• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Analisis Spasial untuk Pemetaan Perubahan Garis Pantai Akibat Bencana Alam

Editor Redaksi
2 Juni 2025
in Artikel

JurnalPost.com – Garis pantai di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Pulau Madura, Banda Aceh, dan pesisir barat Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami perubahan signifikan akibat kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa fenomena abrasi (pengikisan) dan akresi (pengendapan) menjadi ancaman serius bagi ekosistem pesisir dan keberlanjutan wilayah tersebut.

Sebuah studi yang menganalisis perubahan garis pantai di Pulau Madura antara tahun 2013 hingga 2019 menggunakan citra satelit Landsat 8 mengungkapkan dinamika pesisir yang mencemaskan. Kabupaten Bangkalan mencatat laju abrasi tertinggi dengan nilai rata-rata End Point Rate (EPR) sebesar -5,24 meter per tahun. Peneliti mengaitkan abrasi ini dengan gelombang tinggi serta diperparah oleh aktivitas penambangan pasir ilegal dan tambak udang. Sebaliknya, Kabupaten Sumenep menunjukkan laju akresi tertinggi, mencapai 5,57 meter per tahun. Akresi di Sumenep diduga kuat disebabkan oleh arus laut yang kuat membawa sedimen ke daratan, selain aktivitas reklamasi pantai ilegal. Temuan ini menegaskan bahwa seluruh bagian utara dan selatan Pulau Madura rentan terhadap perubahan garis pantai (Agustin & Syah, 2020).

Sebuah studi lain di Banda Aceh yang mengalami tsunami pada tahun 2004 masih terasa dampaknya hingga kini. Bencana dahsyat tersebut tidak hanya menyebabkan mundurnya garis pantai hingga ratusan meter akibat erosi, tetapi juga mengubah drastis fungsi lahan. Analisis citra satelit dari tahun 2004 (pra-tsunami), 2011, dan 2017 menunjukkan bahwa luasan tambak menurun signifikan dari 1.346 hektar menjadi 787 hektar. Sebaliknya, area laguna meningkat dari 241 hektar menjadi 423 hektar, menandakan konversi lahan produktif menjadi perairan permanen.Selain itu, wilayah pesisir Banda Aceh juga terus dihadapkan pada ancaman bencana hidrometeorologis seperti banjir rob, gelombang pasang, dan erosi pantai akibat badai musiman, serta penurunan tanah (land subsidence) yang terkait dengan aktivitas tektonik (Meilianda et al., 2019).

Penelitian di pesisir barat Kabupaten Pandeglang, Banten, menggunakan citra satelit Sentinel-2A dan metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS), mengonfirmasi dominasi abrasi di wilayah tersebut. Abrasi terbesar teridentifikasi di Desa Sidamukti dengan laju mencapai 26,65 meter per tahun, sementara akresi terbesar terjadi di Desa Sukajadi sebesar 24,92 meter per tahun. Perubahan garis pantai di Pandeglang sangat dipengaruhi oleh parameter hidro-oseanografi seperti angin dominan dari utara dan timur, serta arus laut yang bergerak paralel dengan pantai, yang berperan dalam pergerakan sedimen. Topografi pantai yang berlereng landai dan substrat pasir juga membuat daerah ini sangat rentan terhadap erosi (Huda et al., 2024).

Studi-studi ini secara kolektif menyoroti pentingnya penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai alat vital dalam memantau perubahan garis pantai. Temuan ini juga menggarisbawahi urgensi upaya mitigasi dan pengelolaan pesisir yang berkelanjutan. Pembangunan pemecah ombak, regulasi ketat terhadap penambangan pasir ilegal, serta peningkatan kesadaran masyarakat menjadi langkah krusial untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan meminimalkan dampak negatif abrasi dan akresi. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dan masyarakat dapat merencanakan pembangunan kawasan wisata, pelabuhan, dan budidaya perikanan secara lebih strategis dan berkelanjutan.

Sumber :
Agustin, N. S., & Syah, A. F. (2020). Analisis perubahan garis pantai di Pulau Madura menggunakan citra satelit Landsat 8. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 1(3), 427-436
Huda, A., Panjaitan, J. P., & Agus, S. B. (2024). Analysis of coastline changes using Sentinel 2A imagery in the coastal area of West Pandeglang, Banten. In BIO Web of Conferences (Vol. 106, p. 04007). EDP Sciences.
Meilianda, E., Pradhan, B., Comfort, L. K., Alfian, D., Juanda, R., Syahreza, S., & Munadi, K. (2019). Assessment of post-tsunami disaster land use/land cover change and potential impact of future sea-level rise to low-lying coastal areas: A case study of Banda Aceh coast of Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 41, 101292.

Penulis :
Adinda Nike Febiyanti 225080601111032
Aulia Intan Rahmanissa 225080601111021
Angeline Salsabila Aura Sakiono 225080601111029

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.