Bangkok, JurnalPost.com – Dalam dunia akademik dan lingkungan hidup, nama Prof. Dr. Peter Phongphaew, Ph.D dikenal bukan hanya sebagai ilmuwan, tetapi sebagai penjaga bumi yang bersahaja dan visioner. Sosok berdarah Jerman–Thailand ini telah mendedikasikan lebih dari 40 tahun hidupnya untuk penelitian tanah, agroforestri tropis dan boreal, serta pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan. Namun, yang menjadikannya unik adalah komitmennya untuk memadukan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan demi masa depan bumi yang lebih baik.
Perjalanan Global untuk Alam Dikenal luas di berbagai belahan dunia, Prof. Peter telah berkarya bersama universitas, LSM lingkungan, lembaga penelitian, dan organisasi pembangunan di Asia, Afrika, hingga Eropa. Ia bukan hanya mengajar dan meneliti, tetapi juga aktif turun langsung dalam rehabilitasi lahan rusak, pengembangan pertanian organik, dan eksplorasi tanaman obat, termasuk ganja medis untuk terapi klinis holistik.
Sebagai konsultan internasional dan penulis buku berjudul The Commercial Woods of Africa (2003), ia memadukan ilmu akademik dengan kearifan lokal dalam setiap langkahnya.
Pilar Pendidikan di UIPM Melalui perannya sebagai Honorary Academic Partner di Universal Institute of Professional Management (UIPM) Thailand, Prof. Peter tak hanya berperan di balik meja. Ia menjadi penggagas dan pengembang kurikulum tentang Agroforestri Tropis, Bioteknologi Tanaman, dan Restorasi Ekologis.
Ia juga berperan penting dalam memberikan bimbingan akademik kepada para sarjana UIPM, khususnya di Thailand dan Afrika. Fokusnya jelas: pendidikan berkualitas (SDG 4), aksi iklim (SDG 13), dan pelestarian kehidupan di darat (SDG 15). Tak hanya itu, ia juga ditugaskan untuk menyeleksi dan merekomendasikan penerima gelar kehormatan seperti Doktor Honoris Causa dan Profesor Kehormatan dari UIPM untuk tokoh-tokoh inspiratif dunia.
Ilmu, Alam, dan Nilai Kemanusiaan Bidang keahlian Prof. Peter sangat luas. Dari rehabilitasi tanah, pelestarian hutan, hingga riset etnobotani—khususnya pemanfaatan tanaman lokal untuk pengobatan alternatif. Penelitiannya dalam bidang ganja medis menjadi sorotan karena menjembatani antara ilmu pengetahuan modern dengan pengobatan alami yang holistik.
Di tengah derasnya komersialisasi dunia akademik, Prof. Peter tetap teguh pada prinsipnya. Dalam salah satu kutipan terkenalnya, ia berkata:
“Pendidikan dan ilmu alam adalah warisan ilahi yang tidak boleh dikomersialkan, melainkan dibagikan kepada umat manusia dengan kasih, kebijaksanaan, dan tanggung jawab ekologis.”
Inspirasi untuk Dunia Kehadiran Prof. Dr. Peter Phongphaew adalah pengingat bahwa seorang ilmuwan sejati bukan hanya menguasai teori, tetapi juga membawa dampak nyata di tengah masyarakat. Ia adalah representasi dari semangat zaman yang merindukan harmoni antara manusia, ilmu, dan alam.
Di tengah krisis iklim, degradasi lingkungan, dan ketimpangan pendidikan, dunia membutuhkan lebih banyak sosok seperti Prof. Peter—yang bekerja dalam diam, namun karyanya menggema hingga ke pelosok dunia.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda