Surabaya, JurnalPost.com - Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur memperkuat kompetensi literasi guru Bahasa Indonesia SMP se-Surabaya melalui pelatihan penyuntingan karya sastra. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kota Surabaya.
Pelatihan bertajuk “Strategi Penyuntingan dan Penyempurnaan Naskah Karya Sastra” ini merupakan lanjutan dari sesi sebelumnya, yakni “Karya Sastra dalam Pembelajaran di Era AI”. Pada pertemuan sebelumnya, para guru telah menghasilkan sejumlah karya sastra, baik puisi maupun cerpen.
Dalam sesi luring ini, peserta diajak memahami bahwa proses kreatif menulis tidak berhenti setelah naskah selesai dibuat. Penyuntingan justru menjadi tahapan penting untuk meningkatkan kualitas karya agar lebih menarik, runtut, dan layak dipublikasikan.
Pemateri kegiatan, Patricia Elsa, menjelaskan sejumlah aspek penting dalam penyuntingan karya sastra. Di antaranya ketepatan penggunaan bahasa, konsistensi sudut pandang, penguatan karakter tokoh, efektivitas dialog, hingga keterpaduan alur cerita.
“Naskah yang baik lahir dari ide yang kuat. Naskah yang berkualitas lahir dari proses penyuntingan yang cermat,” ujar Patricia saat memberikan materi.
Selama kegiatan berlangsung, para guru diajak mencermati kembali naskah puisi dan cerpen yang telah mereka hasilkan pada pertemuan sebelumnya. Patricia juga memberikan contoh penyuntingan secara langsung terhadap beberapa naskah peserta.
Penyuntingan tersebut mencakup perbaikan ejaan, pemilihan diksi, efektivitas kalimat, serta penguatan unsur-unsur pembangun karya sastra. Melalui praktik langsung ini, peserta mendapatkan gambaran konkret mengenai langkah-langkah menyempurnakan naskah sebelum dipublikasikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong para guru tidak hanya mampu menghasilkan karya sastra yang kreatif, tetapi juga memiliki keterampilan menyunting dan menyempurnakan naskah secara mandiri. Kompetensi tersebut dinilai penting dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah.

Selain itu, guru juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi peserta didik dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas.
Program pendampingan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Linguistik Indonesia UPN “Veteran” Jawa Timur. Tim tersebut terdiri atas Ilmatus Sa’diyah, Adelia Savitri, Patricia Elsa, dan Amri Muhaimin.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari dua mahasiswa Program Studi Linguistik Indonesia, yakni Muhammad Farhan Rahmadhani dan Zahra Oktaviana Syifa Ramadhan. Keduanya turut membantu pelaksanaan teknis serta mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan lancar. Sinergi tersebut juga mendukung proses transfer pengetahuan dan keterampilan di bidang penulisan serta penyuntingan karya sastra agar berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, UPN “Veteran” Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya di bidang literasi dan pengembangan karya sastra di era digital.
Dengan memadukan kreativitas, kemampuan menulis, dan keterampilan penyuntingan, para guru diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran bahasa dan sastra yang terus berkembang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda