
JurnalPost.com – Program magang merupakan fase krusial bagi mahasiswa Manajemen untuk mengonversi teori organisasi dan sumber daya manusia ke dalam praktik nyata. Binta Maulani Pertiwi, mahasiswa Prodi Manajemen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, telah menyelesaikan program magang yang berlangsung dari 12 Januari hingga 6 Maret 2026. Fokus utama kegiatan ini berlokasi di bagian Kelembagaan Kurikulum dan Peserta Didik (KKPD), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo.Melalui program magang ini, Penulis berhasil mendapatkan pengalaman dan memberikan wawasan mendalam mengenai bagaimana tata kelola administrasi pendidikan dijalankan dengan prinsip ketelitian dan profesionalisme yang tinggi untuk mendukung kemajuan pendidikan di daerah.
Salah satu aspek fundamental dalam kegiatan operasional di Bidang KKPD adalah pengelolaan dan verifikasi dokumen yang bersifat administratif maupun strategis. Tugas harian selama menjalani magang berfokus pada verifikasi dokumen dan akselerasi digitalisasi guna meningkatkan efisiensi serta akurasi pengarsipan. Selain itu, aspek operasional lainnya mencakup ketelitian dalam penyiapan ruang rapat serta pengelolaan berbagai kegiatan SDM secara tertib. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan presisi tinggi untuk memastikan setiap aktivitas kantor memiliki landasan administrasi yang kuat dan sesuai dengan standar prosedur yang berlaku.

Digitalisasi arsip juga menjadi salah satu agenda penting yang dilakukan selama masa magang di tengah transisi menuju sistem pemerintahan berbasis elektronik. Proses input data ke dalam sistem digital dan pengarsipan fisik yang tertib menjadi kunci efisiensi organisasi. Kemampuan untuk mengelola data secara rapi tidak hanya memudahkan pencarian informasi di masa depan, tetapi juga menjaga kerahasiaan dan keamanan data institusi. Proses ini mengajarkan bahwa manajemen yang baik adalah tulang punggung dari pengambilan keputusan yang efektif di instansi pemerintahan.
Selain tugas administratif, keterlibatan dalam aspek manajerial seperti persiapan ruang rapat dan koordinasi kegiatan kedinasan memberikan pemahaman tentang pentingnya manajemen operasional dan pelayanan. Kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung koordinasi antarbidang mencerminkan budaya kerja yang harmonis di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo. Melalui interaksi langsung dengan para mentor dan staf, nilai-nilai disiplin, tata krama profesional, dan tanggung jawab kerja berhasil diinternalisasi sebagai bekal berharga untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya di masa depan.
Penulis: Binta Maulani Pertiwi dan Ignatius Soni Kurniawan (Prodi Manajemen, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa)




