Malang, JurnalPost.com - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktiku Negeri berhasil melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di kawasan KHDTK Pujon Hill, Kabupaten Malang. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembudidayaan Tanaman Sereh di Pujon Hill dan Inovasi Pengolahan Ekstrak Sereh di KHDTK sebagai Produk Bernilai Ekonomis.”
Program ini diinisiasi oleh empat mahasiswa, yakni Amelia Syafarani, Dara Ayu Suryani, Muhammad Asyhar Ajining Kusumo, dan Dhara Atika Maharani, dengan bimbingan dosen Universitas Muhammadiyah Malang. Melalui kegiatan ini, tim berfokus pada pemanfaatan tanaman sereh tua yang sebelumnya belum dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi seperti karbol alami berbahan dasar ekstrak sereh.
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknik penyulingan minyak sereh, pembuatan karbol alami, hingga pengemasan dan promosi produk. Program ini juga menggandeng warga setempat dan kelompok petani lokal sebagai mitra utama dalam setiap tahap kegiatan.
Menurut seluruh anggota tim ini, program yang kami jalankan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi tanaman sereh yang tumbuh subur di wilayah tersebut.
“Selama ini banyak tanaman sereh yang dibiarkan tumbuh tanpa diolah. Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa sereh bisa diolah menjadi produk rumah tangga ramah lingkungan yang bernilai jual,” ujar tim ini.

Warga tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari proses pemanenan sereh, penyulingan minyak atsiri, hingga pembuatan karbol berbahan dasar minyak sereh. Selain memberikan manfaat lingkungan dengan mengurangi limbah pertanian, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Bendosari.
Dosen pembimbing PMM juga menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata implementasi ilmu pengetahuan di masyarakat serta mendorong mahasiswa agar berperan aktif dalam pembangunan desa.
Sebagai tindak lanjut, tim PMM UMM merekomendasikan pembentukan kelompok usaha kecil berbasis pengolahan tanaman sereh, agar kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan. Selain itu, produk karbol sereh hasil inovasi mahasiswa dan warga rencananya akan dipasarkan melalui media sosial dan program BUMDes.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMM menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memberikan pengalaman lapangan, tetapi juga menghadirkan inovasi nyata yang mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda