Yogyakarta, JurnalPost.com - Tiga mahasiswa Program Studi S1 Kimia Teknologi Parfum dan Kosmetik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Islam Indonesia (UII), berhasil meraih dua medali emas dalam ajang kompetisi sains internasional.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Nasywa Dewi Nur Bramila, Zulfa Alimatus Sa'diyah, dan Layyina Durrotun Nafisah. Mereka berada di bawah bimbingan Dr. Maisari Utami, S.Si., dosen Program Studi S1 Kimia Teknologi Parfum dan Kosmetik UII.
Medali emas pertama diraih melalui penelitian biosintesis nanopartikel SnO₂ berbahan dasar ekstrak bunga rosella atau Hibiscus sabdariffa L. Inovasi ini dikembangkan sebagai fotokatalis ramah lingkungan untuk memproduksi energi terbarukan berupa biodiesel dari limbah minyak jelantah.
Penelitian tersebut dinilai memiliki tingkat efisiensi konversi yang tinggi dan berhasil menyabet Gold Medal dalam kompetisi 8th Online Science Project Competition (OSPC) 2026.
Penelitian pengembangan pelapis permukaan multifungsi berbasis nanokomposit Ag–TiO₂/rGO menggunakan ekstrak kulit manggis.
Tak berhenti di situ, Nasywa Dewi Nur Bramila dan tim juga mengembangkan material pelapis permukaan multifungsi berbasis nanokomposit Ag–TiO₂/rGO. Material ini dibuat melalui pendekatan green biogenic synthesis dengan memanfaatkan ekstrak kulit manggis.
Material inovatif tersebut memiliki kemampuan self-cleaning yang mampu mendegradasi zat pewarna methylene blue hingga 99,76 persen. Selain itu, material ini juga menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap E. coli dan S. aureus.
Melalui penelitian tersebut, tim kembali meraih Gold Medal pada ajang 3rd Jakarta International Science Fair (JISF) 2026.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi S1 Kimia Teknologi Parfum dan Kosmetik UII tidak hanya dibekali teori, tetapi juga pengalaman riset dan eksperimen yang kuat. Mahasiswa dilatih menguasai metode eksperimental, mulai dari sintesis material seperti sol-gel, hidrotermal, hingga reduksi graphene oxide menggunakan bioreduktor alami.
Gold Medal Pada Lomba Online Science Project Competition (OSPC) Dan Jakarta International Science Fair (JISF)
Dalam proses pembelajaran dan penelitian, mahasiswa juga didukung fasilitas instrumen kimia yang lengkap dan canggih. Beberapa instrumen yang digunakan antara lain FTIR, XRD, TEM, FE-SEM, SEM-EDS, GSA, hingga DRS UV-Vis untuk pengujian dan karakterisasi material.
Selain melakukan eksperimen di laboratorium, mahasiswa juga dibina untuk mampu menyusun full paper berstandar internasional. Data eksperimen yang dihasilkan kemudian divalidasi secara ilmiah dan sistematis.
Tim penelitian nanopartikel bersama pembimbing, Dr. Maisari Utami, S.Si.
Program Studi S1 Kimia Teknologi Parfum dan Kosmetik FMIPA UII tidak hanya berfokus pada bidang skincare, parfum, dan kosmetik. Program studi ini juga mengintegrasikan pembelajaran nanomaterial, kimia lingkungan, serta industri kimia berkelanjutan untuk mendukung pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Di sisi lain, prodi ini memiliki program unggulan Pengembangan Produk dan Brand yang dimulai sejak semester 2. Melalui program tersebut, mahasiswa dibimbing untuk membuat produk atau brand sendiri berbasis riset yang sesuai dengan ketentuan perizinan BPOM dan halal.
Mahasiswa juga mendapatkan bekal keilmuan dalam membangun bisnis. Informasi selengkapnya mengenai Program Studi S1 Kimia Teknologi Parfum dan Kosmetik UII dapat diakses melalui laman chemistry.uii.ac.id.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda