Bandung, JurnalPost.com — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Telkom University kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan sosial melalui kegiatan Pendanaan Skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendididikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025 yang berkolaborasi dengan Our Dream Indonesia (ODI). Kegiatan bertajuk “Penguatan Industri Kreatif Inklusif melalui Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Produk Kreatif Karya Disabilitas bersama Amisbudi by ODI” ini diselenggarakan di Kampus ODI, Jalan Cigadung Selatan Dalam 2 No.56B, Bandung, ( 31 Oktober 2025).
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan seluruh siswa berkebutuhan khusus ODI, para terapis, dan manajemen ODI. Setelah dibuka dengan sambutan dari pimpinan AmisBudi by ODI, Muhammad Mukhlis dan Ketua Tim Telkom University, Citra Kusuma Dewi, S.E., M.A.B., Ph.D., kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi, workshop dan uji coba produksi. Hal ini menegaskan pentingnya pemberdayaan ekonomi kreatif bagi komunitas disabilitas dalam mewujudkan kemandirian dan daya saing berkelanjutan juga membantu mempersiapkan Amisbudi by ODI untuk mempersiapkan ajang memperkenalkan karya-karya dari para siswa berkebutuhan khusus di kegiatan pameran.
“Kami ingin memastikan bahwa para siswa tidak hanya memiliki kemampuan kreatif, tetapi juga memahami bagaimana karya mereka bisa bernilai ekonomi dan menembus pasar,” ujar Citra dalam sambutannya.
Dalam kegiatan ini, turut hadir juga dua dosen FEB Telkom University lainnya, yaitu Herdiansyah Gustira Pramudia Suryono, S.T., M.E. dan Dr. Yogi Suprayogi, S.E., M.M. Keduanya juga berperan sebagai Narasumber dalam rangkaian workshop yang berlangsung sepanjang hari.
Para siswa mengikuti kelas gambar yang menjadi fondasi dari produksi karya kreatif di Amisbudi by ODI, sebuah creative workshop yang memberi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan diri sekaligus mengasah keterampilan teknis. Program ini telah membina 41 siswa aktif dengan dukungan lebih dari 40 orang karyawan.
Setelah sesi kreatif, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima peralatan produksi seperti printer DTF, mesin press, dan oven yang akan dimanfaatkan dalam proses pengembangan produk kreatif para siswa. Serah terima tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST).

Dalam sesi pelatihan inti, Herdiansyah memberikan Workshop Business Model Canvas, membimbing manajemen Amisbudi by ODI untuk memahami bagaimana bisnis kreatif dapat dirancang secara komersial namun tetap inklusif. Sementara itu, Dr. Yogi Suprayogi memberikan Workshop Digital Marketing mengenai strategi pemasaran yang efektif pada platform digital untuk memperluas jangkauan pasar karya siswa.
Melalui pendekatan pembelajaran yang Functional, Integrated, dan Teamwork, ODI selama ini telah menjadi rumah bagi anak didik dengan beragam kebutuhan khusus—mulai dari ASD, ADHD, hingga cerebral palsy—dengan fasilitas terapi, kelas vokasional, dan sistem pembelajaran yang berorientasi kemandirian.
Pihak Amisbudi by ODI menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Telkom University. Dengan peningkatan kapasitas peralatan, produksi, serta pemasaran yang lebih modern, karya kreatif siswa diharapkan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat.
Dengan kolaborasi yang menyentuh aspek kreativitas hingga bisnis, kegiatan PKM ini tidak hanya melatih kompetensi teknis namun juga mendorong tumbuhnya rasa percaya diri dan kemandirian sosial-ekonomi kalangan disabilitas.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap karya mereka mendapatkan panggung yang layak,” pungkas Citra.
Kegiatan ditutup pada sore hari dengan sesi observasi hasil produksi dan dokumentasi bersama seluruh peserta.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda