Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Program MOVEPLAY Hadirkan Inovasi Gamifikasi untuk Kurangi Perilaku Sedentari Santri

  2. Dua Tahun Prabowo Gibran Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Pertanian

  3. Di Antara Nilai Budaya dan Kesehatan Mental: Mengapa Tidak Semua Luka Berani Diceritakan?

  4. AI vs Ilustrator: Perubahan Kompetensi yang Dibutuhkan Tenaga Kerja Kreatif di Era Digital

  5. Bisnis Laris atau Ibu Kelelahan: Akankah Work-Life Balance dan Risiko Burnout Menentukan Keberlanjutan Usaha Mompreneur?

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dari Posyandu ke Meja Makan: Edukasi Gizi Seimbang bagi Ibu Balita di Keputran

Dari Posyandu ke Meja Makan: Edukasi Gizi Seimbang bagi Ibu Balita di Keputran

I
Penulis: Irene Suryakunisa
26 Oktober 2026, 14.00 WITA • Editor: Gilang Pamungkas
6 menit baca
Dari Posyandu ke Meja
Kegiatan edukasi gizi seimbang bagi ibu balita di Posyandu Anggrek 5, Kelurahan Keputran, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan. (Foto: Dokumentasi kegiatan)

PEKALONGAN, JurnalPost.com - Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi balita dilakukan melalui kegiatan edukasi gizi seimbang di Posyandu Anggrek 5, Kelurahan Keputran, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Kegiatan ini melibatkan petugas Unit Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Klego, Ratna Dewi, S.KM., bersama Irene Suryakunisa, mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan.

IKLAN

Edukasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada ibu balita mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, pemilihan bahan pangan yang beragam, serta penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam lingkungan keluarga.

Sinergi Akademisi dan Pemerintah
Baca Juga

Sinergi Akademisi dan Pemerintah: Sekolah Vokasi IPB University Gelar Edukasi Gizi di Mulyaharja

Pemenuhan kebutuhan gizi anak tidak hanya bergantung pada jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas, keragaman, kebersihan, dan kesesuaian makanan dengan kebutuhan anak.

Melalui kegiatan ini, para ibu didorong untuk memahami bahwa kebiasaan makan sehat dapat dibangun dari lingkungan terdekat, terutama melalui pengolahan dan penyajian makanan sehari-hari di rumah.

Memahami Gizi Seimbang melalui Kebiasaan Sehari-hari

Dalam kegiatan edukasi di Posyandu Anggrek 5, para ibu mendapatkan penjelasan mengenai prinsip gizi seimbang, pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam, serta cara menyesuaikan pemberian makanan dengan usia dan kebutuhan balita.

Materi edukasi juga mencakup kebersihan makanan, pengolahan bahan pangan yang aman, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga.

Ibu Balita di Kupang
Baca Juga

Ibu Balita di Kupang Jadi ‘Detektif Dapur’, Belajar Mengenali Risiko Mikroplastik di Rumah

Penyampaian informasi dilakukan dengan menekankan hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta.

Salah satu pesan utama dalam kegiatan tersebut adalah bahwa makanan yang mengenyangkan belum tentu mampu memenuhi seluruh kebutuhan zat gizi anak. Karena itu, orang tua perlu memperhatikan keseimbangan antara sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam menu makanan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memperkenalkan prinsip Gizi Seimbang dan panduan Isi Piringku sebagai salah satu sarana edukasi untuk membantu masyarakat memahami pola makan sehat.

Namun, penerapan prinsip tersebut pada balita perlu disesuaikan dengan usia, tahapan perkembangan, kemampuan makan, serta kebutuhan gizi masing-masing anak.

UPNVJ
Baca Juga

Lewat Healthy Edu Kit, Tim UPNVJ Ajak Anak-Anak di Pondok Petir Belajar Gizi Seimbang

Informasi tersebut diharapkan membantu keluarga memahami pentingnya mengombinasikan berbagai bahan makanan yang tersedia di lingkungan sekitar untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Peran Keluarga dalam Mendukung Tumbuh Kembang Balita

Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan anak sejak usia dini. Pilihan bahan makanan, cara pengolahan, jadwal makan, hingga suasana ketika anak mengonsumsi makanan dapat memengaruhi pola makan sehari-hari.

Karena itu, edukasi gizi tidak hanya menekankan pemahaman secara teori, tetapi juga mendorong penerapan kebiasaan sehat yang realistis dan sesuai dengan kondisi keluarga.

Orang tua dapat memulainya dengan menyediakan makanan yang bervariasi, memanfaatkan bahan pangan lokal, memperhatikan kebutuhan nutrisi anak, serta memastikan kebersihan selama proses penyimpanan, pengolahan, dan penyajian makanan.

Selain pemenuhan asupan gizi, pemantauan pertumbuhan balita juga menjadi hal penting yang perlu dilakukan secara rutin.

Melalui pelayanan Posyandu, orang tua dapat memantau berat badan dan tinggi atau panjang badan anak sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan serta kondisi kesehatannya.

Apabila ditemukan hambatan pertumbuhan, kesulitan makan, atau tanda-tanda masalah gizi, keluarga dianjurkan berkonsultasi dengan petugas kesehatan agar mendapatkan pemeriksaan dan pendampingan yang sesuai.

IKLAN

Upaya tersebut menjadi bagian dari pencegahan masalah gizi, termasuk stunting, yang membutuhkan perhatian berkelanjutan terhadap asupan makanan, kondisi kesehatan, pola asuh, sanitasi, dan akses pelayanan kesehatan.

Posyandu sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Masyarakat

Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemantauan pertumbuhan balita, tetapi juga memiliki peran dalam mendekatkan pelayanan dan informasi kesehatan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan edukasi, Posyandu menjadi ruang komunikasi antara ibu balita, kader, dan tenaga kesehatan untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kesehatan anak.

Keberadaan kader dan petugas kesehatan memungkinkan keluarga memperoleh pendampingan serta informasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kegiatan yang dilaksanakan di Posyandu Anggrek 5 merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat, khususnya mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini.

Bagi Irene Suryakunisa, keterlibatan dalam kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman pembelajaran selama menjalani kegiatan praktik atau magang di lingkungan pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami secara langsung proses penyelenggaraan promosi kesehatan, mulai dari penyampaian informasi hingga interaksi dengan masyarakat sebagai sasaran edukasi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Ratna Dewi, S.KM., selaku petugas Promkes Puskesmas Klego.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dewi Nugraheni RM, S.KM., M.Gizi., selaku dosen pembimbing akademik dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan.

Keterlibatan mahasiswa dan tenaga kesehatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara lingkungan pendidikan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan pengetahuan masyarakat.

Kebiasaan Makan Sehat Dimulai dari Rumah

Membangun kebiasaan makan sehat pada balita merupakan proses yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh anggota keluarga.

Informasi mengenai gizi seimbang akan memberikan manfaat lebih besar apabila diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pemilihan bahan makanan, pengaturan menu, menjaga kebersihan pangan, hingga pemantauan pertumbuhan anak.

Melalui kegiatan edukasi di Posyandu Anggrek 5, para ibu diharapkan semakin memahami bahwa pemenuhan gizi balita tidak harus selalu menggunakan bahan makanan yang mahal, melainkan dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia dan memperhatikan keseimbangan gizinya.

Dukungan keluarga, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting untuk membantu masyarakat mempertahankan kebiasaan tersebut secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa edukasi kesehatan di tingkat masyarakat dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Dengan pemahaman yang lebih baik, keluarga diharapkan mampu menerapkan kebiasaan makan sehat di rumah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan balita secara optimal.


Identitas Penulis

Penulis: Irene Suryakunisa
Mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan.

Dosen Pembimbing Akademik: Dewi Nugraheni RM, S.KM., M.Gizi.

Pembimbing Puskesmas: Ratna Dewi, S.KM. — Petugas Unit Promosi Kesehatan (Promkes), Puskesmas Klego.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dari-posyandu-ke-meja-makan-edukasi-gizi-seimbang-bagi-ibu-balita-di-keputran/98354/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 26 Oktober 2026, 23.34 WITA

  • #Gizi Seimbang
  • #Kecamatan Pekalongan Timur
  • #Universitas Pekalongan
  • #ibu balita
  • #kesehatan anak
  • #pencegahan stunting
  • #pola makan sehat
  • #posyandu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dua Tahun Prabowo Gibran Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Pertanian

Dilema Penjaminan JKN di IGD: Memisahkan Tanggung Jawab Klinis Dokter dari Beban Administratif BPJS

Belajar Hukum Acara dari Balik Meja Kepaniteraan, Mahasiswa Untag Jalani KKP di Pengadilan Agama Surabaya

Mahasiswa KKN UNY Ajak Siswa SD Negeri Srowolan Belajar Menulis Puisi dari Gambar

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

MAN 2 Kota Malang Raih Best Group di Japan Youth Summit 2026 Berkat Inovasi Pengelolaan Limbah Tekstil

Ronald Dewa Rilis 'Salah Mencinta', Kisah Cinta Tulus yang Berakhir Luka

Belanja Sayur dan Kebutuhan Dapur Kini Bisa Lewat Pasar.id, Pembayaran Lebih Praktis dengan QRIS

Bercanda tentang Suku: Ketika Humor Memperkuat Prasangka

Pilihan Editor

  1. 1 Kabut Asap dan Rasa Aman Anak
  2. 2

    Sunthai Streetfood Hadir di Jombang, Jadi Peluang Pelaku UMKM Raup Penghasilan

  3. 3

    Tim Ekspedisi Patriot UI Ajak Siswa SMAN 1 Kubu Perkuat Kebinekaan dan Cegah Perundungan

  4. 4

    Beli Pentol Cik Gun di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI, Tak Perlu Siapkan Uang Tunai

  5. 5

    Ratusan Siswa TK dan SD Kunjungi PPSDM Migas Cepu, Belajar Keselamatan Kerja dan Pemadaman Kebakaran

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.