Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur
Mahasiswa foto bersama dosen dan pengurus Kampung Adat Segunung
Studi Independen Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Program Studi Pariwisata
JurnalPost.com - Senin (6/3/2023) studi independen di Kampung Adat Segunung, Jombang oleh mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Program Studi Pariwisata telah dilakukan pada 6 Maret sampai 12 Maret 2023 lalu. Pada kesempatan ini saya akan membahas budaya lokal warga Kampung adat segunung yang telah berhasil diubah menjadi produk wisata unggulan yaitu Wiwit kopi.
Pak Supriyo saat menjelaskan kebudayaan dari wiwit kopi
Pak Supriyo selaku koordinator bidang lingkungan dalam pengurus Kampung Adat Segunung menjelaskan bagaimana asal usul dari event wiwit kopi ini yang tanpa sadar menjadi produk wisata unggulan di Kampung Adat Segunung. Beliau menjelaskan bahwa pada awalnya hanya sebuah inisiatif membagikan undangan kopi gratis di media sosial Instagram Kampung Adat Segunung karena banyaknya warga yang berprofesi sebagai petani kebun kopi. Secara mengejutkan acara ngopi gratis ini yang berhasil mencuri perhatian instansi pemerintah dan juga swasta hingga berhasil mendatangkan banyak pengunjung sampai lebih dari 500.
Melihat keberhasilan ini, pengurus warga Kampung Adat Segunung memutuskan untuk membuat acara rutin wiwit kopi ini setiap musim panen kopi di bulan Juni. Dalam rangkaian acaranya pun tidak banyak berubah dari sebelum acara ini dikemas menjadi sebuah event. Pawai, doa bersama dan ngopi gratis selalu ada dan tidak pernah berubah karena menjadi kebudayaan warga Kampung Adat Segunung setiap panen kopi. Hanya ada tambahan berupa penampilan kesenian dari warga lokal seperti tari dan gamelan Jawa atau seperti pada tahun 2022 silam saat mendatangkan Cak Percil yang menghibur lebih dari 700 pegunjung.
Dari sebuah kebudayaan yang rutin dan normal dilakukan saat panen biji kopi, wiwit kopi saat ini berhasil menjelma menjadi produk wisata unggulan dari Kampung Adat Segunung yang diadakan setiap tahunnya. Menurut Pak Supriyo event ini berhasil menaikkan ekonomi UMKM lokal karena banyak terjadi transaksi jual beli produk-produk warga lokal. Beliau juga berharap tahun ini wiwit kopi yang rencana dilakukan bulan Juni akan kembali hadir dan semakin meriah dengan bintang tamu istimewa lagi nantinya untuk menghibur warga dan wisatawan tentunya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda