GELORA LITERASI: Literacy and Children’s Creativity Movement as an Effort to Improve Children’s Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village by KKN UNIMUS
Ratna Hardianingrum, S.T., M.Ars, Farras Arrafi, Zaky Abdullah, Ahmad Munfaid, Aldo Frandika, Risky Farikhul Mahendra, Amanda Anggun Amelia, Amelia Azmi Fadhilla, Annisa Qurrotu Aini Ramadina, Amira Aulia Eka Saputri, Herlina Ayu Meldyana Permata Sari, Kusmiati Yulia Rahmatika, Aurellia Ivonnie Kristian Putri
Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang, Indonesia
[email protected], [email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected]
Nomor handphone untuk keperluan koordinasi: 088221077833
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui penerapan ilmu pengetahuan serta kontribusi dalam membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Semarang Kelompok 61 dilaksanakan di Desa Sumurgede, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, pada 29 Juli hingga 27 Agustus 2026. Berdasarkan hasil observasi, salah satu permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat baca dan kreativitas anak usia dini hingga sekolah dasar. Literasi merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung proses belajar dan perkembangan anak, sehingga pengenalan literasi sejak usia dini perlu dilakukan melalui kegiatan yang menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN 61 melaksanakan program kerja “GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak)” yang bertujuan meningkatkan minat baca dan kreativitas anak melalui edukasi literasi, lomba membaca nyaring, dan lomba mewarnai. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Agustus 2026 di Balai Desa Sumurgede dengan sasaran anak PAUD-TK dan siswa SD kelas 3. Sebanyak 53 anak mengikuti kegiatan, terdiri atas 28 anak PAUD-TK dan 25 siswa SD kelas 3, dengan pendampingan 12 mahasiswa KKN dan 6 kader PKK. Peserta dikelompokkan berdasarkan jenjang usia agar kegiatan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Lomba membaca nyaring memberikan kesempatan kepada anak untuk melatih kemampuan membaca dan keberanian tampil, sedangkan lomba mewarnai menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas dan imajinasi. Kegiatan GELORA LITERASI diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam menumbuhkan kebiasaan membaca serta mengembangkan kreativitas anak di Desa Sumurgede.
Kata kunci: Literasi Anak, Membaca Nyaring, Kreativitas, Mewarnai, Desa Sumurgede
Abstract
Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is a form of community engagement carried out by university students through the application of knowledge and contributions to addressing issues within the community. The KKN-PPM program of Universitas Muhammadiyah Semarang, Group 61, was conducted in Sumurgede Village, Godong District, Grobogan Regency, from July 29 to August 27, 2026. Based on the results of observations, one of the issues identified was the low reading interest and creativity among early childhood and elementary school children in the village. Literacy is a fundamental ability that supports children’s learning processes and development; therefore, introducing literacy from an early age needs to be carried out through engaging and enjoyable activities. In response to this issue, KKN Group 61 implemented GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak), a program aimed at increasing children’s reading interest and creativity through literacy education, a read-aloud competition, and a coloring competition. The activity was held on August 8, 2026, at the Sumurgede Village Hall, targeting early childhood education and kindergarten children as well as third-grade elementary school students. A total of 53 children participated, consisting of 28 early childhood and kindergarten children and 25 third-grade elementary school students, with the assistance of 12 KKN students and 6 PKK cadres. Participants were grouped according to their age and educational level to ensure that the activities were appropriate for their respective abilities. The results showed high enthusiasm and active participation among the participants throughout the activities. The read-aloud competition provided children with an opportunity to practice their reading skills and build confidence in performing in front of others, while the coloring competition served as a medium for expressing their creativity and imagination. GELORA LITERASI is expected to contribute to fostering reading habits and developing children’s creativity in Sumurgede Village.
Keywords: Children’s Literacy, Read-Aloud, Creativity, Coloring, Sumurgede Village
PENDAHULUAN
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk kegiatan intrakurikuler yang menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan masyarakat sekaligus mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan. Melalui KKN, mahasiswa dapat terlibat dalam mengidentifikasi permasalahan yang ada di masyarakat, menyusun kegiatan sesuai dengan kebutuhan, serta ikut memberikan solusi melalui program pemberdayaan. KKN juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam bekerja sama dan berinteraksi dengan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan Muniarty et al. (2021) yang menjelaskan bahwa KKN merupakan kegiatan intrakurikuler sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa dalam proses pemberdayaan masyarakat..
Salah satu desa yang menjadi sasaran program KKN-PPM UNIMUS Kelompok 61 adalah Desa Sumurgede, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Berdasarkan hasil, Literasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung perkembangan kemampuan anak, terutama dalam membaca, memahami informasi, serta mengembangkan kreativitas. Namun, kegiatan literasi bagi anak tidak harus dilakukan dalam bentuk pembelajaran yang formal, tetapi dapat dikemas melalui kegiatan yang lebih menarik dan menyenangkan agar anak lebih mudah terlibat. Amiyah dan Andriansyah (2025) menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang dilakukan melalui membaca bersama, mendongeng, kegiatan kreatif, dan aktivitas di lingkungan terbuka dapat meningkatkan minat baca serta keterlibatan anak dalam kegiatan literasi. Pendekatan yang melibatkan anak secara langsung juga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan literasi juga dapat dikombinasikan dengan aktivitas kreatif untuk meningkatkan keterlibatan anak dalam belajar. Amna et al. (2026) menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang dipadukan dengan bimbingan belajar, menggambar, dan mewarnai dapat meningkatkan minat baca dan partisipasi anak. Berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN-PPM UNIMUS Kelompok 61 melaksanakan program “GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak)” untuk meningkatkan minat baca dan kreativitas anak melalui kegiatan membaca, membaca nyaring, permainan edukatif, dan aktivitas kreatif. Selain program utama, mahasiswa juga melaksanakan program kerja individu sesuai bidang keilmuan dan kebutuhan masyarakat, meliputi kesehatan, pendidikan, literasi digital, dan keterampilan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Desa Sumurgede yang sehat, cerdas, dan mandiri.
TUJUAN
Program “GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak)” di Desa Sumurgede, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kreativitas anak melalui kegiatan membaca, membaca nyaring, serta aktivitas edukatif dan kreatif yang menyenangkan. Selain itu, program kerja individu dilaksanakan sesuai dengan bidang keilmuan dan kebutuhan masyarakat sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Desa Sumurgede yang sehat, cerdas, dan mandiri..
MANFAAT
Program “GELORA LITERASI” diharapkan dapat membantu meningkatkan minat baca, kemampuan membaca, kreativitas, dan keberanian anak untuk tampil di depan orang lain. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk membaca nyaring dan mewarnai juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi anak. Selain itu, program kerja individu yang dilaksanakan mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan tambahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Sumurgede.
METODE
Program GELORA LITERASI dilaksanakan melalui kegiatan edukasi dan pendampingan yang dikemas dalam bentuk lomba membaca nyaring dan lomba mewarnai. Peserta dibagi berdasarkan jenjang usia, yaitu kelompok PAUD-TK dan siswa Sekolah Dasar kelas 3, sehingga kegiatan dapat disesuaikan dengan kemampuan anak. Pada kegiatan membaca nyaring, anak diberikan kesempatan untuk membaca cerita secara bergantian dengan memperhatikan kelancaran dan keberanian dalam membaca. Sementara itu, kegiatan mewarnai dilakukan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dan ekspresi anak. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN bersama kader PKK mendampingi peserta agar kegiatan berjalan tertib dan setiap anak dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Metode kegiatan seperti membaca nyaring dan aktivitas kreatif juga telah digunakan dalam beberapa kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan keterlibatan dan kemampuan literasi anak.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Program “GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak)” dilaksanakan melalui lomba membaca nyaring dan mewarnai bagi anak PAUD-TK dan siswa SD kelas 3 di Desa Sumurgede. Kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari peserta. Membaca nyaring membantu anak melatih kemampuan membaca dan keberanian tampil, sedangkan mewarnai menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas. Selama kegiatan, mahasiswa KKN bersama kader PKK turut mendampingi peserta. Hal ini sejalan dengan Agustiani et al. (2025) yang menyatakan bahwa membaca nyaring dapat mendukung budaya literasi anak, serta Maihani et al. (2023) yang menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas anak.
GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak
Program GELORA LITERASI (Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak) dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2026 bertempat di Balai Desa Sumurgede. Kegiatan ini berupa edukasi literasi yang dikemas dalam bentuk lomba membaca nyaring dan lomba mewarnai, dengan sasaran anak-anak jenjang PAUD-TK dan siswa Sekolah Dasar kelas 3.

Kegiatan ini diikuti oleh 53 siswa, yang terdiri dari 28 anak jenjang PAUD-TK dan 25 siswa Sekolah Dasar, dengan melibatkan 12 mahasiswa KKN 61 dan 6 kader PKK Desa Sumurgede sebagai fasilitator dan pendamping kegiatan. Peserta dibagi ke dalam kelompok sesuai jenjang usia agar materi dan tingkat kesulitan lomba dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing kelompok. Mahasiswa KKN 61 bersama kader PKK berperan sebagai fasilitator, juri, sekaligus pendamping yang membantu mengarahkan anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Hasil dari kegiatan ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian lomba membaca nyaring dan mewarnai. Tantangan yang dihadapi berupa padatnya jumlah peserta dalam satu lokasi kegiatan sehingga suasana sempat kurang kondusif. Mahasiswa kemudian mengatur ulang tata letak kegiatan dengan memisahkan area PAUD-TK dan SD kelas 3 menggunakan barisan meja/kursi maupun karpet sebagai batas area sementara, mengatur jarak antar kelompok, serta menyusun jadwal kegiatan secara bergantian agar suasana lebih tenang. Dengan melibatkan pendamping tambahan di setiap area, kegiatan GELORA LITERASI dapat berjalan tertib dan seluruh peserta tetap mendapatkan kesempatan berpartisipasi secara optimal. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca serta mengasah kreativitas anak-anak Desa Sumurgede sejak usia dini.

Pembahasan
Pelaksanaan KKN-PPM UNIMUS Kelompok 61 di Desa Sumurgede dilakukan melalui kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Program “GELORA LITERASI” menjadi salah satu kegiatan yang berfokus pada anak-anak melalui lomba membaca nyaring dan mewarnai. Kegiatan ini diikuti oleh 53 peserta dari PAUD-TK dan Sekolah Dasar. Melalui kegiatan membaca nyaring, anak-anak mendapat kesempatan untuk berlatih membaca sekaligus berani tampil di depan orang lain, sedangkan kegiatan mewarnai menjadi sarana bagi anak untuk mengekspresikan kreativitasnya. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk lomba juga membuat anak lebih antusias untuk mengikuti kegiatan.
Pelaksanaan “GELORA LITERASI” masih memiliki beberapa kendala, terutama karena jumlah peserta yang cukup banyak sehingga kondisi awal kegiatan sempat kurang kondusif. Hal tersebut diatasi dengan mengatur kembali posisi dan pembagian area peserta berdasarkan jenjang usia. Setelah dilakukan penataan, kegiatan dapat berjalan lebih tertib sampai selesai. Ke depannya, kegiatan literasi seperti membaca nyaring dan mewarnai dapat dilanjutkan sebagai kegiatan rutin di desa agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar dan mengembangkan kreativitas.
KESIMPULAN
Pelaksanaan KKN-PPM UNIMUS Kelompok 61 di Desa Sumurgede dilaksanakan melalui program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu program yang dilaksanakan adalah GELORA LITERASI melalui kegiatan membaca nyaring dan mewarnai yang diikuti oleh 53 anak dari PAUD-TK dan SD kelas 3. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk berlatih membaca, berani tampil, serta mengembangkan kreativitas dalam suasana yang menyenangkan. Selama kegiatan berlangsung, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan. Meskipun terdapat kendala berupa kondisi yang sempat kurang kondusif karena jumlah peserta yang cukup banyak, hal tersebut dapat diatasi dengan penataan kembali area kegiatan dan pendampingan dari mahasiswa KKN bersama kader PKK. Secara keseluruhan, kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan diharapkan dapat menjadi salah satu kegiatan yang dapat dilanjutkan oleh pihak desa untuk mendukung kegiatan literasi dan kreativitas anak di Desa Sumurgede..
UCAPAN TERIMA KASIH
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam pelaksanaan kegiatan serta penyusunan artikel ini. Terima kasih kami sampaikan kepada perangkat Desa Sumurgede, kader PKK, serta seluruh warga dan siswa yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi dan penerapan program kerja. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada dosen pembimbing lapangan, Ibu Ratna Hardianingrum, S.T., M.Ars, serta rekan-rekan mahasiswa KKN 61 yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan program ini.
DAFTAR PUSTAKA
Agustiani, Y. K., Jikhan, F. C. C., Hakim, M. L., & Pradana, D. Y. (2025). Membangun budaya literasi membaca dengan metode read aloud (membaca nyaring) pada siswa Sekolah Dasar Negeri Selapajang II, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. SEBA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 126–134.
Astari, T., Nurhasanah, N., Cahyanita, E., Nurdianasari, N., & Damayanti, N. S. (2025). Meningkatkan literasi dan kreativitas siswa SD: Penerapan metode read-aloud dan cerita bergambar. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3), 889–894.
Izzatul Laila, A., Firdaulia, S. Z., Ayrtoon, M. Z., Hamid, I. S., Nata, P. G., T., M. C., & Inawati. (2023). Peran mahasiswa dalam peningkatan budaya literasi pada anak usia dini di Taman Literasi Tidar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 232–238.
Maihani, S., Kumita, K., Khairani, C., Zaki Yamani, S. A., Nur, T. M., & Zulfikar. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui kreativitas lomba mewarnai tingkat sekolah dasar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 5108–5113.
Putra, A. M., Sahputra, E., & Saputera, S. A. (2024). Peningkatan minat baca dan literasi anak melalui program pengabdian masyarakat di sekolah dasar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 393–397.
Wibowo, A., & Prasetyo, H. (2023). Gerakan Literasi Anak Usia Dini sebagai Upaya Peningkatan Minat Baca di Desa. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 210–217.