Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

  2. Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  4. PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  5. Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Laporan Pengawas AS Ungkap Dampak Perang Iran: Stok Senjata Menipis, Pangkalan Rusak

Laporan Pengawas AS Ungkap Dampak Perang Iran: Stok Senjata Menipis, Pangkalan Rusak

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
16 September 2026, 10.15 WITA Editor: Rina Maharani
5 menit baca
gedung Capitol di Washington DC
Foto yang diabadikan pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan rambu berhenti dengan latar belakang gedung Capitol di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Rui)

Washington, JurnalPost.com — Perang Amerika Serikat dengan Iran mulai menunjukkan dampak besar terhadap kemampuan militer Washington. Laporan terbaru lembaga pengawas pemerintah AS mengungkap konflik tersebut tidak hanya menguras anggaran puluhan miliar dolar, tetapi juga menekan persediaan senjata canggih serta menyebabkan kerusakan pada pangkalan militer, pesawat, drone, hingga fasilitas diplomatik AS di Timur Tengah.

Laporan pertama mengenai Operation Epic Fury itu dirilis Office of Inspector General pada 14 September 2026. Dokumen tersebut merupakan laporan pengawasan resmi pertama mengenai operasi AS terkait perang Iran dan mencakup perkembangan hingga 30 Juni 2026.

IKLAN

Salah satu temuan yang mendapat perhatian adalah tekanan terhadap persediaan amunisi strategis Amerika Serikat. Konflik berkepanjangan disebut telah menguras sejumlah persenjataan berteknologi tinggi sekaligus memperlihatkan keterbatasan kapasitas industri pertahanan dalam mengganti amunisi yang telah digunakan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Baca Juga

Trump Pertimbangkan Serangan Besar ke Iran, Akan Bertemu Pemimpin Enam Negara Teluk

Perang dengan Iran telah menyebabkan kekurangan pada persediaan strategis dan memperlihatkan hambatan pada basis industri dalam mengisi kembali amunisi.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sejumlah persenjataan presisi membutuhkan proses produksi yang panjang. Laporan lain dari Congressional Budget Office (CBO) bahkan memperkirakan pemulihan sejumlah persediaan rudal presisi jarak jauh dapat membutuhkan waktu bertahun-tahun. Pentagon, di sisi lain, tetap menyatakan kesiapan militer AS masih terjaga.

Ratusan Bangunan di Pangkalan AS Terdampak

Kerusakan akibat serangan Iran juga dilaporkan meluas ke jaringan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Serangan terhadap fasilitas AS dilaporkan merusak atau menghancurkan ratusan bangunan dan struktur lain yang berada di pangkalan Amerika di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania.

melintasi jalan di Teheran
Baca Juga

Iran Peringatkan Negara yang Ikut Perang Ekonomi AS, Selat Hormuz Jadi Sorotan

Besarnya tekanan terhadap fasilitas di kawasan tersebut bahkan memaksa militer AS menyesuaikan sebagian jalur logistik dan menggunakan lokasi yang lebih jauh untuk mendukung operasinya.

Pesawat dan sistem udara nirawak juga terdampak. Associated Press, mengutip laporan pengawas tersebut, menyebut hingga sekitar 30 drone MQ-9 Reaper serta tujuh pesawat pengisian bahan bakar KC-135 termasuk di antara aset yang rusak atau hilang selama konflik.

Kerugian tersebut menjadi signifikan mengingat MQ-9 merupakan salah satu platform utama militer AS untuk operasi pengawasan dan serangan jarak jauh.

Biaya Perang Capai Puluhan Miliar Dolar

Dampak perang juga terasa pada anggaran pemerintah Amerika Serikat.

Edis TV
Baca Juga

Mengenal Edis TV, dari Arena Debat Facebook hingga Memilih Tinggal di Amerika Serikat

Pete Hegseth sebelumnya menyampaikan kepada Kongres bahwa biaya perang Iran telah mencapai sekitar 37,5 miliar dolar AS pada akhir Juli 2026.

Perhitungan terbaru dari Congressional Budget Office kemudian memperkirakan pengeluaran Departemen Pertahanan AS terkait perang telah melampaui 38 miliar dolar AS hingga 1 Agustus 2026. Jika konflik berlanjut dengan intensitas yang sama, biaya tambahan diperkirakan dapat mencapai sekitar 3 miliar dolar AS setiap bulan.

IKLAN

Angka tersebut terutama berkaitan dengan penggunaan dan penggantian amunisi, peralatan militer, serta biaya operasi. Nilainya belum sepenuhnya menggambarkan konsekuensi jangka panjang seperti perawatan personel maupun sejumlah pengeluaran lain setelah konflik.

Fasilitas Diplomatik AS Ikut Rusak

Kerusakan tidak hanya dialami fasilitas militer.

Sejumlah kantor dan kompleks diplomatik Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah turut menjadi sasaran atau terkena dampak serangan selama perang.

Fasilitas diplomatik AS di Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab termasuk yang mengalami kerusakan paling berat.

Nilai kerusakan fisik terhadap fasilitas diplomatik tersebut diperkirakan mencapai 184 juta dolar AS. Pemerintah AS juga harus mengeluarkan biaya besar untuk respons darurat dan evakuasi warga serta personel dari kawasan terdampak.

Sekitar 9.000 warga Amerika dilaporkan telah dipindahkan dari sejumlah wilayah terdampak melalui kombinasi penerbangan, perjalanan darat, dan jalur laut.

Laporan tersebut memberikan gambaran lebih rinci mengenai konsekuensi perang yang sebelumnya lebih banyak terlihat melalui serangan udara dan perkembangan pertempuran di lapangan.

Tekanan terhadap Kesiapan Militer AS

Persoalan persediaan senjata menjadi salah satu aspek yang kini mendapat sorotan karena konflik Iran berlangsung ketika Amerika Serikat juga mempertahankan komitmen militernya di sejumlah kawasan lain.

Penggunaan rudal, sistem pertahanan udara, drone, dan amunisi presisi dalam jumlah besar dapat menimbulkan kebutuhan pengadaan baru yang tidak selalu dapat dipenuhi dengan cepat.

Laporan pengawas Pentagon menilai kondisi tersebut memperlihatkan persoalan pada kapasitas industri pertahanan AS untuk menggantikan persenjataan dengan kecepatan yang sebanding dengan penggunaannya selama perang.

Meski demikian, pemerintah dan Pentagon tetap menyatakan militer Amerika Serikat memiliki kemampuan untuk menjalankan operasinya.

Perang AS-Iran sendiri telah memasuki bulan ketujuh pada September 2026. Selain berdampak terhadap militer kedua pihak, konflik tersebut turut mengganggu perdagangan dan pengiriman energi di kawasan Teluk, termasuk sekitar Selat Hormuz, serta memberikan tekanan terhadap harga energi global.

Laporan Operation Epic Fury menjadi salah satu penilaian resmi paling rinci sejauh ini mengenai dampak konflik terhadap Amerika Serikat. Selain menunjukkan besarnya biaya finansial, laporan tersebut memperlihatkan bahwa perang juga menimbulkan tekanan terhadap persediaan senjata, infrastruktur militer, aset udara, dan jaringan diplomatik Washington di Timur Tengah.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/laporan-pengawas-as-ungkap-dampak-perang-iran-stok-senjata-menipis-pangkalan-rusak/97702/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 14.02 WITA

  • #Amerika Serikat
  • #Pentagon
  • #Timur Tengah
  • #anggaran pertahanan
  • #militer AS
  • #perang Iran
  • #senjata strategis

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

Pengangguran Pemuda Berpendidikan Tinggi di Sri Lanka Capai 43 Persen, Tertinggi di Asia

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan
  2. 2

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

  3. 3

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  4. 4

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.