
Klaten, JurnalPost.com – 22 Juli 2024 — Sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan budaya literasi di kalangan siswa, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Pulang Kampung Kelompok 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya memberikan pojok literasi baru di SDN 2 Manjung, Kabupaten Klaten. Inisiatif ini dirancang untuk memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan berkualitas, dengan harapan dapat menumbuhkan minat baca sejak dini. Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan Tim PKM bekerja sama dengan pihak sekolah untuk menentukan lokasi strategis bagi pojok literasi ini. Pojok literasi tersebut diletakkan di area depan kelas, dengan desain yang memungkinkan siswa mengakses koleksi buku secara mudah. Koleksi yang tersedia terdiri dari kamus bahasa Inggris dan buku cerita, yang diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan imajinasi siswa.
Kamus bahasa Inggris yang disediakan di pojok literasi diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk memperluas kosakata dan meningkatkan kemampuan berbahasa asing siswa. Sementara itu, buku cerita dipilih secara cermat untuk merangsang kreativitas dan imajinasi siswa, serta menanamkan kecintaan terhadap dunia literasi. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan kemampuan bahasa dan pengembangan daya imajinasi. Selama acara peresmian, anggota Tim PKM Pulang Kampung Kelompok 2 FEB Universitas Brawijaya tidak hanya fokus pada pengaturan fisik pojok literasi, tetapi juga melakukan sosialisasi dengan para guru dan siswa. Mereka menjelaskan pentingnya membaca sebagai bagian dari pengembangan diri dan memberikan tips untuk memanfaatkan buku-buku yang ada dengan sebaik-baiknya.
Respon siswa-siswa SDN 2 Manjung sangat positif. Ketika diberi kesempatan untuk memilih buku dari pojok literasi yang baru, banyak siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Momen ini tidak hanya memberikan mereka rasa kepemilikan terhadap buku-buku tersebut, tetapi juga menumbuhkan tanggung jawab untuk merawat dan memanfaatkannya dengan baik. Antusiasme ini menunjukkan betapa besar dampak dari akses mudah terhadap bahan bacaan berkualitas. Pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan jajaran guru, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif Tim PKM Pulang Kampung Kelompok 2 FEB Universitas Brawijaya. Pojok literasi ini dinilai tidak hanya menambah koleksi bacaan yang ada, tetapi juga memberikan dorongan bagi siswa untuk lebih menyukai kegiatan membaca. Langkah ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan literasi siswa, sekaligus memperindah lingkungan sekolah dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia. Inisiatif ini mencerminkan komitmen bersama antara Tim PKM Pulang Kampung Kelompok 2 FEB Universitas Brawijaya dan SDN 2 Manjung untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, khususnya dalam pengembangan literasi. Dengan adanya pojok literasi yang terorganisir, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari rutinitas harian mereka.
Proyek ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung pendidikan. Dukungan dari komunitas, sekolah, dan organisasi seperti PKM sangat penting untuk memastikan setiap siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses sumber daya pendidikan berkualitas. Pojok literasi yang baru ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi juga simbol dari upaya kolektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 2 Manjung. Tim PKM Pulang Kampung Kelompok 2 FEB Universitas Brawijaya berharap proyek ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Klaten dan sekitarnya. Dengan semakin banyaknya komunitas yang terlibat dalam inisiatif serupa, diharapkan budaya membaca semakin tumbuh di kalangan generasi muda. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung perkembangan literasi dan kecintaan terhadap membaca di kalangan siswa. Dengan adanya pojok literasi baru ini, SDN 2 Manjung telah mengambil langkah besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Semoga inisiatif ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh siswa dan komunitas sekolah.




