Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children
Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana D.2, Halizah Indriya Lutfi A.3, Masdar Mursitto4, Safina Nurul H.5, Septiani Rahmitha A. Z.6, Siti Ma’rufah7, Akhar Mahendra A.8, Azzahra Aulia R.9, Widya Ichma F.10, Zuhda Zalzabil Y.11, Rois Fadhila12.
Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang, Indonesia
[email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected].
Email Kelompok KKN-PPM 47: [email protected]
Abstrak
Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. KKN-PPM Kelompok 47 Universitas Muhammadiyah Semarang dilaksanakan di Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 29 Juli hingga 27 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas masyarakat melalui dua program kerja kelompok, yaitu Glapan Sehat dan KKN Mengajar. Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan program, monitoring, dan evaluasi. Glapan Sehat dilaksanakan melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan dasar dengan sasaran utama masyarakat lanjut usia, sedangkan KKN Mengajar memberikan pendampingan belajar kepada anak-anak melalui pembelajaran interaktif, diskusi, dan permainan edukatif. Pelaksanaan program menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat lanjut usia dan anak-anak sebagai kelompok sasaran, serta memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman praktis sesuai kebutuhan masyarakat Desa Glapan. Kegiatan KKN-PPM ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kerja sama tim.
Kata kunci: KKN-PPM, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan anak, Desa Glapan
Abstract
The Community Service–Community Empowerment Learning Program (KKN-PPM) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education through community service activities. The KKN-PPM Group 47 of Universitas Muhammadiyah Semarang was conducted in Glapan Village, Gubug District, Grobogan Regency, Central Java, from July 29 to August 27, 2026. The program aimed to support community development through two main group programs: Glapan Sehat and KKN Mengajar. The implementation methods consisted of observation, coordination, socialization, program implementation, monitoring, and evaluation. Glapan Sehat focused on health education and basic health examinations, particularly for elderly residents, while KKN Mengajar provided learning assistance for children through interactive learning, discussions, and educational games. The implementation involved active participation from elderly residents and children as the main target groups, and provided participants with additional knowledge and practical experience relevant to the needs of Glapan Village. The KKN-PPM activities served as a means for students to directly apply the knowledge gained during their studies through a team-based community empowerment approach.
Keywords: KKN-PPM, community empowerment, health, children’s education, Glapan Village.
PENDAHULUAN
Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga melakukan identifikasi terhadap potensi dan persoalan yang terdapat di lokasi pengabdian.
Salah satu lokasi KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Semarang pada 2026 adalah Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Berdasarkan data Pemerintah Desa Glapan yang digunakan dalam laporan KKN, desa tersebut memiliki penduduk sekitar 2.063 jiwa, terdiri atas 1.042 laki-laki dan 1.021 perempuan. Mata pencaharian masyarakat antara lain berada di sektor pertanian, peternakan, perdagangan, serta usaha mikro dan kecil.
Kehidupan sosial masyarakat Desa Glapan juga didukung berbagai organisasi dan kegiatan kemasyarakatan seperti PKK, Karang Taruna, Posyandu, kelompok tani, dan kegiatan keagamaan. Pemerintah desa telah memanfaatkan teknologi informasi melalui website desa berbasis OpenSID untuk mendukung pelayanan administrasi dan penyebaran informasi.
Berdasarkan observasi serta koordinasi mahasiswa dengan pemerintah desa dan masyarakat, ditemukan sejumlah kebutuhan yang dapat dikembangkan melalui program pemberdayaan kelompok. Pada bidang kesehatan, perhatian diberikan pada peningkatan kesadaran mengenai pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi masyarakat lanjut usia. Pada bidang pendidikan, anak-anak usia sekolah dasar masih membutuhkan kegiatan pendampingan di luar pembelajaran formal untuk membantu penguatan kemampuan dasar, motivasi belajar, serta pembentukan karakter.
Kondisi tersebut menjadi dasar penyusunan dua program kerja kelompok, yaitu Glapan Sehat dan KKN Mengajar. Kedua program ini dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh 12 anggota Kelompok 47 sebagai bentuk kerja sama tim dalam menjawab kebutuhan utama masyarakat Desa Glapan di bidang kesehatan dan pendidikan. Pendekatan kerja sama tim lintas kompetensi semacam ini sejalan dengan temuan Permana et al. (2025), yang menunjukkan bahwa sinergi mahasiswa KKN dari berbagai disiplin ilmu mampu menghasilkan solusi pemberdayaan masyarakat yang lebih holistik dibandingkan pendekatan satu bidang keilmuan saja. Fokus pada dua bidang utama, yaitu kesehatan dan pendidikan anak, juga diterapkan pada program KKN serupa di Desa Kadumadang, Kabupaten Pandeglang, yang menunjukkan bahwa kombinasi kedua bidang tersebut efektif menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa. (Maryadi & Fitria, 2024).
Pendekatan kolaboratif tersebut memungkinkan kegiatan KKN-PPM menjangkau kebutuhan masyarakat secara terarah. Sasaran program meliputi masyarakat lanjut usia melalui Glapan Sehat, serta anak-anak sekolah dasar dan anak-anak di sekitar posko melalui KKN Mengajar.
METODE
Kegiatan KKN-PPM Kelompok 47 Universitas Muhammadiyah Semarang dilaksanakan di Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, pada 29 Juli hingga 27 Agustus 2026.Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dan sekolah sebagai pihak yang menjadi sasaran kegiatan.
Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, koordinasi, sosialisasi, pelaksanaan program, monitoring, dan evaluasi untuk mengetahui keterlibatan peserta, pelaksanaan program, serta kendala yang muncul selama kegiatan sebagai bahan perbaikan.
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Program Glapan Sehat
Glapan Sehat merupakan program kerja kelompok yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Agustus 2026 di GSG Balai Desa Glapan dengan sasaran utama masyarakat lanjut usia.
Kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gula darah sewaktu, dan pemeriksaan tekanan darah. Sebanyak 27 lansia menjadi sasaran kegiatan tersebut. Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat, meliputi pola makan berdasarkan konsep “Isi Piringku”, pembatasan gula, garam, dan lemak, serta senam hipertensi, dan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Pendekatan berupa pemeriksaan yang disertai edukasi memungkinkan masyarakat tidak sekadar memperoleh hasil pemeriksaan, tetapi juga informasi mengenai upaya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini konsisten dengan temuan Mufidah et al. (2024), yang melaporkan bahwa kombinasi screening kesehatan dan pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan akan kesadaran lansia mengenai pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular.
2. KKN Mengajar
KKN Mengajar merupakan program pendampingan pendidikan yang dilaksanakan pada 5, 12, 14, 19, dan 21 Agustus 2026 di Posko KKN Kelompok 47 Desa Glapan. Kegiatan ditujukan kepada anak-anak sekolah dasar dan anak-anak yang berada di sekitar posko. Pendampingan dilakukan melalui pembelajaran, diskusi, serta permainan edukatif.
Kegiatan dirancang agar proses belajar berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan. Program tersebut diarahkan untuk membantu kemampuan dasar membaca dan berhitung, pemahaman akademik, motivasi belajar, serta pembentukan karakter positif.
Antusiasme anak-anak menjadi salah satu indikator keterlibatan peserta selama program berlangsung. Anak-anak aktif mengikuti pembelajaran, diskusi, dan permainan edukatif yang diberikan mahasiswa.
3. Evaluasi Kinerja Kelompok oleh Pemerintah Desa
Sebagai bentuk evaluasi eksternal, kinerja Kelompok 47 selama pelaksanaan KKN-PPM juga dinilai secara resmi oleh Pemerintah Desa Glapan melalui Form Penilaian Mahasiswa Peserta KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 15 Tahun 2026. Penilaian dilakukan pada 27 Agustus 2026 dan mencakup lima aspek, yaitu etika, kerja sama, komunikasi, manajemen kegiatan, dan program kerja.
Hasil penilaian menunjukkan bahwa Kelompok 47 memperoleh skor maksimal (skor 4) pada seluruh aspek yang dinilai, dengan total nilai (bobot dikali skor) sebesar 400 dari total bobot keseluruhan 100, sehingga menghasilkan rata-rata nilai akhir sebesar 100. Evaluator turut memberikan catatan apresiasi berupa ucapan terima kasih atas kontribusi kelompok selama berada di Desa Glapan.
Penilaian ini menjadi indikasi bahwa pendekatan partisipatif dan kerja sama tim yang diterapkan kelompok selama pelaksanaan Glapan Sehat dan KKN Mengajar dinilai baik oleh pihak desa, baik dari sisi etika dan komunikasi mahasiswa dengan masyarakat, maupun dari sisi keberhasilan pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan.


Sumber: Form Penilaian Mahasiswa Peserta KKN-PPM oleh Pemerintah Desa Glapan (27 Agustus 2026)


KESIMPULAN
KKN-PPM Kelompok 47 Universitas Muhammadiyah Semarang di Desa Glapan dilaksanakan pada 29 Juli hingga 27 Agustus 2026 melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan bidang kesehatan dan pendidikan anak.
Program kerja kelompok berupa Glapan Sehat dan KKN Mengajar dilaksanakan secara kolaboratif oleh seluruh anggota kelompok melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, praktik, diskusi, dan permainan edukatif.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan dua kelompok sasaran utama, yaitu masyarakat lanjut usia melalui Glapan Sehat dan anak-anak sekolah dasar melalui KKN Mengajar. Kegiatan memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada peserta sesuai sasaran masing-masing program.
Bagi mahasiswa, KKN-PPM menjadi sarana penerapan keilmuan secara langsung sekaligus memberikan pengalaman dalam berkomunikasi, bekerja sama sebagai tim, mengidentifikasi persoalan, serta menyesuaikan solusi dengan kondisi masyarakat. Keberhasilan tersebut turut dikonfirmasi melalui evaluasi resmi Pemerintah Desa Glapan yang memberikan skor maksimal pada seluruh aspek penilaian kelompok.
Keberlanjutan program dapat didukung melalui keterlibatan Pemerintah Desa Glapan, kader kesehatan, dan sekolah agar pengetahuan maupun praktik yang telah diperkenalkan selama pelaksanaan KKN dapat terus dimanfaatkan.
DAFTAR PUSTAKA
Kelompok 47 KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Semarang. (2026). Laporan KKN-PPM Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Isi Piringku dan edukasi pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak. Sumber pedoman kesehatan yang digunakan dalam kegiatan edukasi KKN-PPM.
Pemerintah Desa Glapan. (2026). Data dan profil Desa Glapan, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan (Dokumen internal, tidak dipublikasikan). Digunakan dalam laporan KKN-PPM Kelompok 47 Universitas Muhammadiyah Semarang.
Maryadi, N. L., & Fitria, F. (2024). Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Kadumadang Kabupaten Pandeglang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3419–3428. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1481
Mufidah, N., Herawati, F. D., Aryani, A., & Sari, L. A. R. (2024). SKRINING KESEHATAN DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN PADA KEGIATAN LAUNCHING POSYANDU LANSIA AISYIYAH NUSUKAN KOTA SURAKARTA. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 331–336. https://doi.org/10.36082/gemakes.v4i3.1639
Permana, I., Yantri, V., Yutikasari, I. H., Ardiansyah, J., Pratama, A. Y., Firdaus, A., & Kusnadi, A. (2025). Jurnal abmas. Abmas Media Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat, 25(2), 169–182.