
Magelang, Jawa Tengah, JurnalPost.com – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali dianggap sebagai pilar utama perekonomian di banyak negara, tetapi seringkali mereka menghadapi berbagai tantangan yang menghambat pertumbuhan dan keberhasilan mereka. Salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses pasar dan persaingan yang ketat. Untuk mengatasi tantangan ini, beberapa solusi yang dapat diterapkan meliputi penawaran produk yang menarik, penerapan pemasaran digital, dan memanfaatkan fitur promosi di platform e-commerce.
Tak dapat dipungkiri bahwasanya keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap teknologi digital menjadi hambatan bagi UMKM khususnya di Desa Purworejo untuk memanfaatkan potensi tersebut secara optimal. Melihat hal tersebut, salah satu mahasiswi peserta KKN Tim II Undip tahun 2023/2024, Mutia Athaya Salsabila, memiliki gagasan inovatif untuk melakukan pelatihan pemanfaatan platform e-commerce dan social media sebagai sarana pemasaran digital.
Sasaran kegiatan ini adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Ibu-Ibu PKK di wilayah setempat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi digital, khususnya sistem E-Commerce, sebagai sarana pemasaran bagi para pelaku UMKM. Melalui digital marketing, pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih luas untuk memasarkan produk dan jangkauan pasar yang lebih besar. Mengingat saat ini UMKM yang memiliki pengetahuan digital yang baik cenderung lebih unggul dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat. Menggunakan marketplace tidak hanya memungkinkan UMKM untuk menjual produknya secara online, tetapi juga dapat memberikan alat-alat untuk mengelola inventaris, transaksi, dan promosi dengan lebih efisien.

Kegiatan pelatihan terlaksana pada hari Sabtu (27/07/2024), pukul 13.00 – 16.00 WIB. Pelatihan digital diselenggarakan di dua tempat. Pelatihan untuk Ibu-Ibu PKK dilakukan secara langsung di rumah Ibu Kepala Dusun, Ibu Salis. Sedangkan pelatihan untuk UMKM dilakukan secara langsung di Balai Desa Purworejo. Pelaksanaan program ini dimulai dengan mendata warga yang memiliki usaha dan melakukan survey, didapati bahwasanya mayoritas UMKM masih minim pengetahuan tentang konsep platform e-commerce. Setelah itu, dilanjutkan dengan memberikan pelatihan digital untuk menggunakan platform e-commerce kepada UMKM. Pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK yang hadir dalam kegiatan ini mendapatkan pengetahuan tentang cara membuat dan mengelola akun e-commerce, strategi pemasaran digital, serta cara berinteraksi dengan pelanggan melalui media sosial dan platform online.

Penyampaian materi dilengkapi dengan contoh-contoh sukses penggunaan e-commerce oleh UMKM di berbagai daerah. Selain itu, mahasiswa KKN Tim II Undip 2023/2024 juga memberikan pelatihan praktis kepada peserta untuk membantu mereka dalam memulai dan mengelola bisnis online. Pelatihan ini mencakup pembuatan akun e-commerce, konten menarik, strategi promosi online, serta penggunaan alat analitik untuk melacak dan mengukur performa pemasaran digital mereka.
Selama sesi pelatihan, para pelaku UMKM menunjukkan semangat yang tinggi. Melalui program ini, diharapkan UMKM di Desa Purworejo dapat lebih memahami dan menerapkan program kerja yang dirancang oleh mahasiswa KKN dengan lebih efektif. Selain itu, dengan memanfaatkan platform marketplace, UMKM diharapkan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang lebih adaptif terhadap era digital dan menghadapi persaingan yang semakin ketat.




