Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Essay
  3. Menemukan Ketenangan di Tengah Keramaian

Menemukan Ketenangan di Tengah Keramaian

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Maret 2024, 19.10 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Menemukan Ketenangan di Tengah Keramaian

Oleh: Audrey Anastasya Mahasiswi Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University

JurnalPost.com - Liburan pendek saat akhir pekan atau yang biasa dikenal sebagai weekend getaway memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan mahasiswa. Aktivitas ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengambil jeda dari rutinitas yang menyebabkan stress, tetapi juga menjadi waktu yang berharga untuk meremajakan pikiran dan jiwa yang sering kali terbebani oleh tekanan akademik dan sosial. Menurut Marsha D Brown, seorang psikolog klinis yang berasal dari Florida, Amerika Serikat, liburan pendek seperti weekend getaway dapat memiliki dampak yang sangat positif terhadap kesehatan mental seseorang. Hal ini terutama terjadi ketika liburan tersebut dijalani dengan benar, yaitu dengan memastikan bahwa selama berlibur, seseorang benar-benar terputus dari urusan tugas maupun kegiatan perkuliahan yang membebani.

IKLAN

Perjalanan singkat selama akhir pekan memberikan kesempatan untuk menjauh sejenak dari tekanan akademik yang menekan dan mengalihkan fokus pikiran ke hal-hal yang lebih menyenangkan. Dalam suasana yang lebih santai dan bebas dari tekanan, seseorang dapat menemukan keseimbangan kembali dalam hidupnya, meningkatkan kreativitas, dan mengurangi tingkat stress yang telah menumpuk selama periode sibuk di kampus. Ini adalah momen yang sangat dinantikan oleh banyak mahasiswa, di mana mereka bisa merasa lebih hidup, lebih bebas, dan lebih manusiawi.

Ahmad Naufal Fauzan
Baca Juga

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Tak heran jika salah satu destinasi populer bagi mahasiswa adalah mengunjungi kafe atau tempat nongkrong yang cozy dan nyaman. Dengan suasana yang tenang dan menu kopi yang lezat, kafe menjadi tempat yang ideal untuk berkumpul dengan teman-teman, menikmati secangkir kopi, dan mengobrol santai tanpa terbebani oleh tugas kuliah atau pikiran-pikiran yang mengganggu. Bagi banyak mahasiswa, momen-momen santai semacam ini adalah waktu untuk merenung, merencanakan, dan merayakan hidup di antara tekanan-tekanan yang ada.

Namun, bagi mahasiswa di kota Bogor, seringkali mencari tempat untuk bersantai atau nongkrong di kafe-kafe yang sedang populer tidaklah selalu mudah. Terutama ketika akhir pekan tiba dan jalanan kota dipadati oleh kendaraan serta orang-orang yang sedang beraktivitas, mencari tempat yang tenang dan nyaman bisa menjadi sebuah tantangan. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mencari alternatif tempat nongkrong yang tidak hanya nyaman, tetapi juga terbebas dari keramaian dan kemacetan yang bisa mengganggu kenyamanan.

IKLAN

Dalam mencari solusi untuk menikmati waktu santai tanpa terganggu oleh hiruk pikuk kota, Kuku Riku House muncul sebagai pilihan yang menarik. Terletak di Perumahan Ciomas Permai, tempat ini menawarkan suasana yang unik dan tenang yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk kota. Meskipun perjalanan menuju tempat ini seringkali diwarnai dengan kemacetan akhir pekan, namun kesempatan untuk menikmati suasana yang istimewa di dalamnya tidaklah terlupakan. Kuku Riku House menawarkan konsep yang istimewa dengan menggabungkan sentuhan Ghibli dalam suasana yang nyaman dan tenang. Konsep yang dihadirkan oleh tempat ini menciptakan suasana yang sangat ideal bagi para mahasiswa yang ingin melarikan diri sejenak dari kepenatan akademik dan hiruk pikuk kota.

Perjalanan menuju Kuku Riku House pada akhir pekan benar-benar menjadi sebuah petualangan yang menguji kesabaran. Bersama dengan teman-teman penulis, kami memutuskan untuk melarikan diri sejenak dari kepenatan akademik dan hiruk pikuk kota dengan mengunjungi tempat ini. Namun, siapa sangka, perjalanan yang seharusnya membawa kami menuju ketenangan justru diawali dengan kemacetan yang tak terduga. Tetesan air hujan mengalir perlahan-lahan, menciptakan irama monoton yang berpadu dengan deru mesin mobil. Awan kelabu yang mendung menyelimuti langit, menambah kesan muram di sepanjang perjalanan.

Mahasiswa melakukan transaksi mandiri menggunakan QRIS dan kotak pembayaran tunai di Kantin Kejujuran kampus.
Baca Juga

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Duduk di kursi pengemudi, penulis memandang jalanan yang semakin lama semakin terlihat samar di tengah gerimis yang turun deras. Suara gemuruh hujan sesekali terdengar di antara hiruk pikuk klakson kendaraan di sekitar kami, menyatu dengan irama lagu yang terputar di radio. Kemacetan yang biasa sudah terasa semakin parah karena genangan air yang terbentuk di sepanjang jalan. Mobil-mobil di depan kami bergerak dengan lambat, sesekali terhenti sejenak karena arus lalu lintas yang tak kunjung lancar. Jarak pandang menjadi semakin terbatas oleh kabut tipis yang membentang di depan kami. Tetapi meskipun terjebak dalam kemacetan yang tak terelakkan, kami tetap berusaha menjaga semangat dan kebersamaan. Kami berbagi cerita, tertawa, dan saling menghibur satu sama lain di dalam mobil, mencoba melupakan sejenak keadaan di luar sana yang semakin memburuk.

Waktu berlalu dengan lambat, namun akhirnya kami tiba di Perumahan Ciomas Permai, tempat di mana Kuku Riku House berada. Hujan masih turun dengan lebat saat kami keluar dari mobil dan berlari menuju pintu masuk. Tetapi rasa lega dan kegembiraan melihat tujuan akhir perjalanan kami membuat semua kesusahan selama perjalanan terasa seolah lenyap seketika. Ketika kami memasuki Kuku Riku House, aroma hangat teh dan suasana Ghibli yang khas menyambut kedatangan kami. Suara hujan yang mengetuk-ngetuk jendela di luar menjadi latar belakang yang sempurna bagi momen ketenangan dan kebahagiaan yang kami rasakan di dalam. Meskipun perjalanan menuju Kuku Riku House diwarnai oleh hujan dan kemacetan yang melelahkan, namun pengalaman yang kami dapatkan di tempat ini jauh lebih berharga dari segalanya. Bagi kami, perjalanan ini menjadi sebuah petualangan yang penuh kenangan yang akan kami simpan selamanya.

Tiba di Kuku Riku House, kami tidak hanya menikmati suasana yang tenang dan nyaman, tetapi juga bertemu dengan orang-orang yang memiliki cerita serupa. Salah satunya adalah Rike, seorang pengunjung dari Jakarta yang jauh-jauh datang untuk menikmati ketenangan di sini. “Sejujurnya, saya jauh-jauh kesini karena tempatnya sempat viral di TikTok dan saya suka Ghibli, jadi nyempetin banget deh buat kesini walaupun perjalanan Jakarta-Bogor saat weekend macetnya minta ampun. Tapi menurut saya, worth it sih, terbayarkan sama tempatnya. Cuacanya juga mendukung.”

Liburan pendek seperti weekend getaway memiliki dampak yang sangat positif bagi mahasiswa yang ingin meremajakan pikiran dan jiwa mereka. Meskipun terkadang diwarnai dengan tantangan seperti kemacetan dan cuaca yang tidak menentu, pengalaman dan kenangan yang didapatkan di tempat-tempat seperti Kuku Riku House sangatlah berharga dan akan selalu diingat dengan senang hati.

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
Baca Juga

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/menemukan-ketenangan-di-tengah-keramaian/65699/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

Mengurangi Risiko Penggunaan Plastik Kresek Hitam pada Pedagang Kuliner Lokal

Jika Bisa Mengulang Hidup, Akankah Kita Memilih Jalan yang Sama?

Moral Dialektika sebagai Ruang Kontemplasi Gerakan Intelektual Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Pilihan Editor

  1. 1 Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi
  2. 2

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. 3

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  4. 4

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  5. 5

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.