• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Kandungan Timbal (Pb) pada Sungai Ciujung Mengancam Lingkungan dan Kehidupan Sekitar Sungai

Editor Redaksi
20 Juni 2023
in Daerah

Oleh: Monayanti Simanjuntak
Mahasiswa Program Studi Bioteknologi, Universitas Kristen Duta Wacana

JurnalPost.com – Sungai merupakan sebuah bentuk ekosistem perairan yang mempunyai peran penting dalam daur hidrologi dan berfungsi sebagai daerah tangkapan air bagi daerah sekitarnya sehingga kondisi suatu sungai dipengaruhi oleh karakteristik yang dimiliki oleh limgkungam sekitarnya (Supraningsih, 2016). Sungai Ciujung merupakan sungai terbesar di wilayah Provinsi Banten yang memiliki luas DAS 1.935,64 km2 dengan panjang 147,2 km. Bagian hulu Sungai Ciujung berada di Kabupaten Lebak dan bagian hilirnya berada di Kabupaten Serang. Sungai ciujung sangat memiliki peranan yang pentinng bagi Kabupaten Serang untuk aktivitas domestic, pertanian dan industri. Sungai Ciujung saat ini sudah menjadi isu nasional sebagai sungai yang mengalami pencemaran, penurunan debit, dan pendangkalan sungai akibat dari adanya aktivitas industri di hilir sehingga berdampak pada kesehatan dan sosial ekonomi masyarakat terutama yang berada di wilayah hilir sungai.

Pertambahan jumlah dan jenis industry di Serang Banten di satu sisi dapat meningkatkan sisi ekonomi namun memberikan dampak negative juga terhadap kualitas lingkungan. Adanya logam berat seperti timbal (Pb) yang bersumber dari kegiatan rumah tangga, industri, pertanian, dan beberapa kegiatan lainnya. Penurunan kualitas Sungai Ciujung diakibatkan dari adanya pembuangan limbah industri sekitar Sungai Ciujung yang telah terjadi sejak tahun 1992. Kondisi tersebut berdampak kepada kehidupan masyarakat sekitar yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan mandi, memasak, mencuci pakaian atau piring, air minum, dan beberapa kegiatan lainnya. Dikutip dari beberapa media massa cukup banyak warga sekitar daerah aliran Sungai Ciujung yang menyampaikan keresahannya atas menghitamnya dan bau menyengat Sungai Ciujung pada saat musim kemarau, yang dimana hal ini diperkirakan karena limbah dari berbagai industri yang dibuang secara bebas kebadan sungai.

Pencemaran yang terjadi di Sungai Ciujung diindikasikan dengan turunnya kualitas air yang membuat air tidak dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya. Pencemaran yang masuk ke badan air dapat menyebabkan berbagai dampak yang merugikan bagi kehidupan dan lingkungan, yaitu dimana dapat menyebabkan kondisi lingkungan perairan Sungai Ciujung menjadi memburuk, Organisme air seperti ikan,udang, kepiting, sulit untuk di temukan karena tidak mampu bertahan pada lingkungan yang buruk, dan dapat menimbulkan dampak yang buruk juga bagi manusia, yaitu menimbulkan masalah kesehatan seperti diare, penyakit kulit, dan gatal – gatal. Dampak dari pencemaran yang terjadi di Sungai Ciujung menimbulkan adanya limbah pencemar B3 (bahan berbahaya dan beracun) berupa logam berat, salah satunya logam berat timbal.

Pencemaran yang diakibatkan oleh pembuangan limbah secara sembarang ke badan air menyebabkan beberapa aspek kehidupan terkena dampaknya antara lain lingkungan, kesehatan, dan ekonomi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Laelasari, 2017) dimana dilakukan pengambilan sampel air dan sedimen di tiga titik daerah di perairan Sungai Ciujung, untuk lokasi titik 1 berada diwilayah sebelum adanya Kawasan industry, titik kedua berada diwilayah yang disekitarnya terdapat Kawasan industry, dan titik ketiga atau titik terakhir berada diwilayah sesudah Kawasan industry. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan yaitu dimana untuk bagian perairan di titik sampling 1 yang berlokasi didaerah yang belum ada perindustrian menunjukkan hasil rata – rata sebesar 0,017 mg/L, di titik sampling kedua yang dimana berada di darah yang dekat dengan kawasan perindustrian didapatkan hasil rata – rata sebesar 0,018 mg/L, dan pada titik sampling ketiga yang berada setelah kawasan perindustrian didapatkan hasil rata – rata sebesar 0,018 mg/L. Kandungan logam berat timbal yang terdapat pada air di Sungai Ciujung sesuai dengan hasil pengambilan sampel pada tiga titik masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintahan Republik Indonesia (PPRI) Nomor 82 Tahun 2001 Mengenai Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air untuk logam berat timbal yaitu sebesar 0,03 mg/L. Hasil yang didapatkan tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain, waktu pengambilan sampel, kondisi perairan, dan titik yang ditetapkan untuk pengambilan sampel, dll.

B) Kandungan logam berat timbal (Pb) yang terdapat pada sedimen dilakukan pada titik yang sama dengan bagian air dan didapatkan hasil yaitu, pada titik satu yang berada di daerah yang belum terdapat kawasan industri didapatkan hasil rata – rata sebesar 22,06 mg/kg, pada dititik kedua yang berada di daerah tegal maja didapatkan hasil rata – rata sebesar 28,57 mg/kg, dan pada titik ke tiga yang berada di daerah jembatan jonjing didapatkan hasil rata – rata sebesar 15,67 mg/kg. Dari Ketiga hasil diatas didapatkan bahwa ketiga titik sampel menunjukkan nilai akumulasi logam berat timbal pada sedimen di Sungai Ciujung masih berada di bawah baku mutu untuk logam berat timbal dalam sedimen yang sudah ditetapkan oleh Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME) (1999) yaitu sebesar 35,0 mg/kg. Hasil yang didapatkan ini tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain pola arus pasang surut, kondisi perairan, dan lingkungan sekitar.

Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa kadar logam berat timbal yang terakumulasi di perairan dan sedimen Sungai Ciujung masih berada dibawah baku mutu namun dapat dikatakan bahwa Sungai Ciujung Sudah terkontaminasi oleh logam berat timbal yang jika tidak diatasi secepat mungkin akan menyebabkan pencemaran bagi Sungai tersebut. Jika Sungai sudah tercemar maka akan berdampak juga pada lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan aspek lainnya, hal ini dikarenakan Sungai Ciujung merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya Biomonitoring yaitu kajian pemantauan kualitas lingkungan dengan menggunakan organisme yang dapat memberikan hasil yang nyata dan sangat dinamis, dapat membantu dalam memberikan gambaran yang jelas akan seberapa parah kerusakan yang sudah terjadi dan tindakan apa yang harusnya dapat dilakukan untuk memperbaiki kerusakan yang ada.

Terdapat strategi pengelolaan lingkungan oleh sungai ciujung yang diakibatkan terkontaminasi oleh logam berat timbal (Pb), seperti pada penelitian yang dilakukan oleh (Hindriani, 2013)yang menyatakan bahwa dapat dilakukan pemenuhan status mutu air sungai sesuai kelas peruntukannya, pemenuhan mutu tanah sesuai baku mutu, pemanfaatan sungai sesuai peruntukannya, dna konservasi daerah aliran sungai (DAS) sesuai dengan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup.Hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi adanya pencemaran logam berat timbal (Pb) pada daerah aliran sungai (DAS) ciujung, dapat dilakukan dengan pengolahan limbah yang efektif, pemantauan ketat terhadap kegiatan industry yang membuang limbah dan jika diperlukan dilakukan pembuatan perjanjian mengenai pembuangan limbah secara sembarang pada Sungai ciujung, dan penegakan peraturan lingkungan sekitar daerah aliran sungai (DAS) diperketat demi kenyamanan bersama, serta pentingnya juga kesadaran masyarakat sekitar dan kerjasamanya untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan keindahan dari Sungai Ciujung.

Berdasarkan data yang ada serta pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Sungai Ciujung memang belum tercemar namun sudah terkontaminasi oleh logam berat timbal (Pb) yang secara garis besar disebabkan oleh adanya pembuangan limbah industry secara sembarang pada badan air yang jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan pencemaran pada badan air sungai ciujung dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan.

Demi menjaga keamanan dan kelestarian sungai ciujung terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah provinsi Banten, Dinas lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dengan bekerja sama mengupayakan pencegahan pencemaran dan pengeleloaan kualitas air Sungai ciujung, antara lain:

– Penetapan batas atas baku mutu logam berat timbal
– Dibuatnya peraturan daerah Tentang pengelolaan kualitas air sungai
– Dilakukan kegiatan monitoring daerah aliran sungai sebanyak 3 bulan sekali supaya kualitas dari Air dari Sungai Ciujung terpantau, trend dari air ciujung diketahui, dan menjaga keamanan lingkungan serta kesehatan masyarakat sekitar sungai ciujung
– Dilakukan juga Human Biomonitoring yang bertujuan untuk mengetahui apakah pencemar sudah sampai kepada masyarakat sekitar Kawasan Sungai Ciujung.

Daftar Pustaka
Hindriani, H. (2013). Pengendalian Pencemaran Sungai Ciujung Berdasarkan Analisis Daya Tampung Beban Pencemaran. Jurnal Sumber Daya, 9.
Laelasari, C. (2017). KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DALAM AIR DAN SEDIMEN DI SUNGAI CIUJUNG KABUPATEN SERANG PROVINSI BANTEN.
Supraningsih, d. (2016). Identifikasi Logam Berat pada Lipatan Sedimen Serta Tumbuhan di Sungai Kaligrang dengan MEtide Aktivasi Neutron. Unes Pysics Journal, 47-54.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mahasiswa KKN 114 UNHAS Ajak Warga Amparita Kreatif Kelola Limbah Melalui Pelatihan Pupuk Organik Cair

Mahasiswa KKN 114 UNHAS Ajak Warga Amparita Kreatif Kelola Limbah Melalui Pelatihan Pupuk Organik Cair

Editor Redaksi
20 Juli 2025
0

Sidrap, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC)...

Pemberantasan Mafia Tanah di Kepulauan Riau

Pemberantasan Mafia Tanah di Kepulauan Riau

Editor Redaksi
5 September 2024
0

JurnalPost.com - Transparency International Indonesia (TII) tengah menyoroti dan mulai mencium adanya praktek KKN di salah satu institusi negara yaitu...

Bengkel Momo 24 Jam Yogyakarta

Bengkel Momo 24 Jam Yogyakarta

Editor Redaksi
8 Desember 2023
0

JurnalPost.com - Kegiatan pengabdian masarakat bertema pemberdayaan dengan prinsip asah,asih,asuh melalni triologi kepemimpinan kihajar dewantara di bawah arahan ignatius soni...

MENGULIK PADEPOKAN BROJOBUWONO ; SARANA EDUKASI BERBAGAI KOLEKSI BENDA BERHARGA

MENGULIK PADEPOKAN BROJOBUWONO ; SARANA EDUKASI BERBAGAI KOLEKSI BENDA BERHARGA

Editor Redaksi
7 Desember 2023
0

JurnalPost.com - Mata Kuliah Apresiasi Seni Tradisi --- Museum Keris Brojobuwono adalah salah satu museum hidden gem yang berlokasi di...

Cegah Para Pekerja Jadi Miskin Ekstrem, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Hadir Untuk Memberikan Perlindungan

Cegah Para Pekerja Jadi Miskin Ekstrem, Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Hadir Untuk Memberikan Perlindungan

Editor Redaksi
5 Desember 2023
0

JurnalPost.com - Penyelenggara pemerintah baik pusat maupun daerah harus memastikan masyarakat yang bekerja mendapatkan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang merupakan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.