeri pada tahun 2022. Dengan melihat bagaimana nilai-nilai Idealisme Klasik terkait perdamaian, serta Realisme yang menekankan pada perwujudan kepentingan nasionalnya. Hal pertama yang perlu digaris bawahi ialah bagaimana Indonesia sebagai negara berkembang yang tetap menjunjung tinggi prinsip politik bebas-aktif dalam menyikapi berbagai macam konflik.

Kisah Widji
Baca Juga

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Response Indonesia Terhadap Konflik Rusia - Ukraina Awal tahun 2022 dunia dikejutkan dengan pernyataan tega Putin sebagai presiden Rusia yang akan melakukan intervensi kepada Ukraina. Secara sederhana hal ini turut meyita perhatian dunia dan masyarakat internasional termauk Indonesia.

Pemerintah Indonesia secara tegas dengan berlandaskan dasar negara yaitu untuk terus berupaya menjaga perdamaian nasional maupun internasional turut menyatakan pendapatnya terhadap isu ini. Berangkat dari bagaiamana kepentingan nasional, Indonesia sebagai negara yang cinta damai kembali menyinggung terkait norma hukum internasional.

IKLAN

Pandangan Publik Masyarakat Indonesia Pandangan publik atau masyarakat Indonesia juga menjadi pertimbangan matang terkait bagaimana jajaran kabinet pemerintahan Jokowi memutuskan kebijakan politik luar negeri untuk meyikapi konflik ini. Beberapa tokoh dan guru besar pendidik Hubungan Internasional juga mengemukakan pandangannya sebagai response atas apa yang telah dilakukan pemerintah Jokowi.

Mengenai pentingnya untuk membangun sistem keamanan global atau global architecture yang lebih transparan sehingga tidak menjadi alasan bagi penghasut perang untuk menjustifikasi apapun tindakan mereka, baik dari sisi keamanan dirinya ataupun stabilitas global.

Kisah Narti
Baca Juga

Kisah Narti, Pedagang Kedelai Pasar Banjarejo Bojonegoro yang Raup Omzet Besar dan Andalkan BRI

Sikap Pemerintah Indonesia Terhadap Konflik Rusia Ukraina Dalam menganalisa peranan dan pemerintahan Jokowi dalam menghalau konflik Rusia Ukraina juga penting menilik terkait bagaimana perhelatan G20 memberikan peranan aktif didalamnya. Banyak desakan dari pihak Barat, seperti Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Indonesia sebagai ketua G20 tahun ini diharapkan untuk bisa mengeluarkan Rusia pada pertemuan KTT di Bali pada bulan November 20202 lalu.

Akan tetapi, Presiden Jokowi pada saat itu melakukan pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy di Kyiv dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow. Kunjungan Jokowi dalam rangka kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan dalam upaya memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang timbul akibat perang Rusia-Ukraina.

Dengan demikian dapat kita simpulkan bersama bahwa menyadari pentingnya peranan Indonesia pada konflik Rusia-Ukraina, pemerintah Jokowi tidak melakukan pembuatan kebijakan yang gegabah dan tetap pada prinsip bebas-aktifnya. Menganalisa dari berbagai maca level kontribusi dimulai dari individu aktor itu sendiri, hingga bagaimana opini publik yang beredar khususnya ideologi masyarakat Indonesia yang cinta damai.

REFERENSI: Jurnal: Manurung, Hendra. 2018. “Indonesia and Russia Relations in Response With Changing Strategic Environment.” Politica 9(1): 59–72. MD, Arief Rachman et al. 2020. “Diplomasi Indonesia Dalam Memperkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan Untuk Mendukung Proses Perdamaian Afghanistan.” Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional 16(2): 259–76. Mukhlis, Al. 2016. “Konflik Ukraina Dan Rusia Terkait Masalah Status Krimea.” Universitas Satya Negara Indonesia: 1–122. Storey, Ian, dan William Choong. 2022. “Russia’s Invasion of Ukraine : Southeast Asian Responses and Why the Conflict Matters to the Region.” Perspective ISEAS Yusof Ishak Institute (24): 1–13. Sugara, Robi. 2021. “Upaya Dan Kontribusi Indonesia Dalam Proses Perdamaian Di.” MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Imu-ilmu Sosial 5(1): 27–38. Zaman, A N. 2020. “Keterlibatan Pemerintahan Joko Widodo Dalam Upaya Perdamaian Di Afghanistan.” INDEPENDEN: Jurnal Politik Indonesia dan Global 1(2): 95–106. Website: https://law.uii.ac.id/blog/2022/03/10/konflik-rusia-ukraina-dalam-perspektif-hukum-internasional/ https://www.eeas.europa.eu/delegations/indonesia/joint-statement-russia%E2%80%99s-invasion-ukraine_en?s=168 https://theconversation.com/how-indonesia-as-g20-host-can-be-a-mediator-between-russia-and-ukraine-180128

Pedagang sayur
Baca Juga

Kisah Pedagang Sayur di Bojonegoro, Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/refleksi-satu-tahun-response-indonesia-terhadap-konflik-rusia-ukraina/52671/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 09.23 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han
  2. 2

    Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. 3

    Kisah Pedagang Sayur di Bojonegoro, Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.