Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Citizen Reporter
  3. Jika Dikonsumsi Berlebihan, 5 Makanan Enak Ini Bisa Picu Kanker

Jika Dikonsumsi Berlebihan, 5 Makanan Enak Ini Bisa Picu Kanker

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Desember 2018, 13.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Makanan Enak
JURNALPOST - Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Penyakit ini sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semuanya adalah kanker. Semua orang tahu betapa pentingnya kesehatan. Pentingnya makan makanan sehat, dan berolahraga. Namun, di zaman modern ini semakin banyak makanan yang kita beli mengandung zat penyebab kanker. Statistik menunjukkan bahwa hampir 1,5 juta orang didiagnosis dengan kanker tahun lalu saja. Berikut adalah 5 jenis makanan enak Ini bisa picu Kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Makanan manis

Makanan olahan yang tinggi gula dan rendah serat serta nutrisi sudah lama dikaitkan dengan risiko kanker. Secara spesifik, para peneliti telah menemukan bukti bahwa pola makan yang menyebabkan kadar glukosa darah melonjak berhubungan erat dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker perut, payudara, dan kolorektal. Selain itu, kadar insulin dan glukosa darah yang lebih tinggi dapat berkontribusi terhadap peradangan dalam tubuh Anda. Dalam jangka panjang, ini dapat menyebabkan pertumbuhan sel-sel abnormal dan kemungkinan berkontribusi terhadap kanker.

Karbohidrat olahan

Karbohidrat juga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah, terutama karbohidrat nonkompleks yang sudah mengalami beberapa tahapan pengolahan. Beberapa jenis makanan yang tergolong karbohidrat olahan antara lain roti, mi, biskuit, dan sereal dalam kemasan. Satu penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 47000 orang dewasa membuktikan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan hampir dua kali lebih mungkin untuk meninggal akibat kanker usus besar daripada mereka yang menjalani pola makan dengan sedikit karbohidrat olahan.

Daging Olahan

Daging olahan mengacu pada daging yang telah diolah dengan proses pengasinan, pengawetan, atau pengasapan. Contoh daging seperti ini adalah, ham, bacon, sosis, dendeng, dan kornet. International Agency for Research on Cancer (IARC) menganggap daging yang diproses sebagai bahan makanan yang bersifat karsinogen. sesuatu yang menyebabkan kanker. Studi observasional menemukan hubungan antara konsumsi daging olahan dan peningkatan risiko kanker, terutama kanker kolorektal. Sebuah kajian besar dari studi menemukan bahwa orang yang makan daging olahan dalam jumlah besar memiliki peningkatan risiko kanker kolorektal hingga 20-50% dibandingkan dengan mereka yang makan sangat sedikit atau tidak sama sekali.

Makanan yang dimasak kematangan

Memasak makanan tertentu pada suhu tinggi secara berlebihan seperti memanggang, menggoreng, dan menumis dapat menghasilkan senyawa berbahaya seperti heterosiklik amina (HA) dan produk akhir glikasi lanjut (AGEs). Makanan tertentu, seperti makanan hewani yang tinggi lemak dan protein, serta makanan yang diproses kemungkinan besar akan menghasilkan senyawa berbahaya ini ketika terpapar suhu tinggi. Terutama jika makanan dimasak hingga terlalu matang. Penumpukan berlebihan dari senyawa berbahaya ini dapat berkontribusi pada peradangan dan mungkin memainkan peran dalam perkembangan kanker dan penyakit lainnya.

Susu dan produk olahannya

Beberapa penelitian observasional telah menunjukkan bahwa konsumsi susu yang tinggi dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Satu penelitian diikuti hampir 4000 pria dengan kanker prostat. Hasil menunjukkan bahwa asupan makanan tinggi kandungan susu utuh meningkatkan risiko pengembangan penyakit kanker. Temuan ini mungkin disebabkan oleh peningkatan asupan kalsium, faktor pertumbuhan seperti insulin 1 (IGF-1) atau peningkatan kadar hormon estrogen dari sapi yang sedang hamil. Walaupun begitu masih diperlukan penelitian yang lebih mendalam untuk memastikannya. Demikian jenis-jenis makanan yang berpotensi menyebabkan kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/jika-dikonsumsi-berlebihan-5-makanan-enak-ini-bisa-picu-kanker/8485/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.59 WITA

  • #Daging Olahan
  • #Karbohidrat olahan
  • #Makanan Sehat
  • #Makanan manis

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kolaborasi Lintas Jurusan, Mahasiswa UNDIP Kembangkan Dentavera sebagai Inovasi Perawatan Mulut

KKN Universitas Merdeka Malang Bangun Greenhouse Bambu, Dorong Ketahanan Pangan Warga Pandanrejo

KKN 179 UMM Pasang Papan Jadwal Pembagian Air di Bangelan, Cegah Perebutan Antarwarga

Warga Desa Tlekung Diajak Manfaatkan Urine Sapi Jadi Pupuk Organik Cair untuk Percepat Pertumbuhan Pakan Ternak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Pilihan Editor

  1. 1 Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen
  2. 2

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

  3. 3

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.