
JurnalPost.com – Hasil upper bracket M6 World Championship menjadi pil pahit bagi fans TLID. Tim Indonesia ini harus tunduk pada Fnatic ONIC PH (FNOP) dengan skor 1-3. FNOP melaju ke grand final, sementara TLID turun ke lower bracket untuk bertahan di turnamen ini.
Jalannya Pertandingan
1. Game 1: Dominasi FNOP
FNOP tampil tanpa cela. Dengan skor kill 0-10, TLID gagal mencetak poin maupun mempertahankan objektif penting.
2. Game 2: Momentum TLID
Faviannn dkk mampu membaca permainan FNOP dan membalikkan keadaan, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
3. Game 3: Kembali ke FNOP
Tank ganda Brusko dan Kirk memberikan ruang bebas bagi Kelra untuk menghabisi TLID. Rotasi solid dari FNOP membuat TLID kewalahan.
4. Game 4: Penutup Sempurna FNOP
Brusko kembali dengan Tigreal, membuka set-up sempurna melalui Implosion. TLID tak mampu mengimbangi agresi FNOP, yang mengunci kemenangan mereka.
Analisa Kekalahan TLID
1. Drafting Kurang Adaptif
Pengambilan hero seperti Tigreal dan Yve dari FNOP sulit dijawab TLID.
2. Eksekusi dan Rotasi Lemah
FNOP unggul dalam kontrol map dan objektif, terutama di game pertama.
3. Kehilangan Konsistensi
Meski sempat menang di game kedua, TLID tidak mampu mempertahankan momentum.
Harapan di Lower Bracket
Kekalahan ini harus menjadi bahan evaluasi TLID. Mereka perlu memperbaiki drafting dan eksekusi saat menghadapi pemenang antara Team Spirit vs Selangor Red Giants.
Kesimpulan
Kekalahan TLID bukan akhir segalanya. Dukungan dari fans dan evaluasi yang matang bisa menjadi modal mereka untuk bangkit. Mari terus dukung TLID agar bisa kembali ke puncak!




