Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Tingginya Kasus Perceraian Dalam Rumah Tangga Karena Beda Pilihan Politik

Tingginya Kasus Perceraian Dalam Rumah Tangga Karena Beda Pilihan Politik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Desember 2020, 21.56 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Tingginya Kasus Perceraian Dalam Rumah Tangga Karena Beda Pilihan Politik

JURNALPOST - Kehidupan harian kita banyak terpengaruh oleh perbedaan pandangan politik yang kian nyata bahkan meskipun pemilihan kepala daerah 2020 telah berlalu.

Hal ini tampak dari perdebatan yang kini semakin sering memanas di media sosial dan kerap dikaitkan dengan isu-isu pilkada kemarin. Tentu saja perdebatan ini dapat berdampak buruk jika ditanggapi dengan serius. Bahkan perbedaan pandangan politik ini juga bisa menjadi penyebab perpisahan dalam hubungan lho.

IKLAN

Pemilihan kepala daerah yang baru saja di gelar akhir-akhir ini bisa membawa dampak pada sebuah hubungan, terlebih lagi pasangan suami istri. Perbedaan pandangan politik antara suami dan istri ternyata bisa membawa dampak yang buruk bagi kehidupan rumah tangga mereka, yaitu perceraian. Seringkali Saat pasangan tidak mampu menghormati pandangan politik satu sama lain dan perdebatan terus terjadi, maka perpisahan menjadi jawaban untuk kembali tenang.

Mahasiswi Ilmu
Baca Juga

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Dari data Badan Peradilan Agama yang diperoleh BBC News Indonesia, tingkat perceraian yang disebabkan persoalan politik bersifat fluktuatif. Pada 2009, tingkat perceraian karena persoalan politik mencapai 402 kasus. Lalu, pada 2010, berkurang menjadi 334 kasus. Pada 2011, kasus perceraian yang dilatarbelakangi persoalan politik mencapai 650 kasus. Namun, angka perceraian cukup tinggi karena persoalan politik terjadi pada tahun 2015 atau setahun setelah Pemilu 2014. Angkanya mencapai 21.193 kasus. kasus cerai karena beda politik paling tinggi di Jawa Timur yaitu sebanyak 221 pasangan.

Disusul Jawa Barat sebanyak 51 kasus perceraian dan di tempat ketiga Jawa Tengah sebanyak 36 kasus perceraian. Di Riau ditemukan 13 kasus perceraian karena beda pandangan politik. Adapun Sumatera Selatan, Papua dan Sulawesi Selatan masing-masing 2 kasus. Sedangkan di Aceh, Bengkulu, Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah dan dan Nusa Tenggara Barat 1 kasus perceraian.

IKLAN

Menurut psikoterapis dan penulis McKoy,ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum berselisih politik dengan pasangan

1. Jangan memaksa pasangan meyetujui pandangan politikmu Setuju untuk nggak stuju merupakansalah satu cara untukmenyelamatkan hunbungan. Kamu dan pasanganmu harus sama sama berkompromi dengan pilihan masing masing

Alit Kelakan
Baca Juga

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

2. Hargai perbedaan pendapat kalian Hargai pendapat pasanganmu meski kedengarannya mungkin tidak masuk akal. Jangan sampai berselisih sampai akhiirnya berpisah karean prinsip politik kalian

3. Beri batasan untuk berdebat Ketika diantara kalian sudah mulai gusar dan menunjukkan gesture tubuh dan mimik muka yang tidak nyaman, baiknya segera ajak pasangan kalian bercanda. Mungkin, argumen argument kalian keluarkan tentang perbedaan politik ini sudah mulai keluar jalur dan melukai persaannya.

Penulis : Yogie Julian pratama

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/tingginya-kasus-perceraian-dalam-rumah-tangga-karena-beda-pilihan-politik/15223/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

BOC Hong Kong Cabang Jakarta Perkuat Ekosistem Renminbi di Indonesia

Nina Bahtiar Resmi Gabung PSI, Perkuat Konsolidasi di Jawa Barat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pilihan Editor

  1. 1 Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?
  2. 2

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  3. 3

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  4. 4

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  5. 5

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.