Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Pidato Giring Tuai Kritik, Jubir Muda PAN: Harusnya Bicara Gagasan, Bukan Kebencian

Pidato Giring Tuai Kritik, Jubir Muda PAN: Harusnya Bicara Gagasan, Bukan Kebencian

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
24 Desember 2021, 21.12 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
24 Des 2021, 21.12 WITA · 2 menit baca
2 menit baca
Pidato Giring Tuai Kritik, Jubir Muda PAN: Harusnya Bicara Gagasan, Bukan Kebencian

Jakarta, JurnalPost.com - Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha kian menuai tanggapan hingga menjadi trending topic di media sosial Twitter akhir akhir ini. Jubir Muda PAN, Valeryan Bramasta, menilai anak muda saat ini menginginkan politik gagasan bukan narasi kebencian.

"Gue lagi engga bela siapapun. Gue cuma bela anak muda yang mengedepankan politik gagasan ketimbang narasi kebencian. Menurut gue jangan lagi deh kotorin politik kita dengan kebencian", ujar Valeryan (24/12/21).

IKLAN

Menurut Valeryan, cara menyampaikan pendapat yang konfrontatif dan menyampingkan sisi intelektualitas, bukan cara anak muda dalam berpolitik sehingga harus dihindari.

Mahasiswi Ilmu
Baca Juga

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

IKLAN

"Bukan begitu politik anak muda. Anak muda harusnya mengedepankan intelektualitas dan bicara tentang gagasan untuk masa depan", ujar Valeryan lagi.

"Kita capek kalau yang ditawarkan oleh politisi hanya narasi yang menakut-nakuti, yang dibutuhkan saat ini adalah karya dan inovasi, bukan sekedar penggiringan opini kebencian", tambah Valeryan.

Di akhir, Valeryan mengajak agar hadirkan politik gagasan supaya atmosfer politik Indonesia semakin bersahabat dengan generasi muda.

"Ayo tinggalkan narasi kebencian, kita hadirkan politik gagasan!", tutup Valeryan.

Alit Kelakan
Baca Juga

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pidato-giring-tuai-kritik-jubir-muda-pan-harusnya-bicara-gagasan-bukan-kebencian/29363/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026, 08.31 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

BOC Hong Kong Cabang Jakarta Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Nina Bahtiar Resmi Gabung PSI, Perkuat Konsolidasi di Jawa Barat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Bagaimana SerpNames Membantu Pembeli Menemukan Koleksi Aged Domain Terbaru

Dosen PIAUD UIN Jurai Siwo Lampung Dampingi 116 Guru RA Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta untuk Penguatan Karakter Anak

Dukung Pengamanan Objek Vital Nasional, Semen Tonasa Jadi Lokasi Latihan Hanud Pasif

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Pilihan Editor

  1. 1 Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur
  2. 2

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  3. 3

    Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

  4. 4

    Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

  5. 5

    Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.