
Oleh : Hana Niska Tafonao (2315300024)
(Mahasiswa Program Studi Magister Manajamen Fakultas Program Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi Medan)
A. Latar Belakang
Manajemen sumber daya manusia adalah proses memilih, melantik karyawan, memberikan orientasi, mempelajari pelatihan dan pengembangan, menilai kinerja karyawan, memutuskan kompensasi dan memberikan manfaat, memotivasi karyawan, menjaga hubungan dengan karyawan dan serikat pekerja mereka, memastikan langkah – langkah keselamatan, kesejahteraan dan kesehatan karyawan sesuai dengan hukum perburuhan Negara (Schaper dkk, 2013).
Era globalisasi ditandai dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Hal ini menyebabkan perusahaan perlu memahami dan mengembangkan mengenai sumber daya yang dapat diandalkan untuk dapat bersaing di lingkungan bisnis yang kompetitif. Salah satu sumber daya manusia dalam kegiatan perusahaan dan fundamental adalah sumber daya manusia. Melalui kemampuan sumber daya manusianya perusahaan akan mampu menempatkan perusahaan pada posisi daya saing dalam jangka panjang.
B. Pembahasan
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Perusahaan
Penerapan strategi manajemen SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap usaha perusahaan dalam mencapai tujuan. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran fungsi manajemen SDM yang membuat pengelolaan karyawan menjadi lebih mudah.
Sumber daya manusia perusahaan membentuk dasar keunggulan kompetitif perusahaan. Dalam pandangan ini, sumber daya manusia merupakan aset terpenting dari suatu organisasi. Pada saat yang sama, dengan semakin pentingnya sumber daya manusia, diyakini penting bahwa pengelolaan sumber daya manusia harus sesuai dengan pengelolaan organisasi secara keseluruhan dan rencana strategisnya.
Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)
Penerapan strategi manajemen SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap usaha perusahaan dalam mencapai tujuan. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran fungsi manajemen SDM yang membuat pengelolaan karyawan menjadi lebih mudah. Berikut strategi dan fungsi manajemen SDM yang cukup vital di perusahaan, yaitu:
1. Perencanaan atau Planning
Tujuannya adalah mempersiapkan setiap upaya yang dilakukan oleh perusahaan di masa mendatang untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.
2. Perekrutan atau Recruitment
Pengertian rekrutmen sendiri adalah penarikan tenaga kerja yang sesuai dengan posisi yang sedang kosong. Jadi, strategi perekrutan ini memberikan peluang kepada orang yang memiliki kemampuan dan ketrampilan yang memenuhi kualifikasi dari pekerjaan yang tersedia.
3. Orientasi, Pelatihan, dan Pengembangan
Orientasi adalah masa adaptasi karyawan baru terhadap pekerjaan barunya dan nilai serta budaya perusahaan. Pada masa orientasi ini perusahaan harus memberikan informasi-informasi yang ideal, seperti sejarah perusahaan atau nilai dan budaya.
Fungsinya adalah agar menumbuhkan engagement atau interaksi yang baik pada karyawan baru. Sementara pengertian pelatihan dalam manajemen sumber daya manusia adalah proses pembelajaran untuk mendapatkan keahlian, pengaturan, konsep atau sikap yang mampu meningkatkan kinerja karyawan.
4. Evaluasi Kinerja
Evaluasi kinerja adalah kegiatan untuk membandingkan kinerja karyawan dalam satu periode. Dengan evaluasi kinerja, karyawan juga bisa memperbaiki kesalahan dan belajar supaya bisa melakukan pekerjaan dengan baik, benar, dan cepat.
5. Pengintegrasian
Perusahaan dan karyawan adalah elemen yang saling membutuhkan dan fungsi pengintegrasian pada manajemen sumber daya manusia perusahaan adalah upaya untuk menyelaraskan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan sehingga tercipta lingkungan kerjasama yang saling menguntungkan bagi keduanya.
6. Fungsi Kompensasi dan Penggajian Pada Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan
Kompensasi diberikan kepada pekerja sebagai balas jasa atas kontribusi yang diberikan kepada perusahaan. Prinsip dari kompensasi ini adalah adil dan layak menyesuaikan dengan tanggung jawab tenaga kerja dan prestasinya untuk memberikan tingkat kompensasi yang baik kepada karyawan, manajemen harus memiliki pengelolaan keuangan dan perencanaan yang baik.
7. Pemeliharaan SDM (Sumber Daya Manusia)
Fungsi pemeliharaan adalah upaya yang diberikan divisi HR agar kerjasama antara karyawan dan perusahaan berjalan dalam jangka waktu yang panjang. Cara untuk mempertahankan karyawan adalah dengan melakukan teknik komunikasi yang baik sehingga HR mampu memahami kondisi dan kebutuhan para karyawan.
8. Pemberhentian
Perlu diketahui bahwa manajemen SDM juga mengatur proses pemutusan hubungan kerja karyawan atau PHK.
MSDM strategis merupakan pendekatan yang berfokus pada mekanisme pencapaian tujuan organisasi melalui sumber daya manusia melalui strategi yang terintegrasi dalam kebijakan dan praktik. Mengingat fakta bahwa tujuan dan kebutuhan masing – masing jenis strategi bersaing berbeda, pengelolaan sumber daya manusia korporasi harus sejalan dengan strategi korporasi secara keseluruhan. Ini berarti bahwa manajemen sumber daya manusia membawa janji bahwa jika orang dianggap dan dikelola sebagai sumber daya strategis, korporasi dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan mencapai kinerja yang sangat baik. Perubahan atau trend yang sedang berkembang saat ini seperti globalisasi, perubahan sifat pekerjaan, dan teknologi mempengaruhi manajemen sumber daya manusia menjadi lebih berorientasi bisnis dan fokus strategis (Hermawan, 2020).
C. Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
Dalam mempengaruhi keunggulan kompetitif perusahaan melalui perannya dalam menentukan keahlian-keahlian dan motivasi karyawan serta biaya perekrutan dan pelatihan. Dalam beberapa sektor industri, MSDM memainkan peran kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif. menghadapi persaingan yang semakin ketat perusahaan harus dapat mengelolah sumber daya manusia dengan baik agar memiliki keunggulan bersaing.
Saran
Dapat disimpulkan bahwa keunggulan kompetitif berpengaruh positif terhadap kinerja bisnis. Hal ini berarti disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan keunggulan bersaing pada item agar perusahaan memperbaiki serta meningkatkan kinerja agar mampu terus menjaga keunggulan dibandingkan dengan pesaing. Dan juga diharapakan agar perusahaan terus menjaga keunggulan yang dimiliki, terutama dalam hal menyediakan produk dengan fitur yang baru dan inovatif yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing.. Hal ini berarti disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan orientasi perusahaan dan inovasi agar bisa terus memiliki keunggulan kompetitif
d. Daftar Pustaka
1. https://www.jurnal. id/id/blog/strategi-manajemen-sumber-daya-manusia-dalam-perusahaan/
2.file:///C:/Users/acer/Downloads/LOKAWATI+Vol+1+no+5+September+2023+hal+210-217.pdf
3. https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/EKMA6104-M1.pdf
4. Larasati, S. (2018).Manajemen sumber daya manusia. Deepublish
5. Rifai, G. (2013).Prinsip-prinsip pengelolaan strategi bisnis. Gramedia Pustaka Utama



