JurnalPost.com - Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, inovasi teknologi menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk tetap bertahan dan berkembang. UMKM Keripik Raysha, yang dikenal dengan keripik singkong gurih dan renyahnya, berhasil meningkatkan produksi hingga tiga kali lipat setelah menerapkan teknologi mesin pemotong singkong.
Inovasi ini merupakan hasil program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Samudra (UNSAM) yang dipimpin oleh Nirmala Sari, S.Si., M.Si., bersama tim yang terdiri dari Nurviana, S.Pd., M.Pmat dan Halimatussakdiah, S.Si., M.Sc.
Sebelum hadirnya mesin pemotong, proses produksi dilakukan secara manual. Metode tersebut tidak hanya memakan waktu, tetapi juga sering menghasilkan potongan yang tidak seragam, sehingga memengaruhi kualitas keripik.
Rata-rata, Keripik Raysha hanya mampu menghasilkan 20 kg keripik mentah per hari dengan waktu kerja 1-2 jam. Setelah teknologi ini diterapkan, kapasitas melonjak menjadi 60 kg per hari, dengan waktu pengerjaan hanya 15-20 menit. Hasil potongan singkong pun lebih seragam, membuat keripik matang dengan kerenyahan dan kualitas yang konsisten.

Mesin pemotong singkong ini dirancang khusus untuk kebutuhan UMKM, dengan mempertimbangkan efisiensi, higienitas, dan kemudahan pengoperasian. Tim PkM UNSAM tidak hanya menyerahkan mesin, tetapi juga memberikan pelatihan penggunaan serta perawatan agar teknologi ini bisa dimanfaatkan secara optimal.
“Kami sangat terbantu dengan adanya mesin ini. Pekerjaan jadi lebih cepat, tenaga berkurang, dan pesanan yang dulu sering tertunda sekarang bisa terpenuhi,” ujar salah satu pemilik UMKM Keripik Raysha dengan penuh syukur.
Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain di wilayah sekitar untuk memanfaatkan teknologi tepat guna demi pengembangan usaha. Langkah ini juga menjadi bukti nyata bahwa inovasi bisa lahir dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, demi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Atas keberhasilan ini, UMKM Keripik Raysha mengucapkan terima kasih kepada tim PkM Unsam atas kontribusi yang membawa perubahan signifikan dalam usaha mereka (Kamis, 07 Agustus 2025).
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda