Surabaya, JurnalPost.com - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menutup rangkaian kegiatan mata kuliah Broadcast Journalism dengan melaksanakan kegiatan Final Project Screening di C2O Library & Collabtive, Jalan Doktor Cipto No.22 Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa semester 5, merupakan puncak dari mata kuliah praktikum yang menekankan penerapan langsung teori jurnalistik dalam bentuk produksi tayangan berita televisi. Dalam proyek akhir ini, mahasiswa diwajibkan untuk memproduksi satu tayangan news bulletin secara profesional, mulai dari tahap riset, peliputan di lapangan, penulisan naskah, hingga penyuntingan dan penyiaran.
Pada kegiatan ini, mahasiswa menayangkan news bulletin yang terdiri dari satu berita utama tentang Makam Peneleh di Surabaya, serta berita pendukung bertemakan kuliner, wisata, dan fenomena sosial. Berita utama mengangkat sisi historis dan nilai kultural dari Makam Peneleh, sebagai salah satu situs bersejarah tertua di Surabaya yang menyimpan kisah perjalanan pada masa kolonial. Melalui liputan tersebut, mahasiswa berupaya menghidupkan kembali kesadaran akan pentingnya pelestarian situs bersejarah sebagai bagian dari identitas kota.
Sementara itu, berita pendukung lainnya menghadirkan ragam topik yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari rekomendasi kuliner khas Surabaya, potensi wisata lokal, hingga isu sosial yang tengah berkembang. Seluruh segmen dikemas dalam satu rangkaian tayangan yang utuh, layaknya program berita televisi profesional, dengan penampilan news anchor dan reporter on field yang diproduksi langsung oleh mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung pada hari kamis, 9 Januari 2025 itu disambut antusias oleh mahasiswa, dosen pengampu dan tamu yang hadir. Tayangan news bulletin hasil karya mahasiswa diputar di hadapan audiens, disertai dengan sesi diskusi dan apresiasi terhadap setiap tim.
Salah satu mahasiswa, Zefanya Gracia Rusmanadi mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan timnya menyelesaikan proyek tersebut.
“Prosesnya lumayan panjang dan banyak huru hara, mulai dari cari topik berita yang layak sampai atur waktu produksi di lapangan. Tapi, jujur pengalaman ini sangat amat berharga buat aku dan terkhusus buat timku yang bener - bener ngerasa gimana jadi jurnalis tv secara real.” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan Final Project Screening menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama satu semester.
“Disini aku sama temen – temen belajar banyak hal, bukan cuma teknis produksi berita, tapi gimana kita bisa kerja sama tim, komunikasi, dan tanggung jawab. Rasanya benar-benar bekerja kaya kerja di ruang redaksi tv sih,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Untag Surabaya berupaya memperkuat pembelajaran berbasis praktik agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan perkembangan industri media. Praktikum mata kuliah Broadcast Journalism menjadi salah satu bentuk implementasi kurikulum yang berorientasi pada pengalaman nyata, dimana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah keterampilan teknis dan etika jurnalistik.
Final Project Screening tidak hanya menjadi ajang penilaian akademik, tetapi juga wadah apresiasi dan pembuktian diri mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya dalam menghasilkan karya jurnalistik yang kreatif, informatif, dan berintegritas. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan dan berguna memperkuat profil lulusan komunikasi yang unggul di bidang penyiaran.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda