JURNALPOST.COM - Pimpinan Komisariat (PIKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kedokteran (FK) Unversitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menggelar seminar Standar Kompetensi Dokter Muhammadiyah(SKPDM) dengan tema “Membangun Karakter Dokter Islami yang Kompeten dan berlandaskan atas Asas Kemuhammadiyaan” di Auditorium Al-Amien Unsimuh Makassar Ahad-Senin, (28-29/2/2016).
Seminar ini dihadiri oleh beberapa mahasiswa fakultas kedokteran, beberapa dokter muda, dan juga para dokter-dokter yayasan muhammadiyah. Dan menghadirkan narasumer ahli dan berkompeten yaitu Prof. dr. Budu, membahas mengenai Standar Karakter & Kompetensi Dokter Muhammadiyah dan KH A. Iskandar Tompo membahas mengenai Pendidikan Kemuhammadiyah dalam Ilmu Kedokteran.
KH. A. Iskandar Tompo menjelaskan bahwa, Dokter Muhammadiyah itu harus memiliki kesabaran dan harus memiliki pengetahuan Al-Islam. Tentunya yang dapat menjelaskan di keluarga pasien mengenai pengetahuan keislaman dan penyakit-penyakit pasien yang diderita, jelas Ayahanda KH. A.Iskandar Tompo.
Prof. Budu, ia menjelaskan Dokter Muhammadiyah adalah Dokter yang Islami, yang mempunyai karakter 5S (Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun), dan memiliki 3 kompetensi Intelejen, Religius dan Attitude, ketika 3 kompetensi ini sudah dimiliki oleh dokter Muhammadiyah, Insya Allah akan melahirkan Dokter Islami, jelas WR 4 Unhas.
Lebih lanjut Prof. "Untuk menjadi dokter Islami itu bukan dipraktekkan pada saat koas, tapi mulai dipraktekkan dari sekarang, mulai dari hal-hal yang kecil sampai ke hal-hal yang besar, mulai mengucapkan basmalah ketika memeriksa pasien sampai menuntun pasien jika sakratul Maut” jelas ayahanda Prof.
Ketua Umum IMM FK Unismuh, sangat mengharapkan "Kami setelah mengikuti kegiatan ini semoga pertanyaan-pertanyaan di atas dapat terjawab oleh diri sendiri dan diimplementasikan dalam kehidupan sosial bermasyarakat,” tutup IMMawati Suci Triana Putri. (Rilis/Alifyah Nur Sekum IMM FK Unismuh).
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda