
JurnalPost.com – Dalam rangka pertemuan ulama-ulama tasawuf/sufi dunia di Pekalongan Jawa tengah mudir Jatman idaroh Syu’biyah kabupaten bener meriah mengatakan 10 orang akan menghadiri mewakili kab bener meriah pada tanggal 25 Agustus mendatang, Dengan keadaan bener meriah saat ini yang sedang tidak baik-baik saja disinilah pentingnya Peran tasawuf dalam upaya memperbaiki akhlak manusia.
Bener meriah itu dikenal dengan negeri seribu Aulia dulunya tapi kesan itu sekarang sudah rusak, entah karena masyarakatnya kurang mengamalkan ajaran tasawuf ataupun karena pimpinannya yang tidak menggalakan ajaran tasawuf.
Ulama Gayo pernah mengatakan “arii ini ku Arap kite bewene boh enti Ara mucere bere murum kite tamah Gere lale jeroh akhere kite Tiro do’a, belejer murum kite tingketen simumetih keta gelah i sawahen si mumenge keta boh lah i pengenen karna pendidikan oyape utama.
Rateb te nge Musara nanguk,nyawa nge mu sara peluk, singkire salah keta betegah siterang benar keta berpapah, beluh sara loloten mewen sara tamunen becerak enti sergak, remalan enti mugerdak mujurah enti munyintak. Ungkapan ini penuh dengan nilai-nilai tasawuf yang sering kita dengar tetapi kurang kita aplikasikan.
Semoga hasil dari muktamar nanti manajemen tasawuf dapat kita tuangkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menebar kebaikan dan kasih sayang sejati berakhlak mulia sehingga masyarakat bener meriah saling menghormati saling menghargai dan tidak mencari-cari kesalahan serta mengokohkan perdamaian, persatuan dan keharmonisan di bumi seribu Aulia ini, mendukung program pemerintahan yang baik yang lebih bermanfaat bagi masyarakat khususnya kab bener meriah




