Gowa, JurnalPost.com — Sejumlah mahasiswa melaksanakan kegiatan pendampingan manajemen finansial digital bagi UMKM Kopi Kreasi di Jl. Kacong Dg. Lalang, Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kegiatan bertajuk “Pendampingan Manajemen Finansial Menggunakan Google Spreadsheet dan Edukasi Keamanan Literasi Keuangan Digital untuk Kemajuan UMKM Kopi Kreasi” ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang rapi, praktis, dan aman di era digital.
Pendampingan tersebut dilaksanakan oleh delapan mahasiswa yang diketuai Norman Chandra. Adapun anggota tim terdiri atas Samuel Dave Efrata, Christian Paul Gosal, Jonathan Christian Chandra, Wesley Kusuma Djie, Kevin Horis, Rafael Jonathan Matulatan, dan Regan Florentino Welelang. Kegiatan ini turut didampingi dosen pembimbing Yuyun Karystin Meilisa Suade, S.M., M.M., CPSP®.
Program ini hadir sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu pelaku UMKM menghadapi tantangan pengelolaan keuangan. Berdasarkan hasil observasi, UMKM Kopi Kreasi selama ini masih melakukan pencatatan keuangan secara manual menggunakan buku. Cara tersebut dinilai kurang efektif karena berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan serta menyulitkan proses pengecekan data transaksi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pentingnya literasi keuangan digital. Tim juga membantu mitra menyusun database keuangan menggunakan Google Spreadsheet agar pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan rekapitulasi transaksi usaha dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan efisien.
Tidak hanya berfokus pada pencatatan keuangan, kegiatan ini juga memberikan edukasi terkait keamanan keuangan digital. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kerahasiaan data finansial, penggunaan kata sandi yang aman, kewaspadaan terhadap penipuan digital, serta pengelolaan akses data keuangan secara bijak.
Owner UMKM Kopi Kreasi, Muhammad Rahman Almunawir, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan tersebut. Ia menilai digitalisasi pencatatan keuangan menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan usaha.
“Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama dalam memahami cara pencatatan keuangan yang lebih rapi dan praktis menggunakan sistem digital. Sebelumnya kami masih mencatat secara manual di buku, sehingga terkadang sulit melakukan pengecekan kembali data transaksi. Dengan adanya pendampingan ini, kami menjadi lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang terstruktur dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, ketua tim pengusul, Norman Chandra, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM Kopi Kreasi lebih siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam pengelolaan finansial usaha.
“Kami berharap pendampingan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi UMKM Kopi Kreasi, tidak hanya dalam penggunaan Google Spreadsheet sebagai alat pencatatan keuangan, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran mengenai keamanan literasi keuangan digital. Kami ingin UMKM dapat berkembang dengan sistem pengelolaan yang lebih efektif, efisien, dan aman,” jelas Norman.
Melalui pendampingan ini, UMKM Kopi Kreasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas manajemen keuangan usaha. Dengan sistem pencatatan yang lebih tertata dan aman, pengelolaan bisnis diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di era digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda