Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Biodiesel 30 Naikkan Harga CPO Saat Pandemi?

Biodiesel 30 Naikkan Harga CPO Saat Pandemi?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Oktober 2021, 00.12 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Fresh Palm oil

JurnalPost - Pada saat pandemi Covid-19 ini, perekonomian dunia di setiap sektor mengalami masalah yang cukup serius. Salah satu yang terkena dampak adalah perkebunan kelapa sawit. Industri-industri yang menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit juga pasti akan mengurangi produksinya. Dampaknya, permintaan dunia akan minyak sawit juga menurun. Penurunan permintaan minyak sawit ini bisa dipastikan menekan harga tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO).

Kelapa sawit adalah komoditas yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan penghasil minyak makanan, minyak industri maupun bahan bakar nabati (biodiesel). Kelapa sawit memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial. Sebagai salah satu komoditas ekspor pertanian terbesar Indonesia, membuat kelapa sawit mempunyai peran penting sebagai sumber penghasil devisa maupun pajak yang besar. Tentunya jika sektor ini terganggu, maka PDB Indonesia akan mengalami dampak yang cukup serius.

IKLAN

Untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia, saat ini pemerintah dan badan yang bergerak di setiap sektor harus mencari cara agar tetap bertahan dalam masa pandemi ini. Sektor perkebunan kelapa sawit salah satu yang berhasil bertahan. Saat pandemi justru harga CPO tidak turun. Hal itu dibantu juga karena program pemerintah yang dikenal sebagai B20, B30, Dan B40.

1000168127
Baca Juga

Pengawasan Harga TBS Diperketat, Petani Swadaya Masih di Bayang-Bayang Tengkulak

Istilah bioenergi seperti B20, B30, B40 adalah program pemerintah yang mewajibkan pencampuran biodiesel dengan bahan bakar minyak jenis solar, yang menghasilkan produk biosolar. Program B20 mulai diberlakukan sejak Januari 2016 sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 tahun. B30 sendiri baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 23 Desember 2019. Namun B40 masih belum dilakukan uji coba karena terhalang pandemi Covid-19. Program ini sangat didukung pemerintah, karena Presiden sempat menyampaikan tiga alasan melakukan percepatan program B30. Pertama, sebagai upaya untuk melepaskan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Pernyataan ini juga didukung oleh Menteri ESDM yang melaporkan pada seminar virtual bahwa jumlah cadangan minyak bumi nasional sebesar 4,77 miliar barel. Apabila tidak dilakukan eksplorasi, cadangan tersebut akan habis dalam waktu dekat.

Alasan kedua, melepaskan Indonesia dari ketergantungan impor bahan bakar minyak dengan memanfaatkan bahan bakar nabati berbahan baku sawit. Alasan terakhir adalah menciptakan permintaan domestik akan CPO yang sangat besar. “Ini menimbulkan multiplier effect terhadap 16,5 juta petani pekebun kelapa sawit kita. Ini artinya Program B30 akan berdampak pada para pekebun yang selama ini memproduksi sawit” tegas Presiden.

IKLAN

Sektor kelapa sawit dapat pertahan pasti ditandai dengan kenaikan produksi kelapa sawit. Hal ini juga berkaitan produksi kelapa sawit. Berdasarkan publikasi Direktorat Jendral Perkebunan tentang Statistic Perkebunan Indonesia Tahun 2018-2020 menyatakan bahwa produktivitas cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun namun relatif meningkat selama periode 2014-2020 dengan rata-rata laju pertumbuhan sebesar 0,37% per tahun. Tentunya peningkatan produksi kelapa sawit harus dibarengi dengan penanganan yang tepat. Tingginya tingkat produksi digunakan sebagai bahan baku pada B20 dan B30. Dilansir di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral penggunaan kelapa sawit dalam program ini juga mengalami peningkatan setiap tahunnya. volume penggunaan CPO saat program B20 dan B30 pada tahun 2018-2020 meningkat hingga 9,95 KL. Dengan peningkatan nilai tambah sampai 13,82 triliun. Hal lain yang mengakibatkan harga CPO naik adalah kuota ekspor yang meningkat setiap tahunnya. Namun permintaan pasar untuk komoditas kelapa sawit menurun. Akibatnya volume ekspor kelapa sawit menurun 7,52% menjadi 27,33ton pada tahun lalu. Yang membantu menopang tumbuhnya nilai ekspor CPO adalah naiknya harga cpo di pasar internasional.

Ganoderma
Baca Juga

Ancaman Ganoderma pada Kelapa Sawit: Dampak, Gejala, dan Upaya Pengendalian

Walau sektor kelapa sawit mengalami penurunan harga CPO pada tahun 2018 dan 2019 yang masing-masing mengalami penurunan sebesar 17,81% dan 9,83%. Harga CPO kembali naik pada tahun 2020 hingga menyentuh nilai 1105 US$/MT. Harga CPO masih terus naik hingga September 2021, harga cpo mencapai 1.230 US$/MT. Direktur Industri Hasil Hutan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Perindustrian, Emil Satria mengatakan kenaikan harga CPO Global juga berpengaruh pada realisasi kebijakan B30 nasional di samping juga dipengaruhi oleh harga minyak dunia yang yang paten kenaikannya rumit untuk diramalkan. maka program B30 yang dilakukan berdampak positif terhadap sektor kelapa sawit pada saat pandemi karena walaupun volume ekspor kelapa sawit menurun, namun berhasil ditopang oleh kenaikan harga ekspor CPO.

KEYWORD: kelapa sawit, ekspor, Biodiesel30

Penulis : Vifi Yusnita Purba/Instansi: Mahasiswa Politeknik Statistika Stis

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/biodiesel-30-naikkan-harga-cpo-saat-pandemi/25985/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.59 WITA

  • #Biodiesel30
  • #Ekspor
  • #Kelapa Sawit

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Pilihan Editor

  1. 1 Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah
  2. 2

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  5. 5

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.