• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Kompor Oli Bekas, Solusi Murah dan Ramah Lingkungan Untuk Produksi Ecoprint

Editor Redaksi
14 Januari 2026
in Berita

Novi Andari, SS., M.Pd
Nama:
Davin Rafico Herera / 1152200320

Pacet, Mojokerto, JurnalPost.com — Limbah oli bekas yang selama ini kerap diabaikan ternyata dapat dimanfaatkan menjadi solusi alternatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, sekelompok mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan kompor oli bekas sebagai alat steaming ecoprint di Desa Warugunung, Kecamatan Pacet. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 11 Januari 2026, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Selama ini, oli bekas yang berasal dari bengkel kendaraan bermotor maupun aktivitas industri kecil sering dibuang tanpa pengelolaan yang memadai. Padahal, limbah tersebut termasuk bahan yang sulit terurai dan berpotensi mencemari tanah serta sumber air. Di sisi lain, ecoprint sebagai teknik pewarnaan kain berbasis bahan alami terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk ramah lingkungan. Namun, dalam praktiknya, ecoprint masih menghadapi kendala, khususnya pada proses steaming yang selama ini bergantung pada kompor gas atau listrik dengan biaya operasional relatif tinggi.

Melihat dua persoalan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini menghadirkan inovasi teknologi tepat guna berupa kompor oli bekas sebagai alat steaming ecoprint. Kegiatan dilaksanakan di Desa Warugunung dengan melibatkan warga yang memiliki minat pada kerajinan ecoprint dan pengembangan usaha kreatif berbasis lingkungan. Kompor oli bekas dirancang menggunakan bahan sederhana yang mudah diperoleh, dengan memanfaatkan oli bekas sebagai sumber bahan bakar alternatif.

Proses steaming merupakan tahapan krusial dalam ecoprint karena berfungsi untuk membantu pigmen alami dari daun dan tanaman menempel secara optimal pada serat kain. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, kompor oli bekas mampu menghasilkan panas yang stabil dan merata. Stabilitas panas ini berdampak langsung pada kualitas hasil ecoprint, di mana motif daun pada kain terlihat lebih jelas, tajam, dan merata, menandakan proses fiksasi pigmen alami berlangsung secara optimal.

Selain meningkatkan kualitas produk, penggunaan kompor oli bekas juga memberikan manfaat dari sisi ekonomi. Masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bahan bakar gas atau listrik, sehingga biaya produksi ecoprint dapat ditekan. Kondisi ini dinilai sangat membantu pelaku UMKM dan komunitas kreatif di desa yang memiliki keterbatasan modal produksi, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha ecoprint yang lebih berkelanjutan.

Tidak hanya berhenti pada aspek teknis, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah secara bijak. Pemanfaatan kompor oli bekas memperkenalkan cara pandang baru bahwa limbah tidak selalu menjadi masalah, tetapi dapat diolah menjadi sumber daya yang bernilai guna. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular yang menekankan pemanfaatan kembali limbah untuk mendukung aktivitas produktif ramah lingkungan.

Lebih jauh, inovasi kompor oli bekas dinilai memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Desain alat yang sederhana dan bahan yang mudah diperoleh memungkinkan masyarakat untuk mengembangkan teknologi ini secara mandiri. Dengan dukungan pendampingan yang tepat, kompor oli bekas dapat menjadi solusi alternatif bagi berbagai komunitas kreatif dan pelaku usaha kecil dalam meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga mendapatkan pendampingan terkait penggunaan dan perawatan kompor oli bekas agar dapat dioperasikan secara mandiri. Dengan adanya pendampingan tersebut, inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan kompor oli bekas sebagai alat steaming ecoprint di Desa Warugunung diharapkan menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang mampu mendukung ekonomi kreatif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

GELORA LITERASI: Gerakan Literasi dan Olah Kreativitas Anak sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca dan Kreativitas Anak di Desa Sumurgede oleh KKN UNIMUS

Editor Nadia
17 September 2026
0

GELORA LITERASI: Literacy and Children's Creativity Movement as an Effort to Improve Children's Reading Interest and Creativity in Sumurgede Village...

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Semarak HUT RI ke-81, PPSDM Migas Gelar Gowes hingga Lomba Kebersamaan

Editor Redaksi
28 Agustus 2026
0

CEPU, JURNALPOST — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Gerakan Cerdas Finansial Sejak Dini, Cara Mahasiswa KKN-T IBDU 42 Bekali Siswa SD Ilmu Menabung

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

JurnalPost.com - Desa Sukorejo/Kota Sragen, 4 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IBDU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan...

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Patahkan Stigma, Mahasiswa KKN-T IDBU 45 Universitas Diponegoro Kelompok 4 Gelar Inkubasi Wirausaha Sosial dan Kesiapan Kerja Remaja di Bandarharjo

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

SEMARANG, JurnalPost.com - Stigma negatif di lingkungan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemuda di kawasan pesisir Bandarharjo, Kecamatan...

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Dari Bakul ke Viral: Tim PkM Polinema Manfaatkan Generative AI Sulap “Botol Polos” Jamu Kromengan Jadi Produk Premium

Editor Redaksi
20 Agustus 2026
0

Tim Pengabdian Masyarakat Polinema melakukan PKM di Desa Wisata Jamu, Karangrejo Kromengan, Kab.Malang JurnalPost.com - Dalam upaya memodernisasi sektor usaha...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.