Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Kenapa Partai Politik Peserta Pemilu Harus Mendapat Kesempatan Berdebat

Kenapa Partai Politik Peserta Pemilu Harus Mendapat Kesempatan Berdebat

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
18 Januari 2019, 19.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Berdebat
JURNALPOST - Dalam kontestasi Pemilu dan Pilkada aturan debat selalu diperuntukkan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, dan pasangan Calon Kepala Daerah. Padahal ada peserta lain dalam pemilihan umum seperti calon anggota DPD dan Partai Politik. Sehingga muncul ketidak setaraan dalam berkampanye. Seharusnya semua peserta pemilu mendapatkan kesempatan yang sama termasuk dalam penyelenggaraan debat.

Kenapa Partai Politik peserta pemilu harus mendapat kesempatan berdebat ?

1. Untuk memberikan ruang bagi partai politik (parpol) memperdebatkan visi, misi dan program Parpol. Hal ini perlu karena belum ada forum yang menjelaskan kepada pemilih untuk mengetahui visi, misi dan program parpol. 2. Partai politik akan mendidik pemilih untuk mengetahui fungsi-fungsi partai politik. Sehingga pemilih dapat melihat dan menilai partai politik mana yang melaksanakan fungsinya. 3. Memberikan kesempatan kepada semua partai baik baru atau lama, baik yang populer atau tidak untuk menyampaikan gagasan dan kebijakan yang akan ditawarkannya. 4. Membangun kepercayaan publik dan kader partai politik terhadap kepemimpinan partainya dalam menghadapi pemilu.

Mekanisme Debat Partai Politik

1. Peserta debat partai politik adalah Ketua Umum atau Sekretaris Jendral (sebutan lain) Partai Politik. 2. Pelaksanaannya berjenjang. Tahap pertama, debat Partai Politik Tingkat Pusat. Tahap kedua, debat partai politik tingkat Provinsi atau Wilayah. Tahap ketiga, debat partai politik tingkat kabupaten/kota (daerah). Penyelenggara debat adalah Komisi Pemilihan Umum sesuai tingkatan. 3. Panelis debat berasal dari praktisi, akademisi, tokoh masyarakat dan pemantau pemilu. 4. Selama debat KPU menyiarkan acara secara langsung di media sosial (live streaming) sebagai jejak digital. Sehingga masyarakat dapat menggunakannya sebagai alat kontrol terhadap partai palitik.

Materi Debat

1. Visi, misi 2. Program partai politik 3. Mekanisme rekruitmen dan pendidikan ( kaderisasi ) partai politik 4. Solusi untuk masalah nasional debat DPP, dan solusi terhadap masalah daerah debat tingkatan Kabupaten/Kota. Diberapa negara debat parpol ini sebenarnya sudah pernah diselenggarakan, seperti di Ingris dan New Zelan. Di indonesia sendiri Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandarlampung juga pernah menggelar Debat partai politik dengan tema otak atik obrolan taktik seputar politik Pemilu 2019 (17/10). Dimana partai politik diberi kesempatan menyampaikan visi misi parpol. Namun sayangnya kegiatan ini belum diselenggarakan oleh KPU secara nasional dari pusat hingga daerah. Harapan kita kedepannya, dengan waktu kampanye yang masih tersisa, kita berharap KPU sebagai lembaga yang bersifat nasional, tetap dan mandiri juga memfasilitasi acara debat partai politik. Sehingga pemilih tidak hanya disuguhi dengan debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden saja. Melainkan juga debat partai politik yang merupakan sebagai bentuk keadilan dan kesetaraan bagi seluruh peserta pemilu. (Nofria Atma Rizki/Koordinator Nasional Indonesia Election Watch)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kenapa-partai-politik-peserta-pemilu-harus-mendapat-kesempatan-berdebat/8727/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.20 WITA

  • #Pemilu dan Pilkada
  • #Presiden
  • #Wakil Presiden
  • #partai politik

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pilihan Editor

  1. 1 UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.