
KUPANG, JurnalPost.com – Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Koordinator Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti kegiatan donor darah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), yang digelar di Kantor SAR Kelas A Jl. Adi Sucipto, Pensui, Kec. Maulafa, Kota Kupang, Senin (2/2/2026).
Kegiatan Basarnas yang diselenggarakan bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT ini berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WITA diikuti empat personel UAR NTT sebagai bentuk dukungan dan sinergi dengan Basarnas dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya di bidang sosial dan kebencanaan.
Selain diikuti Potensi SAR di wilayah Nusa Tenggara Timur, kegiatan sosial ini diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang serta sejumlah instansi turut berpartisipasi di antaranya Korem 161/Wirasakti Kupang PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, RRI, Lantamal VII Kupang, Polda NTT, Lanudal Kupang, serta warga masyarakat Kota Kupang.
“Personel Ukhuwah Al-Fatah Rescue yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Daud Masang, Muhammad Stef, Muhammad Mahsuli, dan Ishak Metusuan,” kata Daud Masang, yang juga Ketua UAR Korwil NTT dalam keterangannya, Selasa 3 Feberuari 2026.
Selain mengikuti kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT ini, tim relawan UAR Korwil NTT juga melakukan aksi kemanusiaan dengan menyingkirkan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan raya di jalur 40. Tindakan cepat tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan melancarkan arus lalu lintas.
Menjawab laporan kegiatan Tim UAR NTT tersebut, Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue H. Endang Sudrajat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua UAR NTT. “Terima kasih dan jazakumullah khairan Pak, semoga rekan-rekan sehat selalu dan tetap semangat,” kata Endang Sudrajat dalam pesan singkatnya.
Melalui kegiatan ini, UAR Korwil NTT kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan serta penanggulangan kondisi darurat di wilayah Nusa Tenggara Timur. [am]




