JurnalPost.com - Program Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang kembali memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, kelompok mahasiswa yang beranggotakan empat orang melaksanakan kegiatan di Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Fokus kegiatan adalah membantu pelaku UMKM desa setempat melalui program unggulan berupa pembuatan katalog digital atau etalase desa. Program ini menjadi salah satu terobosan untuk meningkatkan pemasaran produk lokal di era digital.
Kegiatan PMM ini dilaksanakan dengan bimbingan dosen pendamping, Ir. Shanty Kusuma Dewi, ST., MT. Beliau menekankan bahwa program yang dirancang harus mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa. Mahasiswa didorong untuk memberikan sosialisasi singkat dan mendampingi secara intensif agar UMKM benar-benar bisa mengoptimalkan katalog digital tersebut. Pendekatan yang digunakan pun mengedepankan edukasi langsung serta praktik penggunaan teknologi sederhana.
Desa Sumberagung dipilih karena memiliki banyak potensi UMKM yang belum maksimal dalam pemasaran. Sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut atau penjualan di pasar lokal. Kondisi ini membuat jangkauan pasar menjadi terbatas, padahal produk yang dihasilkan cukup beragam dan memiliki kualitas bersaing. Dengan adanya katalog digital, mahasiswa berharap jangkauan pemasaran UMKM desa dapat lebih luas hingga menjangkau konsumen di luar daerah.
Program katalog digital yang dibuat mahasiswa ini dirancang menyerupai etalase online. Setiap pelaku UMKM dapat menampilkan produk beserta deskripsi dan informasi kontak secara mudah. Sistem ini diintegrasikan dengan QR Code yang bisa dipindai langsung oleh pembeli untuk melihat katalog secara online. Metode ini dipilih agar lebih praktis sekaligus menyesuaikan dengan tren pemasaran digital yang semakin berkembang.
Pelaksanaan program juga melibatkan pelatihan intensif. Mahasiswa memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM mengenai cara menggunakan katalog tersebut. Selain itu, mereka juga diajarkan strategi pemasaran online sederhana, seperti membagikan link katalog di media sosial atau grup WhatsApp. Dengan begitu, katalog digital benar-benar dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan konsumen.
Antusiasme masyarakat Desa Sumberagung terhadap program ini cukup tinggi. Para pelaku UMKM menyambut baik adanya inovasi yang dihadirkan mahasiswa UMM. Mereka merasa terbantu karena katalog digital mampu memberikan sarana promosi yang lebih modern tanpa biaya besar. Bahkan, beberapa pelaku usaha langsung mempraktikkan penggunaan QR Code untuk mengenalkan produk mereka ke pembeli baru.
Selain membantu UMKM, program ini memiliki nilai edukatif bagi mahasiswa yang terlibat. Mereka merasakan langsung dinamika dan tantangan di lapangan. Interaksi dengan pelaku usaha kecil membuka wawasan baru mengenai pentingnya inovasi digital di sektor ekonomi desa. Hal ini sejalan dengan tujuan PMM UMM, yaitu mencetak mahasiswa yang peduli dan mampu berkontribusi pada masyarakat.
Menurut dosen pembimbing, keberhasilan program ini diukur dari output berupa katalog digital juga dari perubahan pola pikir masyarakat. Jika masyarakat desa mulai terbiasa dengan penggunaan teknologi dalam pemasaran, maka akan tercipta kemandirian dan daya saing ekonomi. Mahasiswa diminta untuk terus memberikan pendampingan hingga program benar-benar berjalan optimal. Langkah ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antara kampus dan masyarakat bisa menghasilkan dampak positif.
Ke depan, diharapkan katalog digital Desa Sumberagung bisa terus diperbarui dan dikelola oleh warga sendiri. Mahasiswa UMM yang sudah memberikan dasar-dasar pemahaman berharap ada kader lokal yang dapat melanjutkan pendampingan. Dengan begitu, program ini bisa menjadi sistem berkelanjutan yang mendukung UMKM desa. Hal ini selaras dengan semangat pemberdayaan masyarakat yang diusung oleh Universitas Muhammadiyah Malang.
Kegiatan PMM UMM di Desa Sumberagung membuktikan bahwa inovasi sederhana mampu memberikan dampak signifikan. Dengan dukungan katalog digital, UMKM lokal kini memiliki sarana promosi yang lebih luas dan modern. Mahasiswa berharap, program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Blitar maupun daerah lain. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana sinergi antara kampus dan masyarakat bisa berkontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian desa.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda