Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa KKN 43 Unimus Dorong UMKM Desa Jeketro Naik Kelas Lewat Branding dan Digitalisasi

Mahasiswa KKN 43 Unimus Dorong UMKM Desa Jeketro Naik Kelas Lewat Branding dan Digitalisasi

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
02 September 2026, 11.59 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Mahasiswa KKN Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah
Mahasiswa KKN Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) bersama pelaku UMKM Mie Ayam Sido Mampir di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, usai melakukan pendampingan branding dan pembenahan tampilan usaha. (Foto: Dokumentasi KKN 43 Unimus)

Grobogan, JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menghadirkan sejumlah program untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Dalam pelaksanaan KKN yang berlangsung sejak 29 Juli hingga 27 Agustus 2026, mahasiswa mengusung program Optimalisasi Digitalisasi dan Branding UMKM Desa Jeketro. Program tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha lokal memiliki identitas usaha yang lebih kuat sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi.

IKLAN

Program branding UMKM dilaksanakan secara intensif pada pekan ketiga dan keempat masa KKN. Kegiatannya mencakup pembuatan media promosi, pembenahan tampilan tempat usaha, produksi konten digital, hingga pembuatan titik lokasi usaha di Google Maps.

Dari Warung ke Ponsel
Baca Juga

Dari Warung ke Ponsel: Legalitas Sudah 80 Persen, tetapi Mengapa UMKM Bogor Belum Piawai Berjualan Digital?

Salah satu mahasiswa KKN 43 Unimus, Mukhlis Ahmad Fadhillah, mengatakan program tersebut dirancang agar manfaat kegiatan KKN tidak hanya dirasakan selama mahasiswa berada di desa, tetapi juga dapat terus digunakan oleh masyarakat setelah program berakhir.

“Kami ingin membantu UMKM di Desa Jeketro bukan hanya dari sisi tampilan usaha, tetapi juga bagaimana mereka bisa lebih mudah dikenal melalui media digital. Harapannya, setelah KKN selesai, media promosi, titik Google Maps, maupun pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan tetap bisa dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri,” ujar Mukhlis.

Hadirkan Identitas Baru bagi UMKM Desa Jeketro

Salah satu langkah yang dilakukan mahasiswa KKN 43 Unimus adalah memberikan media promosi berupa MMT kepada lima UMKM di Desa Jeketro.

Media tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi usaha, tetapi juga menjadi bagian dari identitas visual yang dapat membantu masyarakat maupun calon konsumen mengenali usaha dengan lebih mudah.

Pendampingan dan Penyerahan QRIS
Baca Juga

“GEMA QRIS”, Aksi Mandiri Mahasiswa KKN UNY Dorong UMKM Kedundang III Go Digital dan Dukung SDG 8

Bagi UMKM yang sebelumnya belum memiliki papan promosi yang memadai, keberadaan MMT diharapkan dapat membuat tempat usaha lebih mudah ditemukan sekaligus memberikan tampilan yang lebih profesional.

Tidak berhenti pada penyediaan media promosi, mahasiswa juga melakukan renovasi ringan melalui pengecatan ulang terhadap dua tempat usaha, yakni Mie Ayam Sido Mampir dan Warung Numani.

Proses pengecatan dilakukan bersama pemilik usaha sebagai bentuk gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat. Pembenahan tersebut diarahkan untuk menciptakan tempat usaha yang terlihat lebih bersih, nyaman, serta menarik bagi konsumen.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga ingin menunjukkan bahwa branding sebuah usaha tidak hanya berkaitan dengan logo atau promosi di media sosial, tetapi dapat dimulai dari tampilan fisik tempat usaha yang memberikan kesan pertama kepada pelanggan.

KKN UNIMUS
Baca Juga

KKN UNIMUS Gelar GELORA LITERASI, Dorong Minat Baca dan Kreativitas Anak Desa Sumurgede

Mukhlis menjelaskan bahwa proses pendampingan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM.

“Setiap UMKM punya karakter dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami mencoba menyesuaikan bentuk branding yang diberikan agar sederhana, mudah digunakan, dan benar-benar bermanfaat bagi pemilik usaha,” tambahnya.

Perluas Promosi UMKM Lewat Konten Digital

Selain memperkuat identitas visual secara langsung, mahasiswa KKN 43 Unimus turut membantu pelaku UMKM memasuki ruang promosi digital.

Tim KKN memproduksi video branding yang menampilkan profil, produk, serta keunikan masing-masing usaha. Konten tersebut dirancang untuk dipublikasikan melalui berbagai platform media sosial sehingga jangkauan promosi UMKM tidak hanya terbatas pada masyarakat Desa Jeketro dan sekitarnya.

Melalui konten digital, produk UMKM memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada calon konsumen dari wilayah yang lebih luas.

Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk dengan biaya relatif terjangkau. Konten visual yang menarik juga dapat membantu calon konsumen memperoleh gambaran mengenai produk sebelum melakukan pembelian.

Mahasiswa KKN 43 Unimus juga membantu membuat titik lokasi digital bagi UMKM melalui Google Maps.

IKLAN

Keberadaan titik lokasi tersebut membuat konsumen dapat lebih mudah mencari dan menemukan tempat usaha melalui telepon seluler. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan UMKM Desa Jeketro dalam ekosistem digital.

KKN Unimus UMKM
Mahasiswa KKN Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berfoto bersama peserta usai kegiatan Pelatihan Digitalisasi Desa Jeketro di Balai Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Rabu (19/8/2026). (Foto: Dokumentasi KKN 43 Unimus)

Gelar Pelatihan Digitalisasi Desa Jeketro

Pendampingan terhadap UMKM kemudian dilengkapi dengan kegiatan Pelatihan Digitalisasi Desa Jeketro yang diselenggarakan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Jeketro mulai pukul 18.00 WIB dan diikuti sekitar 20 peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Peserta terdiri atas pelaku UMKM, anggota PKK, Karang Taruna, serta unsur Pemerintah Desa Jeketro.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat pelatihan. Teknologi digital tidak hanya dapat digunakan untuk memasarkan produk, tetapi juga mendukung kegiatan organisasi dan penyebaran informasi di lingkungan desa.

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan sejumlah platform digital, yakni Canva, Linktree, dan Google Merchant.

Peserta diperkenalkan dengan Canva sebagai aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk membuat berbagai desain sederhana, mulai dari poster, materi promosi, katalog produk, hingga konten informasi untuk media sosial.

Selanjutnya, mahasiswa memberikan pengenalan mengenai Linktree sebagai sarana untuk menggabungkan berbagai tautan penting dalam satu halaman.

Bagi pelaku UMKM, Linktree dapat digunakan untuk menghubungkan berbagai kanal informasi, seperti akun media sosial, nomor kontak, katalog produk, hingga saluran pemesanan sehingga lebih mudah diakses konsumen.

Peserta juga memperoleh pengenalan mengenai Google Merchant sebagai salah satu layanan digital yang dapat membantu pelaku usaha memperkuat keberadaan produk mereka dalam ekosistem Google.

Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana agar dapat dipahami oleh peserta dengan tingkat penguasaan teknologi yang berbeda-beda.

Dorong Masyarakat Lebih Adaptif terhadap Teknologi

Melalui rangkaian program tersebut, mahasiswa KKN 43 Unimus berharap masyarakat Desa Jeketro, khususnya pelaku UMKM, semakin terbiasa memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan usaha.

Digitalisasi dinilai tidak sekadar berkaitan dengan penggunaan media sosial. Lebih jauh, digitalisasi juga mencakup kemampuan membangun identitas usaha, menyediakan informasi yang mudah ditemukan konsumen, serta mempresentasikan produk dengan tampilan yang menarik.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat Desa Jeketro.

Kehadiran papan promosi, pembenahan tempat usaha, produksi konten video, pembuatan titik lokasi Google Maps, serta pelatihan pemanfaatan platform digital diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Mahasiswa berharap fasilitas maupun pengetahuan yang telah diberikan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan pemerintah desa, Desa Jeketro diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi produk lokal untuk dikenal masyarakat luas.

Program kerja Optimalisasi Digitalisasi dan Branding UMKM Desa Jeketro dilaksanakan oleh KKN-PPM Kelompok 43 Universitas Muhammadiyah Semarang pada Juli–Agustus 2026.

Tim KKN 43 Unimus: Mukhlis Ahmad Fadhillah, Esti Afna Amelia, Jesika Diah Ayu Safitri, Hidayatul Hasanah, Herawati Agustine, Ayu Sayidatul Islamiah, Excel Oka Jonanta, Sinta Meylani Putri, Kukuh Agil Wibowo, Nanda Nur Saputra, Silma Najmi Nurlatifah, dan Betania Elysia Hasna.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-kkn-43-unimus-dorong-umkm-desa-jeketro-naik-kelas/97540/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Branding UMKM
  • #Digitalisasi UMKM
  • #KKN Unimus
  • #Kabupaten Grobogan
  • #Kuliah Kerja Nyata
  • #UMKM Desa Jeketro
  • #Unimus

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  3. 3

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  4. 4

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  5. 5

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.