• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mereka yang Tak Diakui: Menyoal Nasib Masyarakat Tanpa Kewarganegaraan

Editor Redaksi
20 Mei 2025
in Berita

Penulis Oleh : Muh.Arief Trisyandhy
STB : 5284

JurnalPost.com – Bayangkan seseorang lahir, tumbuh, dan hidup di suatu negara, akan tetapi tak diakui keberadaannya dimata hukum. Tanpa akta kelahiran, tanpa KTP, tanpa paspor. Tanpa hak untuk bersekolah, bekerja secara legal, atau bahkan menikah secara resmi. Inilah realitas yang dialami oleh jutaan orang di dunia yang menyandang status sebagai masyarakat tanpa kewarganegaraan (stateless people).

Fenomena ini tidak hanya menyentuh sisi hukum, tetapi menyentuh akar terdalam dari nilai-nilai kemanusiaan. Kewarganegaraan sejatinya bukan hanya tentang status administratif. kewarganegaraan merupakan pintu gerbang untuk mendapatkan hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan hukum, dan partisipasi dalam kehidupan sosial. Ketika seseorang kehilangan akses ke pintu itu, ia tidak hanya kehilangan status, tapi juga masa depan.

Banyak dari mereka tidak memiliki kewarganegaraan karena faktor yang sepenuhnya di luar kendali pribadi seperti konflik antarnegara, perubahan batas wilayah, diskriminasi etnis, atau sistem hukum yang tidak inklusif. Bahkan anak-anak yang lahir di negara tertentu otomatis tidak mendapatkan kewarganegaraan karena orang tua mereka bukan warga negara resmi. Mereka tumbuh dalam ketidakpastian, menjadi generasi yang tidak pernah benar-benar “terdaftar” dalam sejarah negaranya sendiri.

Masalah ini seringkali luput dari perhatian publik karena mereka yang terdampak pun hidup dalam keterasingan. Mereka tidak memiliki suara, tidak tercatat, dan sering kali tidak bisa menyuarakan keluhannya karena keterbatasan akses. Padahal, keberadaan mereka adalah cermin dari kegagalan sistem internasional dalam menjamin hak-hak paling mendasar.

Langkah konkret dibutuhkan untuk mengakhiri krisis ini. Negara-negara perlu mereformasi kebijakan kewarganegaraan yang diskriminatif, membuka jalur naturalisasi yang adil, dan memastikan setiap anak yang lahir memiliki hak atas kewarganegaraan, terlepas dari status orang tuanya. Komunitas internasional juga perlu menekan pemerintah agar menghormati konvensi internasional yang telah disepakati, termasuk Konvensi 1954 dan 1961 tentang penghapusan status tanpa kewarganegaraan.

Sudah saatnya kita menolak untuk membiarkan siapapun hidup di bayang-bayang hukum. Memberikan kewarganegaraan bukanlah sekadar memberi identitas administrative namun juga menjadi salah satu bentuk pengakuan atas kemanusiaan. Dan selama masih ada orang yang hidup tanpa pengakuan itu, dunia belum sepenuhnya adil.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.