• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Upaya Menjaga Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Dalam Perspektif Komunikasi Pembangunan

Editor Redaksi
1 November 2023
in Makalah

Latar Belakang
Lingkungan adalah segala benda dan keadaan, termasuk manusia dan kegiatannya, yang merupakan bagian dari habitat manusia dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya, Darsono (1995). Pada abad ke-21, lingkungan hidup telah mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan perubahan dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi. Abad ke-21 ditandai dengan permasalahan lingkungan hidup yang semakin mendesak dan kompleks sehingga memerlukan perhatian serius dan tindakan bersama. Permasalahan lingkungan hidup bukan hanya masalah nasional saja, namun sudah menjadi kewajiban semua negara untuk ikut serta dalam perbaikan dan pemeliharaannya.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup masih lemah. Permasalahannya adalah sampah yang sering dibuang sembarangan sehingga menyumbat saluran air dan membuat aliran air menjadi tidak merata. Akibatnya, kawasan tersebut kerap tergenang air saat musim hujan tiba. Selain itu, sampah yang diolah dengan baik dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.

Hubungan antara lingkungan hidup, komunikasi pembangunan dan perubahan sosial sangat erat dan saling mempengaruhi. Komunikasi pembangunan berperan penting dalam memahami dan meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu lingkungan hidup, serta memobilisasi masyarakat untuk melindungi lingkungan dan menciptakan perubahan jangka panjang. Perubahan sosial dalam masyarakat juga dapat didorong melalui komunikasi pembangunan yang berfokus pada isu-isu lingkungan hidup. Masyarakat yang lebih sadar lingkungan dapat mempengaruhi norma-norma sosial, mendorong kerja sama dan mendukung upaya menciptakan masyarakat yang lebih berkelanjutan. Temuan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa program bank bekas mendapat tanggapan negatif, namun lama kelamaan program tersebut diterima dengan baik oleh masyarakat dan dianggap berhasil (Suchaya dan Surahman, 2017).

Gambaran Permasalahan
Timbulan Sampah di Indonesia 2019 – 2022

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN)

Gambar 1. Tingkat Timbulan Sampah di Indonesia tahun 2019 – 2022

Pada grafik diatas, menunjukkan tingkat timbulan sampah yang ada di Indonesia, berdasarkan data yang telah kami ambil dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), menunjukkan bahwa pada tahun 2022 berada pada tingkat timbulan sampah tertinggi di Indonesia yaitu sebanyak 35,953,862.11. Sampah merupakan salah satu permasalahan nasional yang memerlukan pengelolaan yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat (Putri, 2023). Berikut beberapa permasalahan yang berkaitan dengan keberadaan sampah:

  1. Sampah yang mencakup berbagai jenis bahan organik dan anorganik menumpuk, akan menjadi sarang bagi binatang yang berpotensi menjadi vektor penyakit. Binatang-binatang ini meliputi lalat, tikus, kecoa, kucing liar, maupun anjing liat. Selain itu, tumpukan sampah ini bisa saja menjadi sumber dari berbagai organisme patogen yang dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya.
  2. Sampah dalam bentuk debu atau bahan organik yang membusuk memiliki potensi untuk mencemari udara di sekitarnya. Pada saat sampah jenis organik ini mengalami dekomposisi, aroma busuk yang dihasilkan dapat mengganggu saluran pernapasan manusia dan hewan, selain aroma yang tidak enak, debu-debu yang bertembangan dari tumpukan sampah bisa menjadi penyebab masalah kesehatan yang serius, hal ini memicu iritasi, alergi, dan bahkan menyebabkan penyakit pernapasan seperti asma.
  3. Timbulan lindi (leachate) merupakan cairan yang timbul ketika air hujan atau air lainnya meresap melalui tumpukan sampah dan mengambil berbagai zat kimia dan bahan terlarut dari sampah tersebut. Dampak yang timbul dari timbulan lindi ini mempengaruhi terhadap kualitas kesehatan manusia, kerusakan lingkungan, dan juga dapat mencemari tanah serta dapat menurunkan kualitas tanah.

Target/Sasaran

Target atau sasaran utama dari dijalankannya program Bank Sampah ini mengikutsertakan semua pihak dari semua lapisan yang ada di masyarakat. Terdapat peran masyarakat umum, sebagai partisipatif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat lain untuk menjaga lingkungan dan mengurangi sampah. Lalu, pemerintah dan pihak berwenang, pemerintah dan pihak berwenang perlu mendukung dan mengatur program bank sampah. Organisasi non pemerintah dan aktivis lingkungan, memiliki peran penting untuk mendukung program bank sampah dan memastikan implementasinya sesuai dengan prinsip-prinsip yang berkelanjutan.

Model yang digunakan dalam Program Bank Sampah ini adalah Model difusi inovasi. Model ini dapat menggambarkan bagaimana inovasi dalam program Bank Sampah dapat berfungsi dan berkontribusi pada tujuan pembangunan yang lebih luas. Ini melibatkan penerapan solusi kreatif dan perubahan dalam cara berkomunikasi dan menjalankan program guna mencapai tujuan lingkungan yang lebih besar. Berikut merupakan model difusi inovasi dalam program ini:

  1. Knowledge

Pada tahap knowledge, masyarakat perlu untuk diberikan informasi mengenai inovasi yang akan diperkenalkan, yaitu Program Bank Sampah. Contoh: media massa, media sosial, kampanye.

  1. Persuasion

Setelah masyarakat mengetahui Program Bank Sampah, langkah selanjutnya adalah meyakinkan mereka tentang pentingnya dan manfaatnya Program Bank Sampah.

  1. Decision

Setelah masyarakat yakin, masyarakat mulai mempertimbanhkan apakah mereka akan mengadopsi program bank sampah atau tidak, hal ini masuk kedalam tahap keputusan.

  1. Implementation

Setelah masyarakat mampu membuat keputusan untuk mengadopsi program bank sampah ini, langkah selanjutnya adalah implementasi, masyarakat akan melakukan program ini secara nyata, sehingga disinilah komunikasi pembangunan memiliki peran sebagai pemberi dukungan, panduan, dan pelatihan yang diperlukan untuk melaksanakan program bank sampah.

  1. Confirmation

Tahap akhirnya adalah, masyarakat dapat mengevaluasi hasil program bank sampah. Komunikasi pembangunan harus terus memberikan informasi mengenai dampak positif, review, dan mempromosikan program ini secara konsisten.

Analisis dan Pembahasan Model Komunikasi Inovasi Difusi Dalam Program Bank Sampah
Upaya Menjaga Lingkungan Melalui Program Bank Sampah Dalam Perspektif Komunikasi Pembangunan merupakan cara yang baik untuk menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran masyarakat tentang lingkungan. Dalam menganalisis dan memahami masalah ini dapat menggunakan “Teori Diffusion of Innovation” untuk membahas bagaimana inovasi program bank sampah ini dapat menyebar melalui masyarakat dan bagaimana komunikasi berperan penting dalam proses penyelesaiannya. Program bank sampah ini dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah dan menjaga kebersihan lingkungan. Dalam hal ini, komunikasi berperan sebagai pendukung proses penyebaran inovasi yang telah dibuat, sehingga penting untuk menggunakan strategi komunikasi yang efektif dalam peningkatan kesadaran masyarakat tentang program bank sampah dan mendorong masyarakat untuk mengadopsinya.

Dalam model komunikasi inovasi difusi, tahap pertama yaitu pengadopsi memperoleh sejumlah pengetahuan tentang fungsi inovasi tertentu. Program bank sampah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan dan dilakukan melalui sosialisasi atau kampanye atau pemasaran sosial mengenai program. Setelah kesadaran terbentuk, dapat melakukan pemberian pengetahuan yang cukup kepada masyarakat mengenai bagaimana program bank sampah berfungsi, manfaatnya, dan cara berpartisipasinya. Kemudian, masuk kedalam tahap kedua pada model komunikasi ini yaitu persuasif yang mana individu membentuk sikap menyenangi atau tidak menyenangi inovasi yang telah dikenalnya dalam tahap pengetahuan. Maka harus adanya penggunaan data, testimoni, atau bukti-bukti lain untuk meyakinkan masyarakat bahwa manfaat atau program ini dapat dilakukan jangka panjang dan bagus atau baik adanya.

Selanjutnya, masuk ke dalam tahap tiga yaitu keputusan dimana harus mengurangi ketidakpastian mengenai konsekuensi yang timbul dari adopsi inovasi atas kekurangan dan kelebihan inovasi tersebut. Dimana kelebihan bank sampah ini mampu mengurangi timbulan sampah di masyarakat, dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, mengurangi pembiayaan pengelolaan sampah, berpotensi meningkatkan pendapatan daerah karena dapat dijadikannya kampung wisata lingkungan dengan kekurangannya yaitu kurangnya fasilitas dan minat masyarakat. Kemudian, tahap keempat yaitu masyarakat akan mulai mengadopsi program bank sampah ini dengan menerapkan langkah-langkah yang sudah disosialisasikan dan mulai aktif berpartisipasi. Semakin banyaknya orang yang mengadopsi program bank sampah, maka akan semakin cepat inovasi yang telah dibuat terlaksana. Terakhir, tahap konfirmasi untuk menentukan keberlanjutan program bank sampah, sudah tepat dan sesuai dengan harapan atau belum karena masyarakat harus terus melakukan program ini dan menjadi suatu kebiasaan.

Dalam mendorong keberhasilan program ini, tentunya perlu keterlibatan berbagai pihak dimulai dari pemerintah. Pemerintah merupakan pemangku kepentingan utama dalam menjalankan program bank sampah untuk bertanggung jawab merancang kebijakannya, mengatur, mensosialisasikan, dan memfasilitasi pelaksanaan program. Selanjutnya, media massa yang berperan dalam menyebarkan informasi atas adanya program bank sampah untuk membangkitkan kesadaran masyarakat. Kemudian, Masyarakat terlibat dalam program bank sampah untuk berperan secara langsung dengan memahami, menerima, dan mengadopsi program ini. Kemudian, adanya Lembaga Swadaya Masyarakat yang berperan dalam pemantauan pelaksanaan program bank sampah dan pemberian dukungan teknis.

Program bank sampah dapat menjadi jalan efektif upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan. Program bank sampah juga mendorong tindakan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Adanya komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara pihak-pihak akan berperan menjadi kunci kesuksesan mencapai tujuan ini. Maka dari itu, program bank sampah perlu direalisasikan semaksimal mungkin.

Referensi
Kurniawan, A. (2023, Oktober 02). Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli. Retrieved from https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-lingkungan/

Rogers, M. Everett. (1971). Diffusion of Innovations: Third Edition. New York: The Free Press.

Rubi, A. (2016). Alternatif Pengelolaan Sampah Domestik di Kota Banjarbaru. Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat.

Damanhuri, P. E., & Padmi, D. T. (2010). Pengelolaan Sampah. DIKTAT KULIAH TL-3104, 1 – 30.

Putri, A. A. (2023). Indonesia Mengalami Penurunan Sampah di Tahun 2022. Datagoodstats.

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). (2022). Timbulan Sampah 2019 – 2022. DKI Jakarta: https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/public/data/timbulan.

Penulis:
Lamtiur ariaty (2110115002)
Ananda Putri Pamungkas (2110115016)
Fildjah Najibah Ghaisani (2110115038)

Dosen Pengampu:
Vina Magdalena, S. Ikom., M. Si.
Asal Instansi:
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

LAPORAN PRAKTIKUM OBSERVASI DAYA TARIK WISATA DESA CLAKET, MOJOKERTO

LAPORAN PRAKTIKUM OBSERVASI DAYA TARIK WISATA DESA CLAKET, MOJOKERTO

Editor Redaksi
24 Oktober 2024
0

Mata Kuliah : Bisnis Ekowisata Dosen Pengampu : Garsione Agni Andrea. S.Pd., M.Sc. Disusun Oleh : Yuni Eka Qotrunnada ​​(21045010076)...

PROGRAM BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PELAYANAN PUBLIK

PROGRAM BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN SEBAGAI SALAH SATU BENTUK PELAYANAN PUBLIK

Editor Redaksi
8 Oktober 2024
0

Ade Rizky Anantya1, Natalia Cristina Saragih2, Oktaviani Lumban Raja3, Dra. Berlianti, MSP4. Universitas Sumatera Utara Abstrak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial...

Pengaruh Asuransi Kesehatan Terhadap Kualitas Hidup Pekerja Informal Di Kota Medan

Editor Redaksi
8 Oktober 2024
0

Oleh: Elsi Apulina Br Tarigan (210902100), Mutiara Violanda Sinaga (210902026), Rizki Ananda (200902092) PENDAHULUAN Asuransi kesehatan merupakan salah satu hal...

Dinamika Pertamini: Studi Kasus Tentang Larangan Penjualan BBM Eceran Di Kota Samarinda, Kalimantan Timur

Editor Redaksi
3 September 2024
0

Jalu Aji Yodha Pradana, Nim. 2202016004 Administrasi Publik, Fisipol Universitas Mulawarman Email: [email protected] Masalah Utama Permasalahan penggunaan bahan bakar minyak...

Efektivitas Penggunaan Token Ekonomi dalam Meningkatkan Kedisiplinan Sholat pada Anak 

Efektivitas Penggunaan Token Ekonomi dalam Meningkatkan Kedisiplinan Sholat pada Anak 

Editor Redaksi
19 Juli 2024
0

Ahmad Rasul Mahbubi 1)  Osinta Eka Febianti 2)  Muhammad Jamaluddin3) 1)Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.