SURABAYA, JurnalPost.com — Tim peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memberikan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Paguyuban UMKM Manggarsari, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.
Kegiatan yang dipimpin Prof. Diana Hertati, M.Si. tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Tambaksari pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
Program pendampingan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif masyarakat melalui peningkatan pemahaman mengenai legalitas produk sekaligus pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan usaha.
Paguyuban UMKM Manggarsari memiliki beragam produk olahan pangan dan kreasi lokal yang berpotensi untuk terus dikembangkan. Namun, dalam proses pengembangan usaha, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama berkaitan dengan standardisasi produk, pelabelan pangan, serta pengelolaan keuangan usaha.
Melalui kegiatan tersebut, tim UPN “Veteran” Jawa Timur berupaya memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan secara langsung oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.
Kegiatan pendampingan dibagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama membahas aspek legalitas, keamanan, dan pelabelan produk pangan yang disampaikan oleh Rahmawati, M.Sc.
Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kategorisasi pangan serta tata cara pelabelan produk sesuai dengan regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Pelabelan produk dinilai menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM karena tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan ketentuan administratif, tetapi juga menjadi sarana penyampaian informasi yang jelas kepada konsumen mengenai produk yang dikonsumsi.
Melalui label yang sesuai standar, produsen dapat mencantumkan berbagai informasi penting seperti komposisi, kategori pangan, penggunaan bahan tambahan pangan, hingga informasi nilai gizi.

Pemahaman mengenai regulasi tersebut mendapat perhatian dari para pelaku UMKM Manggarsari. Legalitas dan standardisasi produk menjadi salah satu aspek yang perlu dipenuhi ketika pelaku usaha ingin memperluas jaringan pemasaran, termasuk memasuki pasar ritel modern.
Dalam sesi tersebut, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai cara mengidentifikasi kategori produk pangan, penggunaan bahan tambahan sesuai ketentuan, serta penyusunan informasi pada kemasan.
Penerapan standar yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat posisi produk UMKM ketika dipasarkan secara lebih luas.
Setelah pembahasan mengenai legalitas dan mutu produk, kegiatan dilanjutkan dengan sesi digitalisasi pengelolaan usaha yang disampaikan Eka Prakarsa Mandyarta, M.Kom.
Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan aplikasi digital SI KASIR sebagai salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk membantu pencatatan dan pengelolaan aktivitas usaha.
Pendampingan tersebut menyasar persoalan yang kerap dihadapi pelaku UMKM, terutama pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara konvensional serta belum terpisahnya keuangan usaha dengan keuangan pribadi.
Melalui penggunaan SI KASIR, peserta dilatih melakukan pencatatan transaksi harian secara digital, mengelola stok barang, serta memantau riwayat penjualan secara lebih terstruktur.
Penggunaan sistem digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memiliki data keuangan yang lebih rapi sehingga perkembangan usaha dapat dipantau dan dievaluasi dengan lebih mudah.
Selain mempermudah pencatatan, digitalisasi juga dapat menjadi langkah awal bagi UMKM dalam menerapkan pengelolaan usaha berbasis data.
Dengan catatan transaksi yang terorganisasi, pelaku usaha dapat mengetahui produk yang paling banyak terjual, memantau pergerakan stok, hingga melihat kondisi arus kas secara lebih akurat.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang tersebut berjalan secara edukatif dan interaktif. Para peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mendapatkan kesempatan memahami penerapan teknologi dan regulasi yang berkaitan langsung dengan aktivitas usaha sehari-hari.
Tim yang dipimpin Prof. Diana Hertati, M.Si. dan melibatkan Indira Arundinasari, S.AP., M.AP., bersama sejumlah dosen UPN “Veteran” Jawa Timur tersebut berharap pendampingan dapat membantu UMKM Manggarsari meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha secara bertahap.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini juga menjadi implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan legalitas produk serta penerapan sistem pencatatan keuangan digital, pelaku UMKM Manggarsari diharapkan memiliki fondasi usaha yang semakin baik.
Pendampingan tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk-produk UMKM lokal untuk meningkatkan kualitas, memperluas jangkauan pemasaran, serta membangun usaha yang lebih profesional dan berkelanjutan di tengah perkembangan ekonomi digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda