Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Kelas Hybrid di PBSI: Solusi Fleksibel atau Tantangan Baru?

Kelas Hybrid di PBSI: Solusi Fleksibel atau Tantangan Baru?

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
24 Juni 2025, 01.50 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kelas Hybrid

Rahma Annisa

oleh: Rahma Annisa Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Tidar

IKLAN

JurnalPost.com - Belakangan ini, sistem pembelajaran hybrid atau pembelajaran campuran antara kuliah tatap muka secara langsung dan juga daring masih dijalankan dalam berapa mata kuliah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Tidar. Padahal masa pandemi sudah terlewat. Namun mengapa tetep dipakai? Jawabannya sangat sederhana, karena pembelajaran hybrid ini dianggap fleksibel, lebih hemat waktu, dan juga cenderung cocok dengan perkembangan teknologi pada zaman sekarang yang semakin pesat.

Tambua Tansa
Baca Juga

Tambua Tansa: Simbol Perpisahan Masyarakat Maninjau untuk Mahasiswa Universitas Tidar

Namun, pertanyaannya “Apakah pembelajaran hybrid ini merupakan Solusi yang benar-benar baik untuk jangka panjang? Atau malah akan membawa tantangan baru, khususnya dalam lingkungan PBSI yang banyak mengandalkan praktik dan juga interaksi secara langsung?”.

Sebagai mahasiswa PBSI, kita bukan hanya belajar teori seperti teori linguistic ataupun sejarah sastra. Kita juga dituntut untuk menguasai keterampilan praktik, seperti membaca puisi, bermain drama, menulis karya kreatif, dan juga latihan mengajar. Dalam konteks ini pembelajaran secara daring kadang terasa kurang efektif. Praktik yang seharusnya mengandalkan ekspresi, suara, dan juga respon langsung menjadi terasa datar saat dilakukan lewat layar.

IKLAN

Tetapi, kita tentu saja tidak bisa menutup mata terhadap manfaat pembelajaran hybrid. Bagi mahasiswa yang sedang sakit, mengalami kendala transportasi, ataupun memiliki tempat tinggal yang jauh dari kampus, pembelajaran online ini merupakan alternatif yang sangat membantu. Kita tetap data mengikuti alur perkuliahan dirumah. Dosen juga lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaran, seperti menggunakan video pembelajaran, forum untuk diskusi online, serta juga platform digital untuk tugas-tugas yang interaktif.

Namun, tantangan teknis memang masih terasa sangat nyata.Tidak semua mahasiswa memiliki jaringan internet yang sabil dan juga perangkat yang memadai. Di PBSI sendiri, masih banyak teman yang berjuang dengan sinyal yang tidsk stabil dataupun kouta yang terbatas. Hal ini pasti akan mempengaruhi konsentrasi dan juga kenyamanan saat pembelajaran.

Augmented Reality
Baca Juga

Mahir Teknologi tapi Miskin Literasi, Kemana Arah Pendidikan Kita?

Selain itu, terdapat kecenderungan menurunnya partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran hybrid. Tidak sedikit mahasiswa yang mengikuti kelas secara daring tanpa menyalakan kamera, tidak bertanya, bahkan tidak mengikuti diskusi. Pada akhirya, kuliahhanya menjadi satu arah saja. Dosen pun harus kejja ekstra untuk menyiapkan dua versi pembelajaran dan juga memastikan semuanya bisa dapat dipahami, baik mahasiswa yang hadirsecara langsung ataupun online.

Melihat situasi seperti ini, program studi perlu melakukan evaluasi menyeluruh. Harus disediakan panduan teknis yang jelas untuk pelaksanaan pembelajaran hybrid, disesuaikan dengan jenis mata kuliah. Mata kuliah praktik seperti Micro Teaching, Pembelajaran Puisi, atau Kajian Drama alangkah baiknya tetap dilakukan secara luring agar interaksi dan pengalaman langsung tetap terasa. Sementara untuk mata kuliah teori seperti fonologi atau Sejarah Sastra, metode pembelajaran hybrid masih bisa dijalankan dengan catatan strategi penyampaiannya tepat.

Tidak kalah penting, dosen dan juga mahasiswa perlu untuk menjalankan pelatihan yang berguna untuk meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi pembelajaran. Mahasiswa harus diberikan edukasi soal etika dalam kuliah secara daring seperti, aktifdalam berdiskusi, berpakaian dengan sopan, dan juga menyalakan kamera jika keadaan memungkinkan. Ini penting agar pembelajaran akan berjalan secara serius dan juga menyenangkan.

Pada akhirnya, system pembelajaran secara hybrid ini hanyalah sebuah metode. Metode ini akan menjadi Solusi modern yang akan mendukung proses pembelajaran di PBSI asal dijalankan dengan baik, tepat, bijak, dan juga disesuaikan dengan kebutuhan setiap mata kuliah. Jika tidak, system ini dapat berubah menjadi sebuah tantangan yang akan menghambat perkembangan kompetens mahasiswa secara menyeluruh.

belajar matematika
Baca Juga

Belajar Matematika itu Menyenangkan: Belajar Pecahan dengan Donat

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kelas-hybrid-di-pbsi-solusi-fleksibel-atau-tantangan-baru/82682/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.56 WITA

  • #Belajar
  • #Kelas Hybrid
  • #Universitas Tidar

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian
  2. 2

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

  3. 3

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

  4. 4

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  5. 5

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.