
Penulis : Dita Atasa
Nganjuk, JurnalPost.com, 2 September 2024 — Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, tim dosen dari UPN “Veteran” Jawa Timur mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Gempol, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini bertajuk “Program Pengabdian kepada Masyarakat Edukasi” dengan tema “Pemanfaatan Platform Kahoot! Sebagai Pendukung Media Pembelajaran Inovatif dan Kolaboratif.”
Pelatihan ini dipimpin oleh Dita Atasa, S.P., M.P., yang berasal dari Program Studi Agribisnis, dan melibatkan anggota Hendra Maulana, S.Kom., M.Kom berasal dari Program Studi Bisnis Digital, serta didampingi oleh mahasiswa Vivin Maharani A.
Kegiatan pengabdian ini khusus ditujukan bagi para guru di SDN Gempol, dengan fokus pada pengenalan dan pemanfaatan Kahoot!, platform berbasis web yang memungkinkan para pendidik menyajikan pembelajaran berbasis permainan interaktif. Dengan menggunakan Kahoot!, para guru dapat menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif, menyenangkan, dan kolaboratif, yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta mengembangkan kemampuan sosial dan emosional mereka. Kahoot! sendiri mendukung pembelajaran kelompok, sehingga siswa diajak untuk berkompetisi sekaligus berkolaborasi dalam suasana kelas yang interaktif.
Dita Atasa, S.P., M.P., ketua tim pengabdian dari PKM Edu UPN “Veteran” Jawa Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari upaya meningkatkan literasi teknologi di kalangan pendidik. “Dengan mengintegrasikan teknologi seperti Kahoot! ke dalam proses pembelajaran, guru dapat berperan lebih efektif sebagai fasilitator yang mampu memotivasi siswa sekaligus memfasilitasi perkembangan sosial-emosional mereka,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis permainan, seperti yang ditawarkan oleh Kahoot!, terbukti mampu mendorong keterlibatan siswa secara lebih aktif dibandingkan metode pembelajaran konvensional.

Hendra Maulana, S.Kom., M.Kom, menjelaskan tahapan dalam menggunakan Kahoot!, bagaimana platform ini bekerja, dan mengapa platform ini bisa menjadi alat pembelajaran yang efektif. Guru-guru SDN Gempol diajak memilih mode permainan, membuat soal, membuat kuisoner, konfigurasi, dan cara bermain secara individu maupun kelompok disesuaikan dengan mata Pelajaran yang diampu.
Kegiatan pelatihan ini mendapatkan respons positif dari para guru di SDN Gempol. Mereka merasa terbantu dengan adanya inovasi teknologi dalam proses pembelajaran, yang sekaligus meningkatkan keterlibatan dan interaksi siswa di kelas. Di samping itu, dengan kolaborasi antara dosen dan sekolah, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang, baik bagi pengembangan literasi digital di kalangan siswa, maupun bagi peningkatan kualitas pendidikan di SDN Gempol. Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para guru dapat terus memanfaatkan teknologi secara optimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kreatif dan interaktif, serta mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa, sesuai dengan perkembangan zaman dan tuntutan pendidikan berbasis teknologi di era digital.




