Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Pembangunan Masjid Raya Center Point of Indonesia (CPI) Mulai Dikerjakan

Pembangunan Masjid Raya Center Point of Indonesia (CPI) Mulai Dikerjakan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
16 Maret 2016, 21.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Pembangunan Masjid Raya Center Point of Indonesia (CPI) Mulai Dikerjakan

MAKASSAR, JURNALPOST.COM - Pemerintah Provinsi Sulsel, resmi memulai pembangunan Masjid Raya Center Point of Indonesia (CPI) di dalam kawasan CPI dengan luas lahan kurang lebih 1,54 hektare, Rabu (16/3).

Pembangunan Mesjid Raya CPI ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, Ketua DPRD Sulsel, M Roem, dan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, yang disaksikan oleh sejumlah unsur pimpinan daerah.

IKLAN

Pembangunan Mesjid ini hingga selesai diperkirakan akan membutuhkan dana sebesar Rp200 Miliar.

Pemkab Maros
Baca Juga

Kebijakan Anggaran Sementara Maros 2021 untuk Penanganan Dampak Covid-19

Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latief, selaku ketua tim pembangunan Mesjid, mengatakan, pada tahun ini Pemprov menyediakan alokasi anggaran dari APBD sebesar Rp 20 Miliar untuk dana awal pembangunannya. Kebutuhan sisa anggarannya akan diupayakan dari sumbangan berbagai pihak, baik unsur pemerintah daerah, masyarakat sipil, maupun swasta.

"Pembangunannya tetap jalan sambil menunggu sumbangan masuk," kata Latif usai pencanangan pembangunan masjid CPI di Makassar, Rabu (16/3).

Sejauh ini, lanjut Latief, pihaknya belum menerima satu pun sumbangan dari luar, meski sejumlah pihak diakuinya telah menyampaikan komitmennya untuk membantu.

"Sudah ada yang menjanjikan, tapi nilainya juga belum kita tahu," ujarnya.

Pemprov Sulsel Serahkan LKPD TA 2015
Baca Juga

Hingga Akhir Maret, Total Serapan Anggaran Pemprov Capai Rp853 Miliar

Latief optimistis anggaran pembangunan Mesjid ini bakal terpenuhi sesuai kebutuhan. Pemerintah maupun masyarakat diyakini akan bahu-membahu menyalurkan bantuan agar pembangunannya bisa selesai secepatnya.

Latief tidak menyebutkan secara pasti berapa lama pembangunan Mesjid ini direncanakan, tetapi iya menargetkan bangunan Mesjid sudah bisa digunakan untuk beribadah paling lambat pada tahun depan.

Bangunan Mesjid Raya CPI ini didesain oleh Walikota Bandung, Ridwan Kamil, bersama tim arsiteknya dengan gaya timur tengah yang dipadu dengan arsitektur Bugis dan Makassar.

IKLAN

Mesjid ini akan memiliki 99 kubah yang tiap dinding dan atapnya dihiasi dengan ornamen kaligrafi 99 Asmaul Husna, luar dan dalam.

Dana Desa Sulsel Naik 790 Rp Milliar
Baca Juga

Dana Desa Sulsel Anggaran 2016 Naik 790 Rp Milliar

Menurut Latief, Mesjid Raya CPI ini nantinya akan dimaksimalkan untuk berbagai kegiatan ibadah umat Muslim. Untuk shalat, baik di dalam dan luar ruangan, Mesjid ini bisa menampung lebih dari 20 ribu jamaah. Area masjid juga dibuka untuk kepentingan di luar ibadah.

"Masjid ini dibangun dengan konsep wisata religius," ujarnya.

Sebelum peletakan batu pertama, panitia sempat memutarkan testimoni Ridwan Kamil lewat tayangan video di layar screen. Ridwan mengucapkan selamat dan berharap banyak donatur yang dibukakan mata hatinya untuk membantu.

"Saya diminta oleh Pak Gubernur untuk mendesain, dan saya dengan tulus ikhlas bersama tim merancang Mesjid ini. Kami dari Bandung mendoakan warga Sulsel supaya pembangunannya bjsa selesai tepat waktu. Semoga Mesjid ini bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sulsel, dan juga bangsa Indonesia," ujar Ridwan.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, Mesjid berskala besar yang dibangun di kawasan CPI ini, diharapkan hadir sebagai simbol peradaban bangsa.

Masjid, bersama wisma negara dan fasilitas umum lainnya di kawasan CPI sebagai kawasan baru di Makassar diharap bisa menjadi tanda laju perkembangan ekonomi di Sulsel. Selain itu, dikatakannya, yang paling penting adalah bagaimana keberadaan Mesjid bisa dimaksimalkan sebagai sarana ibadah yang bermanfaat di masa depan.

Masjid merupakan bagian dari 57 hektar kawasan CPI yang dikuasai Pemerintah. 100 hektar lainnya di kawasan itu akan dimanfaatkan untuk kepentingan komersial oleh perusahaan swasta. Syahrul memastikan bahwa segala peruntukan lahan di CPI akan dimanfaatkan bagi kepentingan umum. Tanpa monopoli pihak tertentu.

"Saya pastikan tidak ada yang menyimpang atau pun korupsi," ujarnya.

Syahrul juga mengharapkan Pemkot Makassar bisa turun tangan dan membantu mewujudkan agar Mesjid dan apa yang direncanakan di kawasan CPI bisa berjalan sesuai rencana.

"CPI ini merupakan inisiasi Pak Walikota, Danny Pomanto, sebelum beliau jadi Walikota. Makanya beliau jadi Walikota untuk bisa memastikan hal yang diinisiasinya bisa terwujud. Danny harus turun tangan, terserah Danny mau dibelokkan ke kiri atau ke kanan, yang penting ini bisa terwujud dan jangan ada yang menyimpang," ungkapnya. (fo)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/pembangunan-masjid-raya-center-point-of-indonesia-cpi-mulai-dikerjakan/1646/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.59 WITA

  • #Anggaran
  • #Masjid Raya Center Point
  • #masjid CPI di Makassar

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pilihan Editor

  1. 1 Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso
  2. 2

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

  5. 5

    Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.