Penulis: Evi Silvia Melina, S.AP., MPA
Dosen Program Studi Administrasi Publik
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
SURABAYA, JURNALPOST.COM — Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Administrasi Publik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memberikan edukasi dan pelatihan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Manggarsari, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat pengelolaan keuangan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan diikuti oleh para pelaku UMKM Manggarsari. Dalam sambutannya, Andi selaku Ketua UMKM Manggarsari yang baru berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring antarpelaku usaha.
Menurutnya, UMKM Manggarsari ke depan diharapkan dapat berkembang menjadi paguyuban UMKM yang lebih besar serta membangun kolaborasi dengan berbagai kelompok UMKM di seluruh Kota Surabaya.
Dengan terbentuknya jejaring yang lebih luas, para pelaku UMKM diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengikuti berbagai program maupun pelatihan yang berkaitan dengan pengembangan usaha.
Kolaborasi tersebut juga dinilai penting agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh manfaat secara individu dari kegiatan pelatihan, tetapi juga mampu saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan informasi mengenai perkembangan dunia usaha.
Setiap pelaku usaha yang mengikuti kegiatan di luar lingkungan Manggarsari diharapkan dapat membawa wawasan baru untuk kemudian dibagikan kepada anggota lainnya. Pola tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem UMKM yang saling mendukung dan berkembang melalui kolaborasi serta pertukaran pengetahuan.
Pelaku UMKM Dibekali Pengetahuan Pengemasan dan Pelabelan
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, peserta menerima sejumlah materi yang berkaitan dengan pengembangan produk pangan, pemasaran, serta digitalisasi administrasi dan pengelolaan usaha.
Salah satu materi yang diberikan berkaitan dengan pemanfaatan WhatsApp sebagai sarana yang dapat mendukung pemasaran sekaligus proses pemesanan produk UMKM.
Materi mengenai pengemasan dan pelabelan produk pangan disampaikan oleh Rahmawati, S.Pi., M.Sc., dosen Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknologi Pangan UPN “Veteran” Jawa Timur.
Rahmawati yang merupakan alumni S1 Institut Pertanian Bogor memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya kemasan dan label dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk.
Melalui materi tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai cara membuat produk agar tampil lebih meyakinkan, memiliki daya tarik, dan mempunyai nilai jual yang lebih baik di pasar.

Rahmawati, yang memiliki pengalaman magang di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta pernah menjadi tenaga ahli konsultan di BPOM, menjelaskan bahwa fungsi kemasan tidak hanya sebatas melindungi produk.
Kemasan juga menjadi bagian penting dari strategi pemasaran karena dapat memengaruhi daya tarik produk sekaligus membangun persepsi konsumen terhadap kualitas barang yang ditawarkan.
Dengan pengemasan dan pelabelan yang tepat, produk UMKM diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk diterima dan mendapatkan kepercayaan konsumen.
Kenalkan SI Kasir Manggarsari untuk Pencatatan Keuangan Digital
Materi berikutnya berfokus pada digitalisasi pencatatan keuangan dan pengelolaan arsip usaha. Materi tersebut disampaikan oleh Eka, dosen Fakultas Ilmu Komputer, melalui sosialisasi sekaligus praktik penggunaan SI Kasir Manggarsari.
SI Kasir Manggarsari merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh Tim Pengabdian Masyarakat untuk membantu pelaku UMKM melakukan pencatatan keuangan dan pengelolaan administrasi usaha secara digital.
Dalam sesi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teoritis, tetapi juga diarahkan untuk mempraktikkan pencatatan transaksi usaha secara lebih terstruktur menggunakan aplikasi tersebut.
SI Kasir Manggarsari merupakan aplikasi kasir berbasis web yang dirancang agar dapat membantu pelaku UMKM mencatat berbagai transaksi bisnis.
Melalui aplikasi tersebut, pelaku usaha dapat melakukan pencatatan transaksi penjualan, memantau arus keluar-masuk keuangan, mengawasi stok produk, mengelola administrasi usaha, hingga menyimpan arsip dan laporan secara lebih rapi.
Aplikasi dapat diakses melalui smartphone maupun komputer tanpa perlu melakukan instalasi sehingga diharapkan lebih mudah digunakan oleh pelaku UMKM dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Digitalisasi pencatatan juga diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan serta perkembangan bisnis mereka.
Dorong UMKM Lebih Adaptif terhadap Teknologi
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi salah satu bentuk pendampingan kepada pelaku UMKM agar pengembangan usaha tidak hanya berfokus pada aspek produksi.
Pelaku UMKM juga didorong untuk memperhatikan kualitas kemasan, pelabelan produk, strategi pemasaran, pencatatan keuangan, serta pengelolaan administrasi usaha yang semakin terdigitalisasi.
Melalui kombinasi edukasi dan praktik, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pelaku UMKM Manggarsari semakin siap mengembangkan bisnisnya, meningkatkan daya saing produk, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Komentar 1
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda