
JurnalPost.com – Guna memperkuat kompetensi pendidik, serta tercapainya SDGs No.4: Pendidikan Berkualitas, Tim PKM PGSD UPI Kampus Purwakarta menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan media pembelajaran “Warisan Kita” berbasis pendekatan saintifik bagi guru SDS Plus 3 Al-Muhajirin pada Kamis, (09/07/2026).
Kegiatan ini dilatar belakangi oleh pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad 21. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu memilih dan memanfaatkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif agar peserta didik mampu mencapai empat keterampilan abad ke-21 yaitu Critical Thinkink (berpikir kritis), Creativity (kreativitas), Collaboration (kolaborasi), dan Communication (komunikasi).
Melalui kegiatan ini, Tim PkM PGSD UPI Kampus Purwakarta menghadirkan pematerian serta workshop penggunaan media pembelajaran “Warisan Kita” sebagai salah satu alternatif yang dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 55 peserta memperoleh materi mengenai “Menjadi Guru Inovatif dan Kreatif” dan “Desiminasi Penggunaan Media Pembelajaran WARTA (Warisan Kita),” dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan media Warisan Kita, praktik secara mandiri, serta sesi diskusi dan refleksi. Guru didorong untuk mengeksplorasi berbagai strategi pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif melalui tahapan 5M, yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan hasil pembelajaran.
Media pembelajaran Warisan Kita dirancang untuk membantu guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik, tanpa harus melihatnya secara langsung. Melalui media tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman konsep lebih konkret, tetapi juga diajak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, bekerja sama, memecahkan masalah serta menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Bapak Dr. Nurdiansyah, M.Pd. mengatakan bahwa guru harus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pembelajarannya agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Pengabdian ini, harapannya akan memberikan praktik baik bagi guru-guru agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran dalam proses pembelajarannya serta mengajak para guru untuk menjadi guru yang kreatif dan inovatif agar dapat membuat dan mengembangkan media pembelajarannya sendiri,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan guru di lapangan.
Sementara itu salah seorang peserta, Bapak Irgi Fikriansyah, S.Pd., mengaku memperoleh banyak wawasan dari pematerian hingga pemanfaatan media pembelajaran. Ia menilai bahwa kegiatan ini membawa dampak positif bagi guru di sekolah, karena materi yang dihadirkan sangat relevan dengan kebutuhan guru abad 21.
“Kehadiran tim Pengabdian dari UPI Kampus Purwakarta membawa angin segar bagi kami para guru di sekolah. materi mengenai inovasi pembelajaran yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada siswa, tetapi juga memanfaatkan pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian PGSD UPI Kampus Purwakarta berharap guru semakin percaya diri dan mau berkembang dalam memanfaatkan media pembelajaran inovatif untuk mendukung proses belajar yang berkualitas. Selain meningkatkan kompetensi pendidik, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghasilkan inovasi pembelajaran yang berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar.




