• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Tips Finansial Mahasiswa: Tetap Kece Tanpa Pinjaman

Editor Redaksi
20 Juni 2025
in Artikel

JurnalPost.com – Di zaman modern saat ini seringkali anak muda menyalahartikan antara kebutuhan dan keinginan. Apalagi di era digital saat ini sangat mempermudah akses belanja melalui online, akses belanja online ini tentu sangat membantu. Tetapi disisi lain juga berdampak pada pemborosan, karena mudahnya membeli apapun melalui online hanya dengan mengklik-klik saja. Kesalahan anak muda dalam mengatur keuangan sangat berdampak untuk masa yang akan datang.

Banyaknya tren menggunakan pembayaran melalui uang digital sangat berpengaruh pada pemborosan yang tak bisa dikendalikan, anak muda terutama mahasiswa harus lebih bijak dalam mengatur keuangan, lingkungan kampus sekitar juga sangat berpengaruh pada perilaku mahasiswa. Oleh karena itu, perlu untuk menghindari dengan tujuan positif agar kita tidak mudah tergiur dengan hal-hal yang menyebabkan dampak negatif pada diri sendiri.

Rangkaian aktivitas dan proses dalam meningkatkan suatu pengetahuan, keyakinan, disertakan dengan keterampilan masyarakat luas termasuk konsumen yang bertujuan mampu mengelola keuangan dengan baik (Otoritas Jasa Keuangan) dimulai dengan cara literasi keuangan atau financial literacy.

Upaya peningkatan literasi keuangan ini dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan yang meliputi pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan keyakinan (confidence) yang targetnya agar konsumen dan masyarakat luas mampu mengelola keuangan pribadi mereka. Keyakinan dalam diri sendiri bahwa seseorang mampu mengelola keuangan dapat berpengaruh dalam seseorang dalam berperilaku keuangan.

Bedakan antara self reward dengan kalap belanja. Menghargai diri sendiri setelah kerja keras itu penting. Tapi pastikan self reward dilakukan dengan perhitungan. Jangan menjadikan alasan memberi hadiah pada diri sebagai pembenaran untuk boros.

Mengelola keuangan artinya tahu dari mana uang datang dan ke mana uang pergi. Ini bukan soal pelit, tapi soal tanggung jawab. Semakin cepat kamu terbiasa mengatur keuangan, semakin siap kamu menghadapi tantangan ke depan.

Kemandirian mahasiswa bukan cuma soal hidup jauh dari orang tua, tapi juga kamampuan mengelola keuangan sendiri. Hindari jalan pintas seperti utang atau pinjaman instan. Lebih baik susun keuangan pelan-pelan tapi aman.

Sebagai bagian dari generasi digital, kita punya keunggulan dalam mengakses informasi. Gunakan hal ini untuk menambah wawasan soal keuangan, bukan untuk konsumsi berlebihan. Manfaatkan teknologi untuk produktivitas, bukan pengeluaran tak perlu.

Berikut adalah 6 tips finansial mahasiswa cerdas sebagai berikut:

1. Catat Arus Keuangan Setiap Bulan
Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin, kamu bisa lebih sadar ke mana saja uangmu digunakan. Ini langkah awal untuk mengenali pola keuangan dan memperbaikinya jika perlu. Nggak perlu ribet cukup tulis di buku, spreadsheet, atau pakai aplikasi gratisan.
Rekomendasi aplikasi budgeting: Money Lover, Dompetku, atau Google Sheets.

2. Kenali Perbedaan antara Perlu dan Mau
Sebelum mengeluarkan uang, coba tanya pada diri sendiri: “Ini penting atau Cuma keinginan sesaat?”
Contoh: makan itu merupakan kebutuhan dasar, sedangkan beli kopi kekinian tiap hari itu adalah keinginan. Kalau sudah bisa memilah sejak awal, kamu akan lebih bijak dalam mengelola pengeluaran.

3. Hidup Hemat dengan Gaya Low Budget
Gaya hidup hemat bukan berarti nggak bisa menikmati hidup. Ini soal menyesuaikan pengeluaran dengan kondisi finansial.
Contohnya: bawa bekal dari rumah, naik angkutan umum, atau belanja saat ada promo/diskon, pintar-pintar menyesuaikan gaya hidup dengan isi kantong.

4. Ubah Skill atau Hobi Jadi Penghasilan
Cobalah manfaatkan kemampuan yang kamu punya untuk cari tambahan penghasilan. Bisa desain grafis? Buka jasa. Jago ngajarin orang? Jadi tutor. Suka bikin kue? Mulai jualan. Selain nambah uang saku. Ini juga melatih kemandirian dan menambah pengalaman kerja.

5. Hindari Pinjaman Instan dan Uang cepat
Pinjol memang terlihat mudah, tapi di balik kemudahannya ada risiko besar: bunga tinggi, stres, dan bisa bikin kamu terlilit utang. Lebih baik menahan keinginan impulsif sekarang daripada menghadapi masalah besar nanti.
Ingat: proses instan sering datang dengan konsekuensi instan pula.

6. Bangun Dana Darurat Sedikit Demi Sedikit
Dana darurat itu penting untuk kondisi tak terduga. Mulai saja dari nominal kecil, misalnya Rp10.000-Rp20.000 per minggu. Lama-lama terkumpul dan bisa jadi penyelamat saat kamu butuh uang mendadak, misalnya untuk perbaikan barang, keperluan, atau biaya kuliah mendadak.

Kece Itu Nggak Harus Mahal
Kamu tetap bisa tampil stylish, tetap hangout bareng teman, dan tetap update tanpa harus jatuh dalam utang. Rahasianya ada di pengelolaan uang yang bijak, pengendalian diri, dan perencanaan yang matang.

Jadi mahasiswa keren itu bukan soal gaya, tapi soal sikap. Cerdas dalam finansial itu termasuk keren loh! Jangan biarkan utang menghalangi masa depanmu.
Gaya oke, dompet aman, hidup nyaman. Utang? Skip aja!
 
Referensi
(Kusuma Negara et al., 2022)
Kusuma Negara, A., Galuh Febrianto, H., & Indah Fitriana, A. (2022). Mengelola keuangan dalam pandangan gen z. https://doi.org/10.29264/jakt.v19i2.11176

Nama Penulis : Juliana (092411003)
Program Studi : S1 – Manajemen
Fakultas : FBIS (Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial) Universitas Binawan
Dosen Pengampu : Apriani Riyanti, S.Pd., M.Pd. & Anwar Razak, S.IP., MPP.

 

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI SOSIALISASI PEMILAHAN LIMBAH DOMESTIK DESA KEMLOKO

Editor Redaksi
27 September 2026
0

Optimizing Waste Management Through Domestic Waste Separation Socialization in Kemloko Village 1Melinda Dewi Astuti, M. T, 2Mario Ega Saputra, 3Asyifa...

thumb

Analisis Yuridis Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Batas Usia Calon Presiden dan Wakil Presiden RI

Editor Nadia
23 September 2026
0

Fine Putry, 231010200393 [email protected] ABSTRACT This study examines the Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 regarding the minimum age requirement for...

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

GERAK BERSERI :  Pemanfaatan Ember Cat Bekas dan  Aksi Gotong Royong Pembuatan Bak Sampah Permanen dari Herbel Bersama Masyarakat Desa Latak

Editor Redaksi
21 September 2026
0

GERAK BERSERI: Transforming Used Paint Buckets and Collaborative Construction of Permanent Waste Bins from Hebel Blocks with the Community of...

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Pemberdayaan Masyarakat Desa Glapan melalui Peningkatan Kesadaran Kesehatan dan Pendampingan Pendidikan bagi Anak Sekolah

Editor Redaksi
17 September 2026
0

Community Empowerment in Glapan Village through Increased Health Awareness and Educational Assistance for School-Aged Children Andhika Setyo P.1, Iqbal Maulana...

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Analisis Yuridis Mekanisme Perampasan Aset dalam Sistem Hukum Indonesia

Editor Redaksi
9 September 2026
0

JURNAL HUKUM Volume 1, September 2026 Agra Maulana Fakultas Hukum Universitas Terbuka Bandung 24.1 [email protected] Abstrak Perampasan aset ialah alat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.