Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Internasional
  3. Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 April 2020, 12.50 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Covid-19
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona(Shutterstock)

MADRID, JURNALPOST.COM - Korban meninggal karena Covid-19 di Spanyol sudah melewati 9.000 orang. Meski begitu, puncak wabah disebut telah lewat. Saat ini, Negeri "Matador" merupakan negara dengan jumlah kematian karena virus corona tertinggi di dunia, dengan total korban 9.053.

Jumlah itu diumumkan setelah otoritas kesehatan mengonfirmasi 864 kematian dalam 24 jam terakhir. Sementara 102.136 orang terinfeksi. Namun berdasarkan basis data harian, tingkat adanya penularan baru Covid-19 mulai mengalami penurunan dalam satu pekan terakhir.

IKLAN

Kepala unit koordinasi darurat kementerian kesehatan, Fernando Simon, menerangkan yang lebih penting, jumlah orang yang dirawat secara intensif di rumah sakit menyusut. Dalam pandangannya seperti diberitakan AFP Rabu (1/4/2020), Simon menyebut bahwa wabah virus corona kini mulai melewati puncak.

Vaksinasi Pangkep Lampaui Target, dari 1000 naik jadi 4.046 Orang
Baca Juga

Vaksinasi Pangkep Lampaui Target, dari 1000 naik jadi 4.046 Orang

"Sekarang, isunya bukan lagi apakah kami sudah mencapai puncak atau belum. Sepertinya kami sudah melewatinya, dan jumlahnya mulai menurun," paparnya.

Pejabat yang positif terinfeksi pada pekan ini berujar, saat ini fokusnya adalah memastikan sistem kesehatan bisa menampung semua pasien. Para pejabat kesehatan mengatakan, keputusan Madrid untuk melakukan lockdown pada 14 Maret, dan berdampak pada 47 juta warganya, mulai berimplikasi positif.

Jika merujuk pada persentase, data pada Rabu menunjukkan kenaikan 8 persen, dibandingkan 11 persen pada Selasa (31/3/2020), dan 20 persen sepekan sebelumnya. Tingkat kematian "hanya" meningkat 10,6 persen. Sebagai komparasi, data pada pekan lalu menunjukkan korban meninggal mengalami kenaikan 27 persen.

Dr Maria Jose Sierra dari unit koordinasi darurat berkata, angka mortalitas baru berasal dari pasien yang terinfeksi 2-3 pekan sebelumnya.

Mahasiswa KKN UGM Bantu Orang Tua Murid SD Nglanggeran Hadapi Kendala di Masa BDR
Baca Juga

Mahasiswa KKN UGM Bantu Orang Tua Murid SD Nglanggeran Hadapi Kendala di Masa BDR

IKLAN

"Kami di jalur yang benar"

Maria Linero, dokter 28 tahun yang bekerja di rumah sakit swasta di Madrid mengaku, penderita virus corona yang datang ke tempatnya mulai menurun.

"Pekan lalu, kami menerima 30-40 per hari. Hari ini, kami merawat 20 pasien. Mulai menurun. Sedikit demi sedikit kami sudah di jalur yang benar," kata Linero.

Dia mengungkapkan, di salah satu rumah sakit, dia mendapat cerita mereka merawat 466 orang dengan 63 di antaranya berada di kamar perawatan intensif. Menurut Linero, itu adalah jumlah terendah yang mereka tangani sejak wabah berlangsung. Meski begitu, dia menyebut Covid-19 menunjukkan betapa mereka tak siap akan pandemi yang terjadi.

KKN UGM Siapkan Desa Ngoro-oro Memasuki Sekolah Tatap Muka Melalui Video Animasi
Baca Juga

KKN UGM Siapkan Desa Ngoro-oro Memasuki Sekolah Tatap Muka Melalui Video Animasi

Sistem kesehatan Spanyol benar-benar ditekan hingga mencapai batasnya dengan masifnya gelombang penderita, dengan beberapa dalam kondisi serius. Pekan lalu, Simon menyatakan meski pandemi sudah mencapai puncak, tekanan di bagian perawatan intensif akan terus berlangsung selama satu pekan.

Negeri "Matador" bergulat dengan fakta mengkhawatirkan yang menerpa tim medis, dengan 12.300 di antataranya positif terpapar virus corona.

Sementara ribuan lainnya mengalami masalah psikologis setelah bekerja dalam tekanan di garis terdepan untuk merawat penderita.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/korban-meninggal-covid-19-di-spanyol-capai-9-000-orang/11213/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.09 WITA

  • #Covid-19

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Raih ACRA Award di Thailand, Kepala BSSN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Hadapi Ancaman Siber

BPKH dan Bank Muamalat Ajak Diaspora Indonesia di Malaysia Persiapkan Haji Sejak Dini

Pakar Indonesia Tertarik Kembangkan Moksibusi Sensitif Panas Usai Forum Pengobatan Tradisional SCO 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan
  2. 2

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  3. 3

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  4. 4

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  5. 5

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.