Surabaya, JurnalPost.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nonreguler 8 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menggelar program pengabdian masyarakat di RW 8, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Program ini berlangsung pada 16 Mei hingga 21 Juni 2026.
Kegiatan tersebut berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNTAG Surabaya melalui program Empowering Community Semester Genap 2025/2026.
Lebih dari 20 mahasiswa terlibat dalam program ini. Mereka membawa sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat, mulai dari pelatihan kewirausahaan hingga penerapan teknologi tepat guna.
Program ini mengangkat tema “Empowering Community: Membangun Ketahanan Masyarakat — Meningkatkan Kemandirian, Kesiapsiagaan, serta Adaptasi dengan Perubahan untuk Mewujudkan Kesejahteraan”.
Fokus utama kegiatan diarahkan pada pemberdayaan ekonomi warga. Mahasiswa mendorong masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan generasi muda, agar mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
“Kami ingin warga RW 8 tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang berdaya saing. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka, kami yakin potensi wirausaha di kelurahan ini sangat besar,” ujar Koordinator KKN NR 8 UNTAG Surabaya, Selasa (9/6/2026).
Dalam kegiatan pembukaan yang digelar di balai pertemuan Kelurahan Kertajaya, mahasiswa memaparkan program kerja yang telah disusun bersama pengurus RT dan RW setempat. Warga tampak antusias mengikuti sosialisasi tersebut.
Selain kewirausahaan, mahasiswa KKN NR 8 juga mengenalkan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Salah satunya komposter sederhana berbahan daur ulang untuk mengelola sampah organik rumah tangga.
Mahasiswa juga memberikan pelatihan urban farming atau pemanfaatan media tanam terbatas. Program ini ditujukan bagi warga yang ingin bercocok tanam meski tidak memiliki lahan luas.
Ketua RW 8 Kertajaya mengapresiasi kehadiran mahasiswa UNTAG Surabaya. Menurutnya, program yang dibawa mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi warga, terutama dalam meningkatkan keterampilan dan kesadaran masyarakat.
“Kami sangat berharap ilmu dan program yang dibawa mahasiswa UNTAG ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, tidak hanya saat KKN berlangsung, tapi jauh ke depannya,” ujarnya.
Pelaksanaan program ini juga melibatkan sinergi antara UNTAG Surabaya, pemerintah Kecamatan Gubeng, Kelurahan Kertajaya, serta warga RW 8.
Pihak LPPM UNTAG Surabaya menilai program Empowering Community menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN NR 8 UNTAG Surabaya berharap dapat meninggalkan dampak nyata bagi warga. Tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga terbentuknya ekosistem usaha kecil yang mandiri dan berkelanjutan di RW 8 Kertajaya.
Reporter: Tim Humas KKN NR 8 UNTAG Surabaya
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda