• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Strategi Manajemen SDM dalam Konsep Keunggulan Kompetitif

Editor Redaksi
4 Juli 2024
in Artikel, Makalah

Oleh: Nina Junaini (2315300005)
Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen
Universitas Pembangunan Panca Budi Medan

LATAR BELAKANG
Strategi manajemen SDM dewasa ini semakin menjadi penentu produktivitas dan efektivitas perusahaan. Bagaimana tidak, kompetisi atau persaingan hari ini kian meningkat dari berbagai sudut. Pekerjaan juga yang semakin dinamis bentuk dan pengerjaannya yang memaksa kita untuk terus berinovasi dalam memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang ada.

Entah itu terpaksa bekerja dari rumah, menerapkan protokol kesehatan, hingga pekerjaan harus terbagi menjadi beberapa proyek yang dilakukan di banyak tempat yang berbeda. Akibatnya manajer SDM akan semakin terlibat dalam komite strategis untuk menentukan arah perusahaan.

Gejala tersebut menunjukkan bahwa Mnajemen SDM tampaknya telah menjadi salah satu kekuatan strategis utama dari perusahaan pula dalam mencapai keunggulan kompetitif perusahaan. Perspektif semacam ini biasa disebut sebagai resources-based view dalam kacamata manajemen. Pandangan ini menjelaskan bahwa untuk mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan diperlukan strategi manajemen SDM yang matang pula.

PEMBAHASAN
a. Strategi Sumber Daya Manusia dalam Keunggulan Kompetitif
Strategi manajemen sumber daya manusia menurut Zainal (2015:64) adalah suatu pertalian antara manajemen sumber daya manusia dengan tujuan dan sasaran strategi agar dapat memperbaiki kinerja dan mengembangkan budaya organisasi sehingga dapat mendorong dalam berkreasi, berinovasi dan lebih fleksibel. Dengan kata lain strategi dalam mengelola pola penyebaran sumber daya manusia yang terencana dan tindakan untuk dapat meningkatkan kemampuan organisasi agar tercapai tujuannya. Tujuan utama dari strategi ini sangat meningkatkan kinerja sekarang dan yang akan datang secara berkesinambungan sehingga dapat mempertahankan keunggulan kompetitifnya. Proses pengembangan stategi MSDM memberikan keuntungan bagi organisasi, yaitu:

1. Mendefenisikan kesempatan kendala MSDM dalam mencapai tujuan organisasi;
2. Memperjelas gagasan baru terhadap isu-isu MSDM yang berorientasi padahasil dan memberi persepktif yang lebis luas;
3. Melakukan tes komitmen manajemen pada kegiatan, menciptakan prosespengalokasian SDM untuk program dan kegiatan yang spesifik;
4. Memfokuskan pada kegiatan jangka panjang yang dipilih denganmempertimbangkan prioritas pertama untuk 2 atau 3 tahun mendatang;
5. Melakukan strategi yang memfokuskan pada pengelolaan fungsi SDM dan pengembangan staff yang berkat.

Peran sumber daya manusia semakin di hargai terutama dalamhal kompetensi sumber daya manusia dalam pengelolaan masyarakat pendidikan. Penghargaan terhadap kompetensi sumber daya manusia memang diperlukankarena hal tersebut akan mempengaruhi keefektifan kegiatan masyarakat. Untuk mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan maka diperlukan adanya perilaku peran yang mendukung penerapan strategi bersaing (meliputi strategi inovasi, strategi penurunan biaya, strategi peningkatanmutu) yang digunakan oleh Pendidikan.
Beberapa dimensi perilaku peran pegawai yang diperlukan untuk mendukung penerapan dari strategi bersaing pendidikan, yakni:

1. Strategi Inovasi
Strategi inovasi dalam perusahaan bertujuan untuk membangun keunggulan produk dan jasa yang berbeda dari kompetitor atau pesaing. Perusahaan yang mengadopsi strategi inovasi harus memiliki karakteristik sebagai berikut.

1. Pekerjaan yang menuntut interaksi dan koordinasi yang erat antara kelompok-kelompok.
2. Penilaian kinerja yang lebih mencerminkan pencapaian tujuan kelompok untuk jangka waktu yang lebih panjang.
3. Pekerjaan yang memungkinkan karyawan mengembangkan keahliannya yang dapat digunakan di posisi lainnya di
dalam perusahaan.
4. Sistem kompensasi yang menekankan keadilan internal daripada keadilan eksternal menurut pasar.
5. Tingkat gaji yang cenderung rendah, namun memungkinkan para karyawan menjadi pemilik saham dan leluasa memilih bauran komponen gaji, bonus dan hak saham yang mendasari paket kompensasi mereka.
6. Jalur karir yang lebar untuk menggalakkan pengembangan yang luas terhadap keahlian mereka.

Profil perilaku yang cocok dalam penerapan strategi inovasi adalah perilaku karyawan yang berpengetahuan, kreatif, memiliki pengendalian minimal dan penilaian kinerja untuk implikasi jangka panjang.

2. Strategi Peningkatan Mutu
Stategi peningkatan mutu berfokus pada upaya peningkatan mutu produk atau jasa. Untuk mewujudkannya, praktik manajemen SDM harus melibatkan beberapa poin di bawah ini.
1. Deskripsi pekerjaan yang dijabarkan secara jelas.
2. Partisipasi karyawan.
3. Bauran antara kriteria individu dan kelompok berorientasi hasil.
4. Perlakuan yang adil terhadap karyawan.
5. Pelatihan dan pengembangan karyawan yang ekstensif dan berkesinambungan.

Profil perilaku yang cocok untuk diterapkan dalam strategi peningkatan mutu adalah adalah perilaku yang cenderung berulang dan dapat diprediksi, fokus pada jangka panjang, kerjasama yang memadai, perilaku saling tergantung, komitmen yang tinggi terhadap mutu dengan perhatian yang memadai terhadap kuantitas keluaran, komitmen yang tinggi terhadap barang dan jasa yang dihasilkan atau dikirim, aktivitas resiko yang rendah dan komitmen terhadap tujuan organisasi.

3. Strategi Pengurangan Biaya
Pendekatan strategi pengurangan biaya berusaha untuk meraih keunggulan kompetitif dengan cara menjadi produsen barang yang berbiaya murah. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif dengan mengikuti strategi pengurangan biaya, praktek SDM harus mencakup beberapa poin di bawah ini.

1. Deskripsi pekerjaan yang relatif stabil dan jelas sehingga mengurangi kesalahan penafsiran.
2. Jalur karir pekerjaan dirancang secara sempit mendorong adanya spesialisasi, keahlian dan efisiensi.
3. Penilaian kinerja berjangka pendek dan berorientasi hasil.
4. Pemantauan yang teliti terhadap tingkat gaji di pasar tenaga kerja yang akan digunakan dalam keputusan kompensasi.
5. Tingkat pelatihan dan pengembangan karyawan yang minimal.

Profil perilaku karyawan yang selaras dengan strategi ini adalah perilaku yang dapat diprediksi dan relatif berulang, fokus pada jangka pendek, mementingkan aktivitas individu, perhatian terhadap mutu yang memadai disertai dengan kepedulian yang tinggi terhadap kuantitas keluaran, penekanan terhadap hasil, pengambilan resiko yang rendah dan stabilitas.

Strategi-strategi diatas bisa dilaksanakan oleh manajemen sumber daya manusia dengan berupaya tidak hanya sekedar mengelola karyawan untuk bekerja keras (strategi penurunan biaya) atau bekerja dengan cerdas (strategi peningkatan mutu) akan tetapi menuntut karyawan untuk bekerja dengan berbeda (unik). Hasil kerja keras karyawan yang cerdas dapat menciptakan produk dengan biaya rendah dengan mutu bagus dan unik sehingga sulit untuk ditiru oleh para pesaing. Untuk menciptakan keunggulan kompetitif terdapat empat pendekatan yaitu:

1. Strategic Partner menjadi mitra manajer senior dan manajer lini dalammelaksanakan strategi yang telah direncanakan, menerjemahkan strategi bisnis ke dalam tindakan nyata dengan diagnosis organisasi, yakni sistempenilaian dan pengabungan praktek organisasi dengan tujuan bisnis yangdapat dibentuk pada setiap level organisasi;
2. Administrasi Expert, menjadi ahli dalam mengatur pelaksanaan pekerjaanserta efisiensi administrasi agar dihasilkan output dengan biaya rendahnamun kualitas terjamin;
3. Employee Champion, menjadi penengah antara karyawan dan manajemenuntuk memenuhi kepentingan dua belah pihak. Dengan persainganbisnisyang semakin kuat menyebabkan tuntutan manajemen terhadap karyawansemakin tinggi;
4. Change Agent, menjadi agent perubahan, mempertajam proses dan budayayang dapat meningkatkan kapasitas organisasi untuk berubah.

b. Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Keunggulan Kompetitif
Pengelolaan SDM yang efektif harus diperhatikan agar menunjang keunggulan yang kompetitif dalam pendidikan yang akan diterapkan, karena jika praktik pengelolaan SDM akan memberikan kontribusi dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang merupakan kunci kesuksesan lembaga pendidikan dalam lingkungan sekolah. Strategi pengeloaan SDM akan berhasil jika organisasi mampu mengelola dan meningkatkan kualitas SDM (SDM berbasis kompetensi) melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan SDM hingga SDM yang terlibat dalam proses atau kegiatan sekolah ini merupakan SDM berbasis pengetahuan yang memiliki keterampilan dan keahlian. Sejumlah tips atau strategi manajemen untuk meraih keunggulan kompetitif dalam pendidikan. Berikut 7 (tujuh) unsur yang harus diperhatikan dalam meraih keunggulan kompetitif yaitu:

a. Strategi: perencanaan yang matang untuk mencapai sasaranyangdikenali atau tujuan yang ditetapkan;
b. Struktur: struktur organisasi yang memiliki sifat fungsional dandesentralisasi;
c. Sistem: hal yang biasa dilakukan dalam memproses dan menyampaikaninformasi;
d. Staf: kategori orang yang dipekerjakan;
e. Style: bagaimana manajer berperilaku dalam mencapai tujuandansasaran organisasi;
f. Skills: keterampilan karyawan melaksanakan tugas;
g. Shared Value: konsep atau nilai yang diinspirasikan olah manajer kepadakaryawannya.
Keunggulan bersaing berkenaan dengan kemampuan suatu organisasi untuk merumuskan strategi dalam rangka mengeksploitasi peluang yang menguntungkan. Strategi bagi suatu organisasi merupakan suatu rencana berskala besar yang berorientasi jangkauan masa depan yang jauh serta ditetapkan sedemikian rupa sehingga memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif dengan lingkungannya dalam kondisi persaingan yang kesemuanya diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi yang bersangkutan.
Berhasil tidaknya suatu organisasi dalam menciptakan keunggulan bersaing sangat tergantung pada kualitas SDM. SDM yang berkualitas memiliki empat karakter, yaitu:

a. Memiliki competence (pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku) yang memadai;
b. Komitmen terhadap organisasi;
c. Selalu bertindak secara cost–efectiveness dalam setiap aktivitasnya; dan
d. Congruence of goals, yaitu bertindak sesuai dengan tujuan organisasi. SDM yang berkualitas merupakan sumber keunggulan kompetitif (competitive advantage) untuk meningkatkan keunggulan bersaing organisasi.

Kompetensi SDM yang tercermin pada hasil karya atau kinerja individu yang diciptakan melalui kemampuan (kecakapan) yang dimiliki (meliputi: pengetahuan, keterampilan, perilaku, dan sikap) akan dapat membedakan antara mereka yang berkualitas baik atau biasa-biasa saja. Jadi pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi/lembaga pendidikan untuk meningkatkan keunggulan bersaing harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kompetensi SDMyang dimiliki dengan cara mengelola SDM yang ada untuk dikembangkan melalui prosespendidikan dan pelatihan, serta dapat mengelolanya secara efektif dan efisien.

KESIMPULAN & SARAN
KESIMPULAN
– Pengelolaan sumber daya manusia dalam suatu organisasi/lembaga Pendidikan untuk meningkatkan keunggulan bersaing harus benar-benar memperhatikan kualitas dan kompetensi SDM yang dimiliki dengan cara mengelola SDM yang ada untuk dikembangkan melalui proses pendidikan dan pelatihan, serta dapat mengelolanya secara efektif dan efisien.
– Untuk mencapai keunggulan kompetitif melalui praktik-praktik pengelolaan sumber daya manusia memerlukan waktu dan proses. Jadi semuanya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bila tujuan organisasi/lembaga Pendidikan telah dicapai, maka keunggulan kompetitif yang diperoleh melalui sumber daya manusia secara subtansial dapat bertahan lebih lama, dan lebih sulit diimitasi oleh pesaing.

SARAN
– Meningkatkan kompetensi/wawasan SDM dengan melaksanakan Pelatihan-pelatihan di lingkungan Perusahaan maupun diluar Perusahaan.
– Menciptakan talent-talent handal di lingkungan Perusahaan yang akan menjadikan Change Agent untuk mencapai Goals Organisasi.
– Fasilitas penunjang kebutuhan karyawan sudah update sesuai dengan perkembangan era digital.

DAFTAR PUSTAKA
file:///C:/Users/nina.junaini/Downloads/55150-75676668499-1-PB.pdf
https://blog.personalia. id/kumpulan-strategi-manajemen-sdm-dalam-perusahaan/
https://digilib.uinsgd. ac.id/69475/1/MANAJEMEN%20STRATEJIK%20GABUNGAN.pdf

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.