Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Ironis ! Bantuan Milyaran, Murid SDN Leuwihalang Masih Belajar Lesehan

Ironis ! Bantuan Milyaran, Murid SDN Leuwihalang Masih Belajar Lesehan

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
26 Juni 2025, 10.04 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
SDN Leuwihalang

JurnalPost.com - Sungguh ironis, fasilitas baru yang direnovasi dan dibangun dengan sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai 1,6 Milyar yang dikerjakan oleh pihak ke 3, di sebuah Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, belum maksimal bisa dimanfaatkan, karena sarana pendukung yang belum lengkap.

Kondisi tersebut dialami warga sekolah SDN Leuwihalang Desa Guranteng Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yang sudah lebih dari satu semester belum ada tanda tanda pertanggungjawaban yang nyata dari pihak pelaksana proyek.

IKLAN

Pasca selesainya pembangunan program revitalisasi dari dana Alokasi Khusus (DAK) di SDN Leuwihalang selesai di bulan Desember 2024. Ternyata masih meninggalkan sisa pekerjaan rumah yang belum tuntas. Mulai dari kelengkapan Meubelair Perpustakaan, Ruang Guru, Sekat Ruangan, Teralis Ruang Laboratorium, sampai kelengkapan Meubelair Siswa (Meja dan Kursi) sampai saat ini belum terpenuhi 100 %.

NURUL HUSSEIN
Baca Juga

ADAM NURUL HUSSEIN, S.Pd., Gr.: Mengabdi di Dunia Pendidikan, Menginspirasi Lewat Pelatihan Kompetensi

Alhasil sejumlah siswa kelas II dan kelas V terpaksa harus duduk di lantai atau lesehan saat pembelajaran di kelas. Bahkan para siswa pun belum bisa memanfaatkan buku di Perpustakaan karena rak penyimpanan buku dan kelengkapan Perpustakaan lainnya belum ada.

Pihak dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tasikmalaya sudah beberapa kali menjembatani akan kekurangan dari proses pembangunan ini, bahkan pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat pun telah melaksanakan Monev ke lokasi pada tanggal 21 April 2025. Namun sampai saat belum ada tindak lanjut yang sesuai harapan dari pihak pelaksana.

Sementara itu pihak sekolah, diwakili oleh Kepala SDN Leuwihalang, Yayat Hidayat, S.Pd, dirinya bersama warga sekolah merasa kecewa kepada pihak pelaksana. Dirinya bersama para guru hanya bisa pasrah karena sebagai penerima manfaat hanya bisa menyampaikan kekurangan ini kepada unsur Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya.

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini ke Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, telah diterima diinventarisir, dan akan diupayakan solusinya dengan pihak pelaksana pembangunan,", ungkapnya.

Pendidikan Indonesia
Baca Juga

Bukan Kurang Inovasi, Pendidikan Indonesia Butuh Nurani: Membaca Logika Kebijakan Pendidikan Indonesia

IKLAN

"Bahkan, pihak pelaksana proyek sudah beberapa kali dikonfirmasi sekarang tidak bisa dihubungi karena nomor WA nya sudah tidak aktif. Pihak konsultan pun tidak bisa berbuat banyak mengatasi hal ini", imbuh Yayat.

Semua warga sekolah dari mulai guru, komite sekolah dan pihak orang tua pun menyampaikan kekecewaan yang sama dengan Kondisi yang sungguh ironis di SDN Leuwihalang ini.

Sejumlah wali murid pun mulai mengeluh, sebab kondisi yang demikian itu otomatis kenyamanan siswa dalam belajar menjadi terganggu.

Ketua Komite SD Negeri Leuwihalang AD. Hidayat, M.Sy., menjelaskan, kondisi seperti ini sudah berjalan sekitar enam bulan. “Satu tahun kurang, kira-kira tujuh bulan berjalanlah, pihak sekolah sudah beberapa kali menyampaikan kekurangan ini, namun sampai sekarang belum dipenuhi” ucap H. Dayat.

Digitalisasi Pendidikan
Baca Juga

Digitalisasi Pendidikan: Antara Solusi atau Ilusi

Salah seorang guru SDN Leuwihalang, Ade Dedi, S.Ag, menyampaikan bahwa bantuan dari Pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 untuk program Revitalisasi SDN Leuwihalang, sebagaimana tertera dalam papan nama proyek, nilainya cukup besar senilai Rp. 1.641.053.161,40 (Satu Milyar Enam Ratus Empat Puluh Satu Juta Lima Puluh Tiga Ribu Seratus Enam puluh Satu Rupiah koma Empat Puluh).

Nilai anggaran yang besar ini dialokasikan untuk Rehab seluruh Ruang Kelas 6 Ruang, 1 Ruang Guru, 1 Ruang Perpustakaan, Toilet Guru dan Toilet murid, ditambah ruang baru untuk Laboratorium Komputer dan ruang UKS beserta kelengkapannya.

"Anggaran besar cukup fantastis ini ternyata belum maksimal dirasakan manfaatnya, karena masih banyak kekurangan yang belum terpenuhi, terutama Meja dan Kursi Siswa, Sekat Ruangan, Meubelair Perpustakaan, dan lainnya" ungkap Ade.

Mewakili para guru, Ade berharap semoga pihak pelaksana masih ada tanggungjawabnya untuk memenuhi semua kekurangan, dan pihak pemerintah serta unsur terkait semoga bisa memberi solusi atas kondisi ini. Karena dengan kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar, apalagi menjelang datangnya tahun ajaran baru 2025/2026, pungkasnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/ironis-bantuan-milyaran-murid-sdn-leuwihalang-masih-belajar-lesehan/82826/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.55 WITA

  • #Berita Tasikmalaya
  • #Dinas Pendidikan
  • #Dunia Pendidikan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  4. 4

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  5. 5

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.