KALIMANTAN BARAT, JurnalPost.com - Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Kubu, Kalimantan Barat, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini mengajak para siswa memperkuat nilai-nilai kebinekaan, meningkatkan toleransi, serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan maupun diskriminasi.
Program tersebut merupakan bagian dari Ekspedisi Patriot Transmigrasi untuk Negeri yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi. Selain menjadi bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran tentang pentingnya menghargai keberagaman di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan bertema aksi peduli kebangsaan, para siswa diajak memahami bahwa perbedaan suku, bahasa, budaya, adat istiadat, pandangan, hingga kebiasaan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat yang perlu disikapi dengan saling menghormati.
Penguatan pemahaman tersebut dinilai penting karena keberagaman yang tidak disertai sikap toleransi berpotensi menimbulkan persoalan sosial. Di lingkungan sekolah, persoalan itu dapat muncul dalam bentuk perundungan, diskriminasi, pengucilan, maupun konflik akibat perbedaan pendapat.
Menghargai Perbedaan Tanpa Harus Menjadi Sama
Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia, Siti Fatimah, M.Pd., menekankan bahwa kehidupan yang harmonis tidak berarti setiap orang harus memiliki pandangan atau latar belakang yang sama.
Menurutnya, kemampuan menerima perbedaan merupakan salah satu sikap penting yang perlu dibangun sejak usia sekolah. Setiap individu memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan mempertahankan pandangannya, tetapi tetap berkewajiban menghormati orang lain.
“Kita tidak perlu menjadi sama untuk hidup bersama secara damai. Bukan berarti semua orang harus berpendapat sama. Setiap orang boleh memiliki pandangan berbeda, tetapi tetap menghormati hak orang lain dan menjaga kepentingan bersama,” ungkap Siti Fatimah.
Pesan tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bersama para siswa SMAN 1 Kubu.
Melalui pendekatan edukatif, Tim Ekspedisi Patriot UI berupaya mendorong para siswa untuk melihat keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun kebersamaan, bukan sebagai alasan untuk membeda-bedakan seseorang.
Sikap saling menghormati juga perlu diterapkan dalam interaksi sehari-hari, baik ketika mengikuti pembelajaran, bekerja dalam kelompok, menjalin pertemanan, maupun menyampaikan pendapat di lingkungan sekolah.

Cegah Perundungan dan Diskriminasi di Sekolah
Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan ini memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat dihadapi remaja, terutama perundungan dan diskriminasi.
Perundungan tidak selalu terjadi melalui tindakan fisik. Ejekan, penghinaan, pengucilan, hingga penyebaran komentar yang merendahkan seseorang di media sosial juga dapat berdampak terhadap kehidupan sosial dan psikologis siswa.
Karena itu, penguatan nilai kebinekaan menjadi salah satu pendekatan untuk membangun kesadaran agar para siswa mampu menghargai perbedaan serta tidak mudah melakukan tindakan yang merugikan orang lain.
Tim Ekspedisi Patriot UI juga mendorong para siswa untuk mengembangkan empati dan kepedulian terhadap sesama. Sikap tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman, sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan sekolah.
Dalam kehidupan sehari-hari, nilai toleransi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menghormati pendapat teman, tidak mengejek perbedaan latar belakang, membantu teman yang mengalami kesulitan, serta menolak tindakan diskriminatif.
Penggunaan media sosial secara bertanggung jawab turut menjadi bagian dari pesan kebangsaan yang disampaikan. Para siswa diharapkan mampu menjaga etika komunikasi, menghindari penyebaran ujaran kebencian, serta tidak menjadikan perbedaan sebagai bahan penghinaan.
Ajak Generasi Muda Berkomitmen Menjaga Persatuan
Sebagai bagian dari kegiatan, Siti Fatimah bersama Tim Ekspedisi Patriot UI menyampaikan pesan komitmen kebangsaan kepada generasi muda.
Komitmen tersebut menekankan pentingnya memperlakukan setiap orang secara adil, mengembangkan empati, menolak segala bentuk perundungan, serta menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami, generasi muda Indonesia, berkomitmen untuk menghargai perbedaan, memperlakukan setiap orang dengan adil, menumbuhkan empati, menolak perundungan dan diskriminasi, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta bekerja sama demi persatuan dan kehidupan sekolah yang aman, damai, dan inklusif,” demikian pesan kebangsaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kerukunan tidak hanya berada pada guru atau pihak sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh siswa.
Melalui kebiasaan saling menghargai, setiap siswa dapat berkontribusi menciptakan lingkungan pertemanan yang lebih sehat dan terbuka terhadap perbedaan.
Kebinekaan Diharapkan Menjadi Bagian dari Kehidupan Sehari-hari
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Ekspedisi Patriot UI di SMAN 1 Kubu tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai makna kebinekaan.
Lebih jauh, program ini diharapkan dapat mendorong perubahan sikap dan perilaku agar nilai-nilai persatuan diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman tentang keberagaman menjadi semakin penting ketika generasi muda berinteraksi dengan masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan perbedaan pendapat secara damai menjadi bekal penting bagi mereka.
Melalui kegiatan ini, Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia berharap para siswa dapat menjadi bagian dari generasi yang menjunjung tinggi toleransi, memiliki kepedulian sosial, serta berani menolak perundungan dan diskriminasi.
Dengan menanamkan sikap empati dan saling menghormati sejak dini, lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi ruang yang aman dan inklusif bagi seluruh siswa, sekaligus menjadi tempat tumbuhnya generasi muda yang mampu menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda