Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa Untirta Ajak Warga Pontang Tanam Pakcoy Hidroponik Pakai Botol Bekas Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Mahasiswa Untirta Ajak Warga Pontang Tanam Pakcoy Hidroponik Pakai Botol Bekas Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
08 Juni 2026, 02.25 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Pakcoy Hidroponik
Foto bersama setelah kegiatan penyuluhan dan praktik hidroponik pakcoy

Penulis : Sipani Auliya Optapiani Program Studi Agribisnis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Serang, JurnalPost.com - Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar penyuluhan sekaligus praktik hidroponik pakcoy dengan memanfaatkan botol plastik bekas di Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 5 Juni 2026.

IKLAN

Kegiatan yang diinisiasi Sipani Auliya Optapiani dari Program Studi Agribisnis Untirta ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah plastik sekaligus pemanfaatan lahan terbatas untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Ampel
Baca Juga

Ketahanan Pangan Berbasis Gang Sempit, Catatan Oase Hijau dari Ampel

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak melihat botol plastik bekas bukan hanya sebagai limbah, tetapi juga sebagai bahan yang bisa dimanfaatkan kembali. Salah satunya sebagai media tanam hidroponik sederhana untuk menanam sayuran, seperti pakcoy.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai persoalan sampah plastik yang masih kerap ditemukan di lingkungan sekitar. Berdasarkan hasil observasi sebelumnya, masih banyak botol plastik bekas yang berserakan di sejumlah titik di Kecamatan Pontang.

Mahasiswa kemudian menjelaskan dampak negatif membuang sampah sembarangan terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Warga juga diberi pemahaman bahwa sampah plastik dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang hidroponik sederhana. Peserta mendapat penjelasan mengenai pengertian hidroponik, manfaat botol plastik bekas sebagai media tanam, hingga jenis tanaman yang cocok dibudidayakan dengan metode tersebut.

Untag Surabaya
Baca Juga

Mahasiswa Untag Surabaya Edukasi Warga Ampel Budidaya Hidroponik di Lahan Sempit

Hidroponik disebut dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menanam sayuran tetapi memiliki keterbatasan lahan. Selain membantu mengurangi sampah plastik, cara ini juga dinilai dapat mendukung ketersediaan pangan keluarga melalui budidaya sayuran secara mandiri.

Peserta kemudian mengikuti praktik langsung pembuatan hidroponik pakcoy menggunakan botol plastik bekas. Mahasiswa memperkenalkan alat dan bahan yang dibutuhkan, mulai dari botol plastik bekas, paku atau solder, gunting atau cutter, kain flanel, rockwool, benih pakcoy, air bersih, hingga larutan nutrisi AB Mix.

IKLAN

Foto praktik pembuatan hidroponik pakcoy bersama mahasiswa dan masyarakat

Dalam praktik tersebut, mahasiswa memperagakan tahapan pembuatan media tanam. Prosesnya dimulai dari memotong botol, membuat lubang untuk pemasangan kain flanel, hingga menempatkan rockwool dan bibit pakcoy pada wadah yang sudah disiapkan.

Mahasiswa KKN UNMER
Baca Juga

Mahasiswa KKN UNMER Kelompok 13 Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Hidroponik di Dusun Petungpapak

Warga yang hadir tampak antusias memperhatikan setiap tahapan. Mereka juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung mengenai cara perawatan dan proses budi daya pakcoy secara hidroponik.

Salah satu peserta, Rohani, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan baru mengetahui bahwa botol plastik bekas dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan metode hidroponik.

"Saya baru mengetahui bahwa botol plastik bekas dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran secara hidroponik. Selama ini saya tertarik mencoba menanam sayuran dengan metode hidroponik, tetapi terkendala biaya dan keterbatasan lahan. Setelah mengikuti kegiatan ini, saya jadi lebih termotivasi untuk mencobanya di rumah," ujar Rohani.

Pada akhir kegiatan, peserta penyuluhan mendapatkan alat dan bahan untuk mencoba kembali praktik hidroponik di rumah. Beberapa bahan yang dibagikan antara lain botol plastik bekas, benih pakcoy, rockwool, kain flanel, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Pembagian alat dan bahan tersebut diharapkan dapat mendorong warga untuk mempraktikkan hidroponik secara mandiri. Dengan begitu, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis. Selain meningkatkan kesadaran soal pengelolaan sampah plastik, warga juga mendapat alternatif untuk memanfaatkan lahan sempit agar lebih produktif.

Melalui hidroponik pakcoy sederhana, masyarakat diharapkan dapat memperoleh sayuran segar secara mandiri. Cara ini juga dinilai bisa membantu menekan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan.

Mahasiswa berharap praktik hidroponik sederhana ini terus dikembangkan di lingkungan rumah warga. Pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam diharapkan menjadi langkah kecil yang berdampak bagi kebersihan lingkungan sekaligus ketahanan pangan keluarga.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-untirta-ajak-warga-pontang-tanam-pakcoy-hidroponik-pakai-botol-bekas-untuk-mendukung-ketahanan-pangan-rumah-tangga/94160/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.22 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Hidroponik
  • #Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan
  2. 2

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  5. 5

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.