Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Belajar dari Warga: Persoalan Sampah Desa Batara dalam Kacamata EBL Mahasiswa

Belajar dari Warga: Persoalan Sampah Desa Batara dalam Kacamata EBL Mahasiswa

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
02 Februari 2026, 00.13 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Sampah Desa

JurnalPost.com - Persoalan pengelolaan sampah rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di Desa Batara, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, masih menjadi isu yang semakin dirasakan dalam beberapa waktu terakhir. Permasalahan ini bukan semata-mata disebabkan oleh ketiadaan sistem, melainkan oleh ketidakjelasan informasi mengenai jadwal pengangkutan sampah.

Selama ini, masyarakat Desa Batara telah berupaya mengelola sampah secara kolektif. Warga membayar iuran sebesar Rp5.000 - 10.000 per bulan untuk jasa pengangkutan sampah. Namun, sebagian warga mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan sampah akan diangkut, sehingga mereka kerap menunggu tanpa kepastian.

IKLAN

Dalam kondisi tersebut, sampah rumah tangga terus menumpuk di tempat sampah depan rumah. Ketika sampah mulai mengeluarkan bau dan menarik serangga, masyarakat merasa tidak memiliki banyak pilihan selain membakar sampah. “Kami tidak tahu kapan diangkut. Jadi biasanya menunggu sampahnya kering dulu, baru dibakar,” ujar salah satu warga Desa Batara. Sementara itu, untuk jenis sampah organik, sebagian masyarakat memilih memanfaatkannya sebagai pakan ternak seperti ayam dan bebek.

KKN Universitas Warmadewa
Baca Juga

KKN Universitas Warmadewa Perkuat Smart Village di Desa Mekar Bhuwana

Masalah ini semakin terasa karena layanan pengangkutan sampah belum menjangkau seluruh wilayah desa secara merata. Warga yang tinggal di sepanjang poros desa cenderung lebih sering mendapatkan layanan, sedangkan masyarakat yang bermukim di lorong-lorong dan wilayah pelosok jarang, bahkan tidak pernah, merasakan pengangkutan sampah. Ketimpangan akses tersebut mendorong sebagian warga untuk mengelola sampah secara mandiri dengan cara yang paling memungkinkan bagi mereka.

Akibat ketidakjelasan jadwal dan keterbatasan layanan, praktik pembakaran sampah menjadi alternatif yang paling sering dipilih. Pilihan ini dilakukan bukan karena ketidaktahuan, melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi yang dihadapi. Namun, pembakaran sampah berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

IKLAN

Universitas Hasanuddin

Situasi ini ditemukan selama pelaksanaan Evidence Based Learning (EBL) Tahap I oleh peserta Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin di Desa Batara. Kegiatan EBL I diawali dengan seminar awal bersama masyarakat dan perangkat desa sebagai upaya menyampaikan tujuan kegiatan sekaligus membangun kepercayaan. Sejak awal, peserta EBL Posko Tiga menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk belajar dan memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat, bukan untuk menilai.

2B SDN 02 Kalongan22
Baca Juga

Bukan Sekadar Teori, Siswa Kelas 2B SDN 02 Kalongan Praktik 6 Langkah Cuci Tangan Pakai Sabun

Dari proses pembelajaran tersebut, peserta EBL I menyadari bahwa perbaikan pengelolaan sampah tidak selalu harus diawali dengan perubahan besar. Kejelasan informasi mengenai jadwal pengangkutan dapat menjadi langkah awal yang membantu warga menyiapkan sampah dengan lebih baik. Selain itu, pemerataan layanan hingga ke lorong-lorong dan wilayah pelosok, serta tersedianya ruang dialog antara pengelola sampah, perangkat desa, dan masyarakat, berpotensi mengurangi kebingungan yang selama ini terjadi.

Permasalahan ini memiliki keterkaitan erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang bersih serta sistem pengelolaan sampah yang jelas menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Melalui pelaksanaan EBL I, peserta Program Studi Ilmu Gizi FKM Universitas Hasanuddin mempelajari bahwa solusi yang berkelanjutan dapat lahir dari kejelasan informasi, keterlibatan berbagai pihak, dan kesediaan untuk saling mendengar.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/belajar-dari-warga-persoalan-sampah-desa-batara-dalam-kacamata-ebl-mahasiswa/90390/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Universitas Hasanuddin

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Tak Lagi Repot Cari Uang Kembalian, Pedagang di Bojonegoro Mulai Terbiasa Gunakan QRIS BRI

SG8 Group Jadi Identitas Baru PT Dwitunggal Jaya Pratama Maju, Perkuat Solusi Bisnis Terintegrasi

UMKM Kalitidu dan Malo Manfaatkan BRImo, Transaksi Usaha Jadi Lebih Praktis

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. 3

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  4. 4

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  5. 5

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.