Banjarbaru, JurnalPost.com - PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Banjarbaru menjalin kerja sama dengan SMKN 2 Banjarbaru dan SMKN 5 Banjarmasin. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung peningkatan kompetensi guru melalui program sertifikasi ketenagalistrikan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan vokasi. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Pusdiklat UPDL Banjarbaru memfasilitasi sertifikasi bagi 20 guru dari SMKN 2 Banjarbaru dan SMKN 5 Banjarmasin.
Sertifikasi ini diharapkan dapat membantu para guru memperbarui kompetensi sesuai perkembangan teknologi dan standar di bidang ketenagalistrikan. Dengan begitu, proses pembelajaran di sekolah dapat semakin relevan dengan kebutuhan industri.
Manager PLN UPDL Banjarbaru, Satria Indraprasta, mengatakan peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu bentuk investasi penting dalam dunia pendidikan.
“Guru memiliki peran penting dalam mencetak generasi penerus yang kompeten. Melalui program sertifikasi ini, PLN berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Kalimantan Selatan,” ujar Satria.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri perlu terus diperkuat. Hal ini penting agar lulusan sekolah vokasi memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor ketenagalistrikan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan General Manager PLN Pusdiklat, Y. Endah Cahyaningrum. Ia menekankan bahwa capaian, kinerja, dan prestasi PLN tidak lepas dari budaya pembelajaran yang berkelanjutan.
Karena itu, PLN tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi insan perusahaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pengembangan kompetensi guru vokasi. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang untuk mendukung kemajuan sektor ketenagalistrikan di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, PLN Pusdiklat UPDL Banjarbaru berharap sinergi antara dunia pendidikan dan industri semakin erat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mencetak lulusan vokasi yang siap kerja dan mendukung transformasi PLN ke depan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda